<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851</id><updated>2012-02-16T14:44:46.581+07:00</updated><title type='text'>catatan kecil birunya langit</title><subtitle type='html'>hanya sebuah sumpah serapah dan omong kosong berkepanjangan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>45</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-3343955169729737874</id><published>2008-02-09T21:45:00.000+07:00</published><updated>2008-02-09T21:52:46.946+07:00</updated><title type='text'>Pindah alamat...........</title><content type='html'>Sejatinya niat awal tidak lah ingin pindah alamat.Setalah lama tidak ngeblog ,tiba -tiba teman memberi penawaran menarik untuk sewa hosting dan domain.Sejatinya juga tidak berniat untuk memberitahukan ihwal kepindahan ini,karena link-link ke teman-teman tetap saya tulis kembali.Namun ternyata ada beberapa teman yang terlanjur berkunjung ke sini ternyata mendapati blog sudah lama nggak update.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf sekaligus memberitahukan bahwa saya pindah alamat ke &lt;a href="http://www.birulangit.net/"&gt;http://www.birulangit.net/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-3343955169729737874?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/3343955169729737874/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=3343955169729737874' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/3343955169729737874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/3343955169729737874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2008/02/pindah-alamat.html' title='Pindah alamat...........'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-5109770984815422362</id><published>2007-05-03T12:40:00.000+07:00</published><updated>2007-05-03T12:41:58.950+07:00</updated><title type='text'>Bendera setangah tiang untuk MU.......................</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sebuah harapan dan cita-cita akan keberhasilan selalu mendatangkan tekanan psikis tersendiri.Apalagi bila tekanan keberhasilan itu datang dari tuntutan dan bersangkutan dengan publik Tak banyak yang bisa melewati sebuah tekanan psikis untuk kemudian menuju jenjang keberhasilan.Anda tentu masih ingat ketika 16 menteri dari kabinet Presiden SBY terkapar dan masuk rumah sakit.Hal itu merupakan gambaran betapa berat tekanan psikis akan tuntutan keberhasilan dari publik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dalam dunia sepakbola Jose Maurinho,pelatih Chelsea,adalah salah satu figure yang setidaknya berhasil melewati beratnya sebuah tekanan akan tuntutan keberhasilan.Meskipun untuk menutupi beratnya tekanan psikis itu Jose Mourinho mesti berimprovisasi dengan mulut besarnya.Datang ke Stamford Brigde dengan status pelatih yang membawa FC Porto menjadi juara Liga Champion,Maurinho dituntut oleh Roman Abramovich dan publik London untuk melakukan hal serupa di Chelsea.Dana besar untuk membeli pemain manapun yang diinginkan disediakan oleh Abramovich.Namun semua itu mesti berbalas dengan label juara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kalau kemudian Maurinho berbicara sedikit arogan dan bermulut besar dengan menebarkan perang urat syaraf kepada lawan-lawannya,maka itu bukan saja berkaitan dengan kepercayaan diri Jose Murinho yang tinggi,namun juga berkaitan dengan ketakutan Mourinho akan sebuah kegagalan.Memang,pada akhirnya Mourinho memang berhasil mempersembahkan juara kepada Chelsea,namun efek dari beratnya tekanan psikis akan keberhasilan itu tidak bisa ditutupi.Mourinho menjadi sosok dengan kepribadian yang labil bahkan bisa dikatakan stress dan penuh kontroversi dengan ucapan-ucapan yang cenderung mengundang permusuhan dan memperkeruh suasana.Bahkan belakangan Mourinho terlibat perang kata-kata dengan Christiano Ronaldo di media,sebuah hal yang bertendensi mengurangi respek pemain terhadap pelatih klub lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kekalahan telak Manchester United dari AC Milan dini hari tadi dengan skor 3-0 pun tak lepas dari beratnya tekanan psikis akan tuntutan keberhasilan tersebut.Ketika Ryan Gigs dan Ole Gunar Solkjaer,dua pemain senior MU berujar bahwa pasukan MU era 2007 sangat muda dan kuat sehingga berpeluang mengulang treble 1999,ada satu hal yang dilupakan bahwa anak-anak muda yang sekarang menjadi kekuatan MU sekarang belum tertempa dengan pengalaman dan bermentalkan juara.Tentu saja lain kondisinya dengan skuad yang meraih treble 1999 yang berintikan pemain “class of 92” seperti Paul Scholes,kakak beradik Neville,David Beckham.Skuad 1999 telah tertempa secara fisik dan mental dengan melewati sejumlah pertandingan dramatis sehingga mereka beberapa kali menjadi juara Liga Primer.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tekanan terhadap anak-anak Manchester United itu itu dimulai ketika MU terpeleset dengan pertandingan melawan Porstmouth sehingga Chelsea berhasil mendekati perolehan nilai MU sehingga tinggal berjarak 3 poin lagi.Tuntutan mesti menang untuk mengamankan gelar Juara premiership,jadwal pertandingan yang sangat padat yang hanya berselisih 3 hari dan banyaknya pemain utama yang cedera membuat beban yang ditanggung anak-anak belia seperti Wayne Rooney dan Christianio Ronaldo sangatlah berat.Dan setelah kemenangan spektakuler terhadap AS Roma dengan skor 7-1,maka performa anak-anak Manchester United terus saja menurun.Kalah melawan Porstmouth 2-1,imbang melawan Midllesborough 1-1 dan hampir saja dipermalukan oleh Everton di Goodison Park setelah ketinggalan 2 gol di babak pertama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Maka lihatlah wajah Rooney dan Christiano Ronaldo pada pertandingan dini hari tadi.Wajah-wajah belia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang murung karena mesti menanggung beban seberat gunung di pundaknya.Yang kemudian terjadi adalah wajah-wajah yang tidak bisa bermain lepas.Umpan-umpan yang salah,kegagapan menghadapi serangan lawan dan lembeknya koordinasi pertahanan.Serangan MU pun menjadi macet ketika Ronaldo tidak bisa bermain lepas dan mengembangkan permainannya.Roney pun tidak bisa berbuat banyak tanpa aliran bola yang cukup dari lini tengah.Ruang gerak yang dibatasi,sementara trisula yang diharapkan merobek jantung pertahanan Milan pun mati kutu.Ketika si wajah belia Ronaldo mengalami kebuntuan melancarkan serangan,maka tidak ada pemain lain yang mengambil peran serupa.Serangan MU pun tidak menjadi tidak banyak artinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Saya banyak mengikuti pertandingan Manchester United.Kekalahan dan kemenangan adalah hal yang biasa.Namun pertandingan semalam membuat hati saya bersedih dan miris.Baru dini hari tadi saya melihat Sir Alex Ferguson,pelatih Manchester United, menggeleng-gelengkan kepala dengan tatapan kosong.Kalau pada pertandingan melawan AS Roma,anak Manchester Unitedlah yang seolah mengajari anak-anak Roma bermain bola,maka yang terjadi pada pertandingan dini hari tadi adalah hal sebaliknya.Sebuah kekalahan memang mesti diterima dengan lapang dada.Sayangnya kekalahan itu mesti diterima tanpa adanya sebuah perlawanan yang berarti.Sungguh menyedihkan…….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-5109770984815422362?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/5109770984815422362/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=5109770984815422362' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/5109770984815422362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/5109770984815422362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/05/bendera-setangah-tiang-untuk-mu.html' title='Bendera setangah tiang untuk MU.......................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-8277149855662367741</id><published>2007-04-24T11:20:00.000+07:00</published><updated>2007-04-24T11:23:42.732+07:00</updated><title type='text'>Semua sayang Nina..................</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Bel pelajaran terakhir telah berbunyi.Segera saja kesenyapan ruang kelas berubah menjadi kegaduhan.Setelah guru menyampaikan salamnya untuk mengakhiri pelajaran hari ini,anak-anak segeran berhamburan keluar ruangan.Tidak seperti biasanya,Nina tidak ingin cepat-cepat pulang sekolah.Bahkan ketika ruang kelas mulai sepi,Nina masih saja duduk di bangku kelasnya.Pandangannya kosong,berkali-kali Nina menarik nafasnya dalam-dalam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nina sengaja berlama-lama dalam kelas untuk menghindari Cindy,teman sekelasnya.Kemarin Nina telah berjanji kepada Cindy,bahwa hari ini mereka berdua akan sama-sama pergi mendaftarkan diri pada sebuah lembaga bimbingan test.Mereka berdua bersepakat bahwa untuk menghadapi ujian nasional 6 bulan ke depan mereka harus mempersiapkan diri sedini mungkin.Belum lagi persiapan untuk menghadapi UMPTN.Apa lacur permintaan Nina tidak diluluskan Ibunya.Masih saja terngiang-ngiang kata Ibunya menjelangkeberangkatan ke sekolah tadi pagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Untuk apa mengikuti bimbingan belajar segala,kalau kamu masih saja malas belajar setiap harinya.Contohlah Mbak Rini,dia selalu rajin belajar.Tanpa ikut bimbingan test pun nilainya selalu bagus”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sedih dan hatinya sedikit terluka.Itulah hal yang dirasakan Nina sekarang.Selalu saja Ibunya membanding-bandingkan dirinya dengan Mbak Rini,kakak sulung Nina.Nina merasa Ibunya telah berlaku tidak adil.Permintaan Mbak Rini selalu saja dituruti Ibunya.Sementara ada saja alasan Ibunya untuk menolak permintaan Nina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Terkadang Nina merasa iri terhadap Mbak Rini.Nina berpikir Tuhan menciptakan segala kebaikan pada diri Mbak Rini,kakaknya.Cantik,putih dan tentu saja pintar.Mbak Rini selalu saja meraih rangking 1 semenjak SD hingga SMU.Sedangkan Nina,boro-boro dapat rangking,tidak mendapatkan angka merah pada raportnya pun sudah lumayan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Mungkin hanya tubuh bongsor Nina saja yang melebihi Mbak Rini.Selebihnya segala hal yang ada pada diri Nina adalah kebalikan dari kondisi Mbak Rini.Nina berkulit hitam,meski kata Eyang Putri di Yogya Nina kelihatan manis.Nina juga bukan sosok yang cerdas,meski kata Aryo,teman dekatnya,Nina sangat berbakat dalam melukis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tiba-tiba Nina merasa sangat rindu kepada Eyang Putri.Nina juga rindu kepada Aryo.Rasanya hanya mereka berdua yang bisa memahami dan Nina merasa nyaman berada di dekatnya.Nina mengeluarkan Hpnya.Dipencetnya nomor Eyang Putri..”Ah..pulsanya tidak mencukupi”,keluh Nina.Seandainya Eyang ada disampingnya mungkin Nina sudah merebahkan kepalanya di pangkuan Eyang.Lalu Eyang akan mengusap-usap kepalanya dengan penuh kasih sayang.Sedangkan Aryo mungkin sedang sibuk dengan kegiatan bandnya.Nina merasa sungkan kalau mesti mengganggu kegiatan Aryo.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Nina……..jadi kan ke Primagama?”,tiba-tiba Cindy sudah muncul di depan kelas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nina tergagap dari lamunannya.Nina tak berani mengangkat muka.Dibungkukkannya badannya pura-pura mengambil sesuatu dari kolong meja.Saat itulah Nina mengusap sudut matanya sekedar menghilangkan air mata yang mungkin sudah terlanjur menitik.Nina tidak mau ketahuan kalau sedang menangis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Lo sakit Nin?”,tanya Cindy.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Iya…lagi pusing neh..”,sahut Nina lemah.Dipaksakannya untuk sedikit tersenyum agar pias pucat wajahnya tidak terlihat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Yach….gw pergi sendiri dong”,Cindy nampak sangat kecewa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Selepas Cindy berlalu,Nina pun bergegas.Sekolah sudah mulai lengang menyisakan beberapa anak yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.Nina menjawab satu persatu sapaan anak-anak yang mengenalnya.Nina menuju toilet sekolah.Digantinya baju seragamnya dengan baju harian.Hari itu Nina memang telah merencanakan untuk tidak pulang ke rumah.Entah kenapa Nina tidak lagi merasakan rindu rumah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nina mengenang,masa kecilnya sepertinya lebih indah.Ayahnya penuh perhatian.Rasanya Ibunya pun bersikap demikian.Mungkin waktu itu karena Nina sedang dalam pertumbuhan dan lucu-lucunya.Nina ingat ayahnya selalu tidak lupa membelikannya oleh-oleh setiap pulang dari luar kota.Dan bila ayahnya sampai rumah ketika malam sedemikian larut,maka oleh-oleh itu akan diletakkan di genggaman tangan Nina dan Mbak Rini.Paginya akan terjadi kehebohan di kamar tidur.Nina dan Mbak Rini akan sama-sama berteriak kegirangan begitu mendapati oleh-oleh di genggaman tangannya.Sementara ayah dan ibunya mengawasi tingkah polah keduanya sambil tertawa-tawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Keadaan mulai berubah semenjak Nina beranjak remaja .Ayahnya lebih disibukkan dengan pekerjaannya.Sementara Ibunya jauh lebih perhatian kepada kepada Mbak Rini.Mbak Rini yang penurut dan pintar.Selalu saja Ibunya tidak habis-habisnya membanggakan Mbak Rini.Bertandang ke rumah sanak keluarga adalah hal yang paling dibenci Nina.Dalam perbincangan selalu saja Mbak Rini yang menjadi topik perbincangan Ibunya.Sedangkan Nina,mungkin bagi Ibunya tidak ada yang layak diperbincangkan tentang Nina.Nina ingat Ibunya hanya sekilas melihat raportnya yang memang tidak terlampau bagus.Sedangkan raport Mbak Rini akan dilihat dengan penuh saksama.Bahkan perbincangan tentang nilai sebuah mata pelajaran dalam Mbak Rini bisa berlangsung sampai beberapa hari kedepan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nina melangkahkan kakinya cepat-cepat.Tekadnya sudah bulat.Sore ini juga Nina akan berangkat ke Yogya menuju tempat Eyang Putri.Diliriknya jam ditangan kirinya.Masih ada waktu 2 jam sebelum keberangkatan kereta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Di stasiun kereta Nina berhitung dengan duit yang ada di dompetnya.Duitnya tidak cukup untuk membeli tiket KA executive.Mau pakai ATM,bukankah ATM nya sudah diblokir sama Ibunya.Semenjak Nina dianggap tidak bisa mempertanggungjawabkan penggunaan keuangannya,maka Ibunya memblokir penggunaan ATM.Mau tidak mau Nina mesti menggunakan kereta api kelas ekonomi.Itu semua mesti dilakukan agar uang didompetnya masih tersisa untuk bekal diperjalanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nina tidak menduga keadaan gerbong kereta kelas ekonomi begitu kotor dan pengap.Sebelumnya tak sekalipun Nina pernah naik kereta api kelas ekonomi.Biasanya kalau sekeluarga bepergian ke Yogya,mereka sekeluarga paling tidak naik bus VIP yang jelas lebih nyaman dari kereta kelas ekonomi.Untuk sejenak Nina menyesal telah menggunakan kereta ekonomi.Namun apa daya uang yang ada di dompetnya tidak mencukupi.Nina tidak tahu bagaimana nanti malam bisa tidur,jok yang sangat keras,sementara bapak tua dibelakangnya terus saja menghembuskan asap rokok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sedang apakah Mbak Rini dan Ibunya dirumah?Pasti Ibu dan Mbak Rini sedang berada di meja makan.Nina menggelengkan kepalanya.Barangkali mereka tidak merasa kehilangan Nina.Toh,selama ini Nina hanya pelengkap penderita di meja makan.Obrolan Ibunya tak jauh berkisar dari kegiatan Mbak Rini di kampusnya.Sedangkan Nina apa kegiatannya?Selain kegiatan pencinta alam,Nina lebih suka berkumpul dengan anak-anak band.Sebuah kegiatan yang tidak mampu membuat bangga Ibunya.Ibunya kelihatan tidak suka melihat teman-teman Nina.Apalagi dengan Aryo.Ibu marah besar ketika Aryo main ke rumah.Padahal gara-garanya hanya masalah sepele.Aryo mengenakan anting di telinga sebelah kirinya.Apakah baik buruk seseorang ditentukan oleh anting yang dikenakannya..Sedangkan Ibunya tidak pernah mempermasalahkan siapa teman Mbak Rini yang main ke rumah.Selalu saja Nina dianggap sebagai anak kecil sedangkan Mbak Rini selau dianggap sebagai orang dewasa.Bukankah umur mereka cuma berselisih 1 tahun? Seandainya Nina boleh tinggal dan bersekolah di Yogya alangkah senangnya.Ah…Nina mendesah pelan Mengingat semua itu membuat Nina semakin sebal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nina meluruskan kakinya.Sedari tadi Nina mencoba mencari posisi tidur yang nyaman.Meskipun sedemikian kerasnya Nina berusaha untuk tidur,namun matanya sangat sulit untuk dipejamkan.Dicobanya untuk membunuh waktu dengan bermain game ataupun mendengarkan musik dari ponselnya.Namun niatnya diurungkan,semenjak memasuki stasiun gambir tadi ponselnya sudah dimatikan.Nina tidak ingin diganggu suara Ibunya yang menelepon dengan nada tinggi dan penuh kemarahan.Nina mencibirkan bibirnya,diedarkan pandangan ke arah luar kereta.Keadaan di luar sana begitu gelap.Tak ada tanda atau papan nama yang menunjukkan sudah sejauh mana perjalanan.Nina melirik jamnya.”1 jam lagi sampai Yogya”,bisik Nina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sampai di Yogya keadaan masih gelap.Kereta tepat waktu sampai tujuan.Nina sengaja menunggu untuk turun belakangan agar tidak tergencet oleh penumpang yang berdesakan.Yogya masih sama keadaanya dengan beberapa saat lalu ketika Nina berkunjung ke tempat Eyang bersama Ayah ibunya.Nina merasakan kesenyapan,namun kali ini jauh senyap.Dihirupnya udara kuat-kuat.Selalu ada aroma lain ketika memasuki udara Yogya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nina bergegas,ditolaknya beberapa tawaran dari pengemudi taksi.Ayahnya pernah memberitahukan agar mengambil taksi di luar stasiun.Taksi di dalam stasiun selalu tidak pakai Argo,sementara taksi di luar stasiun selalu pakai argo.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nina sudah tak sabar ketemu dengan Eyangnya.Eyangnya pasti kaget melihat Nina tiba-tiba muncul di depannya.Tapi,Nina juga ragu,jangan-jangan Eyangnya malah marah kepadanya.Sesampai di rumah Eyang Putri suasana masih sepi.Maklum saja hari masih sangat pagi dan Eyang Putri hanya tinggal berdua dengan Mbok Atmo.Sengaja Nina turun jauh dari rumah Eyang agar tidak mengagetkan Eyang.Lampu di ruang depan sudah menyala.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;”Mungkin Eyang sudah bangun”,bisik Nina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Benar perkiraan Nina,Eyang Putri sudah bangun.Terdengar suara Eyang Putri sedang berbicara dengan seseorang lewat saluran telepon.Nada-nadanya tinggi dan tegas.Nina menebak-nebak kepada siapa Eyangnya berbicara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Ning,kamu terlampau keras terhadap anak itu.Tak ada gunanya kamu menangis semalaman kalau kamu tidak merubah cara pendekatanmu.Tidak cukupkah Bowo kakakmu yang tak pernah akur dengan ayahmu.Ayahmu terlalu keras terhadap anak-anaknya yang nakal dan bandel.Itu bukan sebuah pengesahan bahwa kau pun boleh melakukan hal yang sama”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nina mengangguk-angguk,Eyang Putri tengah berbincang-bincang dengan ibunya. Rupanya Ibunya memberitahukan kepergian Nina kepada Eyang Putri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Ibu mencari-cariku”,bisik Nina lirih,”Mungkin ibu mengkawatirkanku.Mungkin juga ibu takut kena marah ayah”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nina mengurungkan niatnya mengetuk pintu.Semalaman penuh Nina gagal memejamkan matanya.Pelariannya menguras kebugaran fisik dan psikisnya.Tubuhnya penat dan letih.Nina membaringkan tubuhnya di lincak panjang tempat Eyang Putri duduk-duduk di sore hari.Diletakkannya tas sekolahnya sebagai bantal.Nina merasa tubuhnya menjadi lebih nyaman.Diluruskannya kakinya sementara tangannya bersilang di dada.Tak berapa lama terdengar dengkur halusnya,Nina tertidur membawa segenap keletihan jiwanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Mendadak Nina merasakan kecupan hangat di pipinya.Kecupan mendarat sangat pelan seolah takut membangunkan Nina dari tidurnya.Nina membuka matanya,nampak Eyang duduk disamping Nina berbaring.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Eyang……”,bisik Nina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Mata Eyang berkaca-kaca di usapnya kepala Nina dengan penuh kasih sayang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Mungkin semalaman Mbak Rini dan Ibumu tidak tidur.Mereka mencarimu ke rumah teman-temanmu.Ayahmu juga berkali-kali menelepon dari Surabaya menanyakanmu kalau-kalau kamu mampir ke Yogya.Apapun yang terjadi,percayalah kami semua menyayangimu”,suara Eyang bergetar.Sekali lagi Eyang mengecup pipi Nina.Nina membalasnya dengan pelukan yang kuat kepada Eyang Putrinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;“Eyang….”,suara Nina kelu tertahan di tenggorokannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nina membiarkan dirinya tenggelam dalam pelukan Eyang Putrinya.Rasa hangat menjalari tubuh Nina.Saat ini hilanglah rasa kehampaan yang menghampirinya.Hilanglah perasaan takut kehilangan tempat berlindung yang selama ini dirasakannya.Entah nanti di Jakarta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-8277149855662367741?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/8277149855662367741/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=8277149855662367741' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/8277149855662367741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/8277149855662367741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/04/semua-sayang-nina.html' title='Semua sayang Nina..................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-8251346300488016880</id><published>2007-04-10T15:31:00.000+07:00</published><updated>2007-04-10T15:33:25.784+07:00</updated><title type='text'>Jalan terjal Manchester United................</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tidak seperti di negara –negara Eropa lainnya,di Inggris pertandingan sepakbola di kompetisi liga tidak berhenti meski waktu telah memasuki Natal dan Tahun baru.Maka dalam rentang waktu 10 hari,klub klub sepakbola yang berkompetisi di Liga Primer akan bertanding sebanyak 4 kali.Rentang waktu itu pulalah yang disebut sebagai “boxing day”,sebuah hari yang sangat melelahkan karena setiap klub mesti bertanding setiap 2 hari sekali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Hanya klub-klub yang mempunyai team&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cadangan dengan kemampuan setara yang bisa mendapatkan hasil maksimal dalam laga tersebut.Dengan kepiawaiannya merotasi pemain,Manchester United meraih 10 poin dalam pertandingan di boxing day,hanya kehilangan 2 poin ketika ditahan Newcastle United 2-2 di St. James Park.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Hari ini,kondisi yang kurang lebih sama dialami oleh Manchester United.Boxing day memang telah lama lewat,namun dalam kurun waktu 9 hari,United harus menjalani 3 pertandingan krusial.Sayangnya,Sir Alex Ferguson tidak cukup mempunyai stock pemain agar leluasa merotasi pemainnya.Gary Neville,Mikail Silvestre,Nemanja Vidic,Patrik Evra dan Louis Saha masih di berada di bangsal perawatan karena cedera.Maka hasil yang didapat sangatlah tidak menggembirakan.Setelah dibekap AS Roma di Stadion Olimpico dengan skor 2-1,United nampak lelah dan bingung menghadapi determinasi klub papan tengah Porstmouth dan United menyerah dengan angka sama 2-1.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dini hari nanti,dalam pertandingan leg kedua perempat final liga Champion,Manchester United kembali harus berhadapan dengan AS Roma.Selain faktor sebagai tuan rumah,maka sebenarnya kondisi Manchester United tidak terlalu baik untuk bisa mengatasi AS Roma.Terkecuali wingback Patrick Evra dan winger Park Ji Sung,maka United telah memainkan seluruh pemain utamanya di kompetisi liga primer dua hari yang lalu.Sementara AS Roma datang dengan kepercayaan yang sangat tinggi dan kondisi yang jauh lebih segar.Mengistirahatkan Fransesco Toti,Danielle de Rossi dan Roberto Mancini,Roma masih sanggup menunjukkan kekuatannya dengan mengalahkan Catania 2-0 dalam kompetisi serie A.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sejarah menunjukkan,dalam kompetisi Eropa United lebih banyak menang ketika bertanding di Old Trafford.Selain itu hitung-hitungan sejarah juga mencatat bahwa United semenjak era kepelatihan Sir Alex Ferguson belum pernah secara marathon menderita kekalahan 3 kali berturut-turut.Masalahnya MU butuh angka penuh untuk bisa lolos ke babak semifinal Liga Champion.Seri atau kalah,MU mesti bersikap-siap melupakan mimpinya meraih treble winner lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tak banyak pilihan pemain yang bisa dilakukan oleh Sir Alex Ferguson selain kembali memainkan pemain yang sama seperti dalam pertandingan melawan Porstmouth.Absennya Paul Scholes di lini tengah akibat kartu merah dalam pertandingan away di Roma,memaksa Sir Alex memainkan John Oshea atau Darren Fletcher untuk menggantikannya.Masalah timbul kalau Evra belum bisa diturunkan.Semenjak Gary Neville dan Patrick Evra cedera Oshea lah yang sering mengisi back kiri.Sementara Fletcher tidak begitu “kreatif” untuk mengisi lini tengah berduet dengan Michael Carrick.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Mungkinkah sejarah akan kembali berulang?Di Liga Champions tahun 2004/2005,sebelum penentuan undian babak 16 besar,Sir Alex berujar bahwa United lebih senang bertemu dengan AC Milan.Dapatlah dimaklumi keinginan Sir Alex.MU memang selalu kurang beruntung bila bertemu dengan klub-klub dari daratan Spanyol.Bertemu dengan klub Itali dianggap lebih bisa memelihara peluang MU di babak selanjutnya.Bak Raja Midas,keinginan Sir Alex terkabul.MU berhadapan dengan AC Milan dengan MU menjalani pertandingan away dalam leg pertama.Hasilnya persis sama dengan pertandingan MU melawan AS Roma.MU mengalami kekalahan dan anehnya kekalahan yang di derita MU terjadi oleh proses gol yang kurang lebih sama dengan gol yang memberikan kemenangan kepada AS Roma.Waktu itu,secara permainan MU sebenarnya tidak kalah melawan AC Milan.Sebuah tendangan keras dari Clarence Seedorf gagal ditangkap oleh Roy Carrol.Bola memantul ke arah Hernan Crespo dan dengan tendangan first time Crespo berhasil menjaringkan bola ke sudut gawang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Namun MU telah membuktikan diri sebagai klub yang selalu berhasil keluar dari tekanan yang sedemikian sulit.Di saat-saat kritis team juara selalu bisa menunjukkan keajaiban.Masalahnya hanyalah,apakah momentum keajaiban itu akan datang dalam pertandingan dini hari nanti?Setidaknya saya masih percaya,MU akan melewati dini hari nanti dengan sebuah kemenangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-8251346300488016880?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/8251346300488016880/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=8251346300488016880' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/8251346300488016880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/8251346300488016880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/04/jalan-terjal-manchester-united.html' title='Jalan terjal Manchester United................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-6427233520386026550</id><published>2007-03-28T12:19:00.000+07:00</published><updated>2007-03-28T12:27:24.376+07:00</updated><title type='text'>Messenger lokal berbayar....laku nggak ya....?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kesuksesan seseorang biasanya bisa menjadi inspirasi pihak lain untuk melakukan hal yang sama.Tak jadi soal apakah seseorang akan menjadi kreator ataukah sekedar menjadi pengekor.Demikian juga dengan kesuksesan Yahoo Mesenger yang mendunia dan memikat begitu banyak orang untuk setia selalu memakainya.Kalau kemudian MSN dan Google melakukan hal yang sama dengan menyediakan layanan messenger serupa,maka bukan pula menjadi soal siapa pengekor dan siapa pemulanya.Namun keunggulan akan terlihat dengan melihat siapa yang menyediakan layanan messenger terbaik dan nyaman dipakai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nampaknya hal itu jugalah yang menjadi mendorong sejumlah pihak di Indonesia untuk membuat messenger citarasa lokal.Messenger ini beralamat di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.indline.com/"&gt;www.indline.com&lt;/a&gt;. Anda yang &lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tertarik menggunakannya maka anda mesti mendownloadnya di alamat situs tersebut.Situs ini menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantarnya,nampaknya pengelola situs ini berkeinginan menyasar seluruh pengguna internet di seluruh dunia.Cita rasa lokal nampak di bagian bawah halaman muka situs ini yang menampilkan iklan sebuah stasiun radio di Jakarta dan sejumlah perusahaan yang berbasis di Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Untuk mendownload messenger ini tidak dibutuhkan waktu yang lama.Tak seperti Yahoo messenger yang berukuran jumbo,Indline Messenger ini hanya sebesar 3,7 mb.Dengan koneksi telkomnet instant seperti yang saya gunakan kurang lebih makan waktu sekitar 10 menit.tak beda jauh dengan Yahoo Mesenger,untuk bisa menggunakan Indline Messenger,maka anda mesti melakukan registrasi terlebih dahulu.Dengan melakukan registrasi maka anda mendapatkan sebuah alamat email.Nantinya email ini terintegrasi dalam Indline Messenger,bahkan nampaknya indline messenger juga menyediakan program push email semacam Microsoft Outlook.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Pertama kali membuka halaman situs ini,begitu juga dengan tampak muka Indline messengernya,maka kesan pertama adalah seperti membuka situs underground.Warna hitam pekat nampak mengemuka.Fasilitas di Indline Messenger cukup lengkap.Emoticon seperti di Yahoo Messenger juga tersedia.Di sudut bawah disediakan aplikasi media player yang berisi video klip yang siap kita putar.Menu utamanya tersedia dalam menu drop down yang terdiri dari Mail center yang berisi email dan aplikasi emailnya,Communication yang berisi Multimedia message,Contact List,Internet Phone,SMS dan MMS maupun chatroom tempat kita bisa menambah teman dan melakukan perbincangan dengan netter lain.Menariknya lagi adalah Indline menyediakan menu siaran TV dengan meng-klik Metro Live dan Trans Live.Sayang ketika saya mencoba fasilitas ini yang nampak justru gambar bertuliskan error.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Setelah berhasil mendownload dan menginstalasikan messenger ini saya tertarik untuk mencobanya.User id saya dan password saya tulis dan saya klik login.Hanya memerlukan waktu sebentar untuk tersambung ke Indline messenger ini.Sayang,karena masih baru maka contact list saya pun masih kosong melompong.Iseng-iseng saya masuk ke Multimedia chatroom.Di sinipun setali tiga uang.Suasana sepi tanpa terlihai user id yang online.Di room welcome lobby hanya terlihat 3 user yang ol.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Birulangit&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; : sepi……&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Xxxxxx : iya…masih baru seh….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Birulangit : tiap hari begini….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Xxxxxx : kalau malam seh rame…bisa 20an orang….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Birulangit : masih versi beta….nantinya ada versi berbayarnya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Xxxxxx : yup…nantinya versi berbayarnya akan diluncurkan….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Birulangit :emang di Indonesia messenger berbayar bisa laku?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Xxxxxx : kita menyasar pengguna internasional..nantinya akan diluncurkan dua versi..versi berbayar dan versi gratis dengan masing-masing berbeda fiturnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Saya menggut-manggut,meskipun saya yakin lawan bicara saya tak bakalan melihat saya menggut-manggut.Tak banyak situs lokal yang bisa bertahan lama.Terkecuali &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.detik.com/"&gt;www.detik.com&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; ,maka banyak situs yang tadinya hadir di belantara internet,perlahan-lahan hilang.Jangankan yang berbayar,yang gratis pun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;banyak yang gulung tikar.Cukup sulit untuk bisa menghidupi sebuah situs,apalagi kalau mengharapkan sebuah keuntungan komersil.Banyak perusahaan belum tertarik memasang iklan di sebuah situs web.Menarik member dengan sejumlah uang iuran juga efektif.Tak banyak netter yang tertarik menjadi member begitu mengetahui untuk menjadi member mesti mengekuarkan sejumlah uang.Selama ini,di negara kita hanya situs pornolah yang sukses mendulang keuntungan dengan menarik membernya sejumlah uang sebagai syarat untuk registrasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Hanya waktu yang akan menguji,apakah Indline Messenger akan bertahan dalam jangka waktu yang lama.Ataukah sekedar mencatat jejak di dunia internet seperti situs-situs lokal sebelumnya untuk kemudian hilang tak tentu rimbanya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-6427233520386026550?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/6427233520386026550/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=6427233520386026550' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/6427233520386026550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/6427233520386026550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/03/messenger-lokal-berbayarlaku-nggak-ya.html' title='Messenger lokal berbayar....laku nggak ya....?'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-6591952370163442923</id><published>2007-03-21T13:24:00.000+07:00</published><updated>2007-03-21T13:26:43.191+07:00</updated><title type='text'>Menunggu saat Widjanarko Puspojo sakit................</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Kata sebuah iklan di televisi,”janganlah menjadi follower,jadilah trendsetter”.Entah siapakah pencipta trendsetternya,yang jelas sudah menjadi kebiasaan di negeri ini kalau seorang tersangka kasus korupsi tiba-tiba menderita sakit.Terlalu banyak untuk disebutkan,karena hampir setiap tersangka kasus korupsi diketahui mendadak sakit menjelang pengadilan digelar atau justru ketika eksekusi keputusan pengadilan hendak dilakukan.Dan biasanya,para tersangka korupsi yang memang kaya raya itu berusaha mendapatkan rekomendasi untuk bisa mendapatkan pengobatan di luar negeri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Sakit selain sebagai sebuah penderitaan tubuh,sakit juga bisa menjadi senjata terampuh untuk menghindar dari sebuah kewajiban.Pada masa kecil dulu,ketika berangkat sekolah bukan dianggap sebagai sesuatu hal yang menyenangkan,maka berpura-pura sakit adalah cara ampuh untuk bisa bolos sekolah.Biasanya Ibu saya menjadi tidak tega untuk memaksa masuk sekolah dan segera membuatkan surat permohonan ijin tidak masuk kelas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Sama halnya ketika saya mulai bekerja di sebuah perusahaan perakitan,banyak karyawan yang karena sesuatu hal tidak bisa masuk kerja berpura-pura sakit dengan meminta surat keterangan istirahat dari dokter.Hal itu semata-mata dilakukan agar tidak kehilangan tunjangan absent yang biasanya diberikan kepada mereka yang sebulan penuh masuk kerja tanpa pernah mangkir terkecuali sedang sakit.Di keseharian pun banyak yang suka berpura-pura sakit ketika ada kewajiban siskamling atau gotong royong dilingkungan RT.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Atas nama kemanusiaan dan HAM,maka hukum bertoleransi terhadap terdakwa yang menderita sakit.Bukan sebuah kebetulan kalau kemudian celah ini dimanfaatkan sedemikian rupa.Mulai dari mantan presiden Soeharto,Beddu Amang,Rahardi Ramlan,Thabrani Ismail sampai Bupati Robinhood dari Kutai kartanegara,Syaukani HR mendadak sakit ketika proses pengadilan atas kasusnya akan digelar.Mungkin masih ada yang ingat kasus AM Fatwa,wakil ketua MPR periode sekarang.Di jaman Orde Baru AM Fatwa diseret ke pengadilan sebagai tersangka kasus kerusuhan berdarah Tanjung Priok,dalam keadaan sakit parah.Bahkan AM Fatwa yang datang ke pengadilan menggunakan kursi roda sampai jatuh pingsan ketika mengikuti proses pengadilan tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Kebiasaan dan kecenderungan menghindar dari proses pengadilan dengan alasan sakit ternyata terus berlanjut dari waktu ke waktu.Akhirnya hanya waktu yang akan bersaksi,apakah Widjanarko Puspojo,Direktur Utama,juga akan melakukan hal serupa dengan mendadak menderita sakit untuk bisa mngulur-ulur proses pengadilan?.Kecenderungan itu bisa saja terjadi mengingat kasus ini sangat kasat mata dan kemungkinan melibatkan banyak orang.Bayangkan saja,orang melakukan korupsi begitu tanpa tedeng aling-aling,melakukan impor sapi fiktif dengan menggunakan PT fiktif pula dalam nilai rupiah yang sangat besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Saya teringat dengan kata-kata da’i sejuta umat KH Zainudin MZ tempo dulu.KH. Zainudin MZ mengatakan bahwa lebih gampang untuk meneriakkan anti korupsi ketika dalam posisi tidak bisa melakukan tindak korupsi.Yang sangat sulit adalah bersikap anti korupsi ketika berada dalam posisi bisa melakukan korupsi.Demikian juga dengan yang dilakukan Widjanarko Puspojo.Sebagai seorang Direktur Utama produk orde reformasi,kita maklum kalau beliau adalah sangat anti korupsi ketika belum menempati posisi sebagai ketua Bulog.Sayangnya semangat itu mulai luntur ketika kesempatan melakukan korupsi itu sedemikian terbuka di depan mata.Mungkin,demikian juga adanya dengan kita semua.Kita yang demikian lantang meneriakkan anti korupsi ketika jauh dari kemungkinan melakukan korupsi.Entah ketika kesempatan untuk melakukan hal memperkaya diri sendiri itu ada di depan kita.Masihkan pertahanan diri kuat menghadapi godaan uang yang begitu banyak?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-6591952370163442923?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/6591952370163442923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=6591952370163442923' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/6591952370163442923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/6591952370163442923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/03/menunggu-saat-widjanarko-puspojo-sakit.html' title='Menunggu saat Widjanarko Puspojo sakit................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-4034908713305946298</id><published>2007-03-13T13:36:00.001+07:00</published><updated>2007-03-13T13:36:37.628+07:00</updated><title type='text'>Parodi Effendi Ghazalie</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Berolok-olok bisa jadi merupakan bagian dari menghibur diri.Menertawakan kegetiran hidup dan membungkusnya menjadi sebuah kelucuan sudah lama dilakukan.Dalam dunia pewayangan kita kenal tokoh Punakawan yaitu Semar,Gareng,Petruk dan Bagong.Secara fisik dan peruntungan hidup para punakawan itu nampaklah tidak beruntung.Fisik yang jelek dan hidup dalam keseharian yang “hanya” menjadi pembantu para ksatria,tidak menjadikan alasan untuk tidak bahagia.Mereka tetap bisa tertawa dengan memperolokkan kehidupan mereka sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Di masa kini Tukul melakukan hal serupa.Tukul menjadikan diri sebagai bahan olok-olokan.Tukul siap memperolokan diri sendiri dan siap menerima olok-olokan dari penonton meskipun terkadang mencapai batas yang sebenarnya kasar.Namun justru karena kemasan demikianlah acara Tukul banyak disukai.Memperolokan sebuah ketidak beruntungan,bukankah pada hakikatnya tidak setiap manusia dinaungi keberuntungan?.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Lain yang dilakukan Tukul,lain pula yang dilakukan DR. Effendi Ghazalie,seorang pakar ilmu komunikasi,yang membuat kemasan acara di Metro TV “Republik Mimpi”.Di sana Effendi Ghazalie tidak memperolokkan dirinya,namun Effendi lebih suka memperolokkan tokoh-tokoh nasional yang notabene adalah mantan Pemimpin negara kita.Di sana ada Gus Pur yang merupakan tiruan Gus Dur,Habudi yang merupakan tiruan Habiebie,Mega Karti yang merupakan tiruan Megawati Soekarnoputri.Bahkan pada edisi belakangan Effendi Ghazalie menampilkan tokoh tiruan Tukul Arwana yang bernama Tutul Louhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kalau diperhatikan,sebenarnya format acara yang dikemas DR. Effendi Ghazali jauh lebih menarik ketika masih bernama Republik BBM yang ditayangkan stasiun tv Indosiar.Acaranya jauh lebih terasa lucu,menyegarkan tanpa menimbulkan kesan paling benar sendiri.Format acara yang tampilkan adalah pemilihan kandidat Mentri atau Dirjen yang berkaitan dengan isu yang lagi hangat saat itu.Biasanya sentilan-sentilan ringan akan datang dari Presiden BBM dan wakilnya serta bintang tamu yang biasanya salah seorang pakar di bidangnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ketika acara Republik BBM dihentikan,konon ada petinggi negara yang menekan pihak manajemen agar menghentikan acara tersebut,DR Effendi Ghazali memindahkan acaranya ke Metro TV.Di Metro TV format acara berubah menjadi format kantor berita.Maka disebutlah kantor berita Republik Mimpi yang bernama Newsdotcom.Pemeran Presiden juga berubah dari Taufik Savalas ke Butet K dan Wakil Presiden juga berubah dari Ucup Kelik ke Jarwo Kwat.Perubahan yang cukup membosankan karena Jarwo Kwat terlalu mengeksploitasi kata “relevan dan signifikan”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sayangnya,ketika format acara berubah menjadi format kantor berita,DR Effendi Ghazalie menjadi semakin keranjingan menampilkan tokoh tiruan mantan Presiden negara kita.Peniruan tidak hanya sebatas gaya bicara seperti Taufik Savalas yang mencoba menirukan gaya bicara Presiden SBY.Namun peniruan sampai kepada gerakan fisik yang sangat detil.Fisik yang tidak setiap orang memiliki kesempurnaan ditirukan sedemikian rupa demi sebuah kelucuan semata.Tengok gaya Gus Pur yang menirukan Gus Dur.Dari cara menutup mata sampai menggerak-gerakkan sudut bibirnya persis seperti Gus Dur.Atau gaya Pak Habudi yang selalu mengerakkan bola matanya secara berputar seperti Pak Habiebie.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Bagi sebagian orang,olok-olokan secara fisik itu dianggap merendahkan martabat mantan Presiden kita.Apalagi tujuan dari itu semula adalah sekedar mengundang gelak tawa.Pantaskah kelucuan gerakan seseorang,kalau tidak boleh disebut kelemahan fisik seseorang,dijadikan bahan tertawaan?.DR. Effendi Ghazale punya jawaban untuk itu semua.Dikatakan bahwa yang bersangkutan tidak merasa keberatan dengan tayangan tersebut.Tentunya tidak berkeberatan tidak bisa disamakan dengan membiarkan sedemikian rupa.Seperti orang terinjak,meski orang tersebut tidak marah karena terin jak kakinya,bukan berarti dia mengijinkan kakinya untuk terinjak.Dalam hati kecil para mantan Presiden tersebut mungkin tersirat perasaan tidak rela dirinya dijadikan bahan tertawaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Memang lebih gampang mengkritik dan memperolokkan pihak lain.Namun ketika kritik atau olok-olok itu datang untuk diri sendiri,siapkah kita menerimanya?.Setali tiga uang,DR. Effendi Ghazalie pun tidak siap menerima kritik.Ketika AC Nielsen,sebuah lembaga pemberi rating untuk acara televisi,memberi nilai rendah untuk acara yang dikemas DR. Effendi Ghazali,Efefendi Ghazallie justru menanyakan keabsahan metode pemberian rating dari AC Nielsen.Rupanya Effendi Ghazalli terlalu yakin kalau acaranya memang menarik bagi banyak pemirsa.Demikian juga ketika Lius Sungkharisna,ketua Partai Tionghoa Indonesia-semoga gak salah sebut-punya niatan mensomasi Effendi Ghazalie karena dianggap merendahkan martabat mantan Presiden kita,Effendi Ghazalie justru menuding Lius menuding kepopuleran acara Republik Mimpi.Effendi Ghazalie bukannya belajar dari para hal-hal yang diutarakan pihak lain.Effendi Ghazallie justru terkesan berbalik menyalahkan mereka.Seperti pepatah “Buruk muka cermin dibelah”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dahulu para pengamat selalu mengatakan bahwa mereka yang dikritik selalu menjawab kritikan di luar substansi kritikan itu sendiri.Sekarang DR Effendi Ghazalie sebagai pengamat pun kurang lebih melakukan hal yang sama,menjawab kritikan di luar substansi.Hanya satu pertanyaan,beranikah DR Effendi Ghazalie memparodikan dirinya sendiri?.Kalau hanya sekedar berolok-olok riang Tukul telah melakukannya dengan baik.Sebagai seorang lulusan S3 tentunya DR Effendi Ghazalie diharapkan tidak hanya membuat acara seperti yang Tukul lakukan.Tidak perlu menjadi sarjana S3 untuk menjadi seperti Tukul.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-4034908713305946298?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/4034908713305946298/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=4034908713305946298' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/4034908713305946298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/4034908713305946298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/03/parodi-effendi-ghazalie.html' title='Parodi Effendi Ghazalie'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-2941128744264992207</id><published>2007-03-12T14:22:00.000+07:00</published><updated>2007-03-12T14:23:29.048+07:00</updated><title type='text'>Mengkambinghitamkan Tuhan...............</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Beberapa waktu yang lalu,ketika AA Gym masih digandrungi oleh Ibu-ibu,seorang jamaahnya bertanya tentang makna takdir.Lebih jauh jamaah tadi bertanya bahwa kalau dalam kehidupan seseorang sudah digaris oleh Tuhan dengan sebuah suratan takdir,maka tidak ada berguna lagi segala daya upaya manusia di dunia ini.Pada waktu itu Aa Gym kurang lebih menjawab bahwa,takdir yang digariskan Tuhan tidak terlepas dari upaya manusia itu sendiri.Tuhan tidak serta merta menggariskan takdir untuk manusia,melainkan takdir terbentuk atas apa yang dilakukan manusia itu sendiri.Contoh yang mudah adalah seorang yang terjatuh di jalanan licin,mungkin akan terhindar dari kejadian serupa seandainya dia memilih melalui jalanan yang tidak licin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Demikian juga sebenarnya dengan apa yang terjadi belakangan ini di negeri kita.Banyaknya musibah dan kecelakaan yang terjadi tidak lepas dari upaya kita yang serampangan dalam hidup.Kelalaian dan ketidakmampuan mengelola segala sesuatunya dengan benar berakibat cukup fatal dan menyengsarakan hidup orang banyak. Banjir besar,tanah longsor dan berbagai macam kecelakaan sarana transportasi adalah puncak dari keteledoran dan keserampangan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Rasanya terlalu menyederhanakan masalah kalau semua bencana dan musibah yang terjadi adalah bentuk kemurkaan Tuhan.Dengan gampangnya kita melakukan pembenaran diri dan mencoba lepas dari tanggung jawab bersama dengan mengkambing hitamkan Tuhan sebagai penyebab utamanya.Mungkin benar segala musibah tadi merupakan peringatan Tuhan.Namun semata menganggap segala musibah sebagai bentuk kemurkaan Tuhan,sama saja dengan mengaburkan diri dari permasalahan sebenarnya.Tuhan menjalankan fenomena alam sesuai dengan kelazimannya agar manusia lebih banyak belajar dan berpengetahuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kalau kemudian fenomena tobat nasional didengung-dengungkan pada saat sekarang ini,mengulang apa yang dikatakan ustad saya dulu,maka inilah yang disebut dengan tobat sambal.Berhenti berbuat ketika rasa pedas sudah menganggu kita untuk kembali tergoda melakukannya di lain hari.Akhirnya Tuhan “hanya” menjadi pemberhentian terakhir ketika segala sesuatunya sudah berjalan di luar kendali.Sedangkan kita cenderung menjadi lupa diri ketika segala sesuatunya masih berjalan baik.Kita menjadi kurang ajar,selain mengkambinghitamkan Tuhan,kita juga dengan mudah merengek sementara di lain hari kita cenderung untuk melupakannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang.Tuhan bukanlah Maha Kejam.Segala sesuatu yang terjadi adalah berkaitan upaya dan kerja yang kita lakukan.Hasil yang baik tentu saja akan dinikmati apabila kita berupaya dengan baik dan benar.Hasil buruk akan terjadi apabila kita juga bertindak dengan serampangan dan sembarangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-2941128744264992207?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/2941128744264992207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=2941128744264992207' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/2941128744264992207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/2941128744264992207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/03/mengkambinghitamkan-tuhan.html' title='Mengkambinghitamkan Tuhan...............'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-1233232415777963861</id><published>2007-03-09T11:38:00.000+07:00</published><updated>2007-03-09T11:42:04.254+07:00</updated><title type='text'>Kematian itu menakutkan............................</title><content type='html'>Sebagai manusia dewasa,banyak peristiwa kematian yang telah dilewati oleh Jarkoni.Namun kematian yang paling membekas dan membuatnya takut adalah kematian teman sekantornya.Teman sekantor Jarkoni tersebut sebenarnya sudah memasuki usia yang cukup tua,53 tahun.Namun yang membuat Jarkoni merasa takut adalah penyakit yang diderita teman sekantornya tersebut membuat teman sekantor Jarkoni mesti berdiam cukup lama di rumah sakit.Mulai saat itu Jarkoni sangat memperhatikan kesehatan.Bahkan untuk sekedar merokok pun,sebuah kebiasaan yang telah lama dijalaninya,Jarkoni mulai takut.Jarkoni mulai berhitung akan kematian yang mungkin juga akan segera menimpanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketakutan akan datangnya kematian itu milik siapa saja.Bahkan kalangan pemuka agama pun bisa saja merasa takut mengalami kematian.Meskipun dalam keyakinan agama dijelaskan bahwa kematian adalah awal dari kehidupan lain di dunia akhirat,namun ketakutan akan datangnya kematian tetap saja ada.Setidaknya itu terbaca dari pernyataan Din Syamsudin,Ketua Umum PP Muhammadiyah,yang berucap syukur yang tak terhingga setelah lepas dari maut dalam kecelakaan pesawat garuda di Yogya belum lama berselang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup itu sangat berharga,maka tak heran kalau manusia mengupayakan berbagai cara untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.Bersikap hati-hati dalam menjalani hidup dan berupaya menjaga kesehatan sedemikian rupa sehingga ketika usia memasuki senja tidak dibarengi dengan rusaknya organ-organ tubuh.Bahkan ada yang lebih ekster lagi dengan melakukan operasi plastik sehingga walaupun usia telah menua namun penampilan masih terjaga dan kelihatan awet muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun banyak juga orang yang menghargai datangnya kematian.Bagi mereka kematian adalah sebuah kehormatan.Tidak seperti mereka yang takut terhadap kematian,kelompok yang menghormati datangnya kematian ini justru memburu datangnya kematian.Baginya kematian adalah sesuatu hal yang akan datang bagi siapa saja,entah sekarang atau nanti.Maka begitu datang untuk kesempatan untuk melakukan kematian dengan cara “terhormat” mereka pasti tidak akan melewatkannya.Pada perang dunia kedua kita kenal pasukan berani mati Jepang yang cukup merepotkan AS dan konco-konconya.Di jaman sekarang pun kita mengenal mereka yang rela mati untuk sebuah “perjuangan” yang mereka yakini.Bom-bom bunuh diri yang marak beberapa waktu lalu adalah salah satu buktinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian akan datang kapan saja.Ketika sebuah kematian datang,pada dasarnya kita tidak lebih hidup dari mereka yang mati.Entah esok atau nanti kematian itu pun pada akhirnya akan menghampiri kita.Kehidupan berawal dan kehidupan pun pada saatnya akan berakhir.Dan pada saat kehidupan kita berakhir,adakah kelegaan karena kita telah terputus dari urusan dunia ataukah justru kita akan terbebani urusan lain yang katanya ada di kehidupan selanjutnya?.Entahlah,sejujurnya berhitung dengan kematian,saya pun menjadi takut karenanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-1233232415777963861?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/1233232415777963861/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=1233232415777963861' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/1233232415777963861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/1233232415777963861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/03/kematian-itu-menakutkan.html' title='Kematian itu menakutkan............................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-8318928450303068406</id><published>2007-02-21T13:55:00.000+07:00</published><updated>2007-02-21T14:11:43.963+07:00</updated><title type='text'>Rasa sakit itu...................</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Rasanya tak ada yang berubah dari penampilan Ibu.Ibu masih saja memiliki tubuh yang kukuh dan sorot mata yang berenergi meskipun telah memasuki usia 64 tahun.Seperti pagi itu ketika aku menjemput Ibu di pemberhentian bis antar kota,tak sedikitpun kelelahan terlihat di wajahnya,meskipun Ibu baru saja menempuh 12 jam perjalanan darat dari Yogyakarta ke Tangerang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Sugeng,Bu”,begitu sapaku seraya menjabat tangannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Piye kabarmu,Le…?”,Ibu masih saja menyapaku dengan sebutan Le,meskipun umurku sudah setua ini.”Ningsih dan Nuning juga sehat kan?”,Ibu menanyakan kedua adikku yang memang tinggal bersamaku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Ketika aku mencium mencium tangannya,tangannya masih terlihat kukuh seolah tak berbeda dengan tangan yang selalu memelukku di masa kanak-kanak dulu.Tangan yang selalu membuat kami akan merasa nyaman berada di dekatnya.Entah sejak kapan mulainya,yang jelas semenjak ayah tidak lagi tinggal bersama kami,kami berlima selalu tidur bersama di sebuah dipan besar.Ibu akan selalu tidur di tengah.Aku dan Mas Herman,kakak sulungku tidur di sisi luar,sementara Ningsih dan Nuning,kedua adikku berada persis di damping Ibu.Kebiasaan Ibu yang akan selalu kami ingat adalah ketika tidur tangan Ibu selalu membentang bak sebuah sayap menggapai tubuhku dan tubuh Mas Herman yang berada di sisi luar.Sehingga kami berempat selalu tidur sembari menggenggam tangan Ibu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Ibu adalah seorang pekerja keras.Sebuah kebun kelapa dan sawah warisan dari kakek dan nenek dikelolanya dengan baik.Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,Ibu membuka sebuah toko kelontong.Toko yang cukup ramai karena persis di persimpangan jalan tempat orang kampung berlalu lalang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Tak jelas benar mengapa ayah tak lagi tinggal bersama kami.Waktu itu otak kecilku belum mampu mencerna apa yang terjadi di tengah keluarga kami.Pernah aku mencoba bertanya kepada Ibuku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Bu,mengapa ayah tak lagi tinggal bersama kita?”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Ibu menghela nafas panjang dan menjawab tanpa ekspresi,”Tidak usah kau pikirkan mengapa ayahmu tidak tinggal lagi bersama kita.Tanpa ayahmu pun suasana rumah kita tetap semarak”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Dan biasanya aku tak berani lagi bertanya lebih lanjut.Namun dari beberapa orang tetangga aku pernah mendengar sebuah cerita bahwa Ayahku tergoda dengan gadis dari desa sebelah dan pergi ke pulau seberang.Aku juga tidak mengetahui apa artinya tergoda,rasanya tidak ada wanita lain yang kecantikannya melebihi Ibuku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Dalam keseharian tak ada waktu bagi Ibu untuk bersantai-santai.Setelah menyiapkan sarapan untuk kami ,Ibu akan membuka toko.Di saat-saat tertentu sepulang dari sekolah biasanya kamilah yang bergantian menjaga toko tersebut.Baru pada saat itulah Ibu punya kesempatan untuk melihat keadaan kebun dan sawah,kapan sawah mesti dipupuk dan kapan hasil kebun mesti dipanen.Sore hari sehabis mengaji di surau,Ibu akan mengawasi kami untuk belajar.Harus selalu ada waktu untuk belajar,meski hanya 1 jam kami mesti menyempatkan diri untuk mengulang pelajaran di sekolah.Ibu akan marah besar bila kami melewatkan waktu belajar tersebut.Terkadang kami iri bila menyaksikan teman-teman lain bisa bebas bermain tanpa mempunyai kewajiban untuk belajar.Sesekali waktu kami mencuri kesempatan untuk sekedar bisa bermain-main.Dan sebuah tepukan di pantat sebagai sebuah bentuk hukuman atas kenakalan kami telah cukup membuat kami untuk menangis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Namun kekakuan Ibu dalam mendidik kami berbuah.Setidaknya kami menyelesaikan sekolah tepat pada waktunya.Meskipun cuma sampai D3,namun itu sudah cukup untuk mendapatkan pekerjaan.Sayangnya kami gagal mendapatkan pekerjaan di Yogya.Bermula dari Mas Herman diterima di sebuah perusahaan di Tangerang,maka kami satu persatu menyusul ke Tangerang.Ketika Nuning,adik paling bontot,lulus sekolah,aku berusaha menahannya agar tidak ikut-ikutan mencari pekerjaan di Tangerang dan tetap tinggal di rumah untuk menemami Ibu.Namun,justru Ibulah yang mendorong Nuning untuk mengikuti jejak kakak-kakaknya.Ibu tidak mau hanya karena berkemauan menjaga orang tuanya,Nuning gagal mencari pekerjaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Masmu Herman tidak ikut menjemput,Le?”,tanya Ibu mengagetkan aku dari lamunan.Aku berpura – pura tidak mendengar pertanyaan Ibu dan mencoba mengalihkan perhatian Ibu sembari merapikan barang-barang bawaannya.Menjawab pertanyaan Ibu sama saja membuka perbincangan yang panjang tentang kakak sulungku.Sebenarnya itulah alasan utama mengapa Ibu memaksakan diri datang ke Tangerang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Apa tidak terpikir di pikiran Herman rasa iba terhadap anak-anaknya?”,kata Ibu setengah menggumam seperti tidak meminta jawaban.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Tiba-tiba HP ku bergetar.Di layar tertera tulisan rumah.”Sudah ketemu Ibu,Mas?”,suara istriku di seberang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Sudah,ini sedang membenahi barang bawaan Ibu”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Siapa,Le”,tanya Ibu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Nunik,Bu?”,jawabku sembari memberikan HP ku ke Ibu untuk memberi kesempatan istriku memberi salam kepada Ibuku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Nik”,kata Ibuku setelah saling menanyakan kabar dengan istriku.”Ibu langsung ke rumah Masmu Herman.Ibu ingin sekali bertemu Herman”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Nampaknya istriku berusaha mengarahkan Ibu agar mampir ke rumahku dulu.Demikian juga keinginanku.Aku ingin agar Ibu dalam usianya yang sudah sepuh ini tidak terbebani dengan masalah keluarga Mas Herman.Sudah cukup rasanya Ibu mengawal pertumbuhan kami selama ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Istriku masih saja berusaha mendebat Ibu.dari pembicaraan yang ada,nampaknya setelah istriku gagal membujuk Ibu,gantian Nuning yang berbicara dengan Ibu.Ibu tetap bersikeras untuk langsung menuju rumah mas Herman.Melihat kekerasan kemauan Ibu,aku tidak berusaha untuk membujuknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Perlahan aku memacu sepeda motorku mengarah ke rumah Mas Herman.Sesekali Ibu masih berbincang mengenai Mas Herman.Namun suara Ibu yang tertelan keriuhan lalu lintas membuat aku hanya bisa sesekali mengangguk dan menggelang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Mas Herman,demikian nama kakak sulungku,adalah kebanggaan kami.Setelah bekerja,Mas Herman banyak membantu biaya keluarga kami.Setelah berumah tangga dan seiring kelahiran kedua anaknya,keuangannya makin lama semakin membaik.Namun seiring membaiknya keuangan rumah tangganya,justru masalah-masalah kecil mulai timbul.Mulai bantuan keuangan kepada keluarga dipermasalahkan oleh istrinya.Sampai kebiasaan istrinya yang gemar membelanjakan uang secara berlebihan.Mas Herman pernah bercerita kepadaku,bahwa sebagai suami dia tidak ingin menyembunyikan penghasilannya.Berapapun uang yang dia dapatkan selalu diberikan kepada istrinya.Namun mulai saat itulah istrinya mulai bertindak otoriter.Anggaran untuk keperluan Mas Herman mulai diperketat.Akhirnya mulai dari situlah sering timbul percekcokan kecil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Sampai kemudian terdengar kabar Mas Herman memiliki wanita idaman lain dan ingin melakukan poligami.Tidak jelas siapa wanita itu dan dimana dia tinggal.Yang jelas masalah itu menjadi puncak dari hiruk pikuk dan keruwetan rumah tangga.Sebentar-sebentar telepon di rumah berdering berasal dari Mbak Yati,istri Mas Herman,yang mengadukan permasalahan rumah tangganya kepadaku.Sebenarnya aku sudah berusaha menengahinya,namun Mas Herman justru berharap aku memaklumi tindakannya,toh agama memperbolehkan berpoligami.Kalau kemudian Ibu mendengar masalah ini dan akhirnya berusaha turun tangan,mungkin Nuning atau Ningsih yang memberitahukannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Sesampainya di rumah Mas Herman suasana nampak sepi,mungkin anak-anak sudah berangkat ke sekolah.Nampak Mas Herman dan Mbak Yati tergopoh-gopoh menyambut kedatangan Ibu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Wis..wis,Ibu ingin segeran duduk,”kata Ibu ketika Mbak Yati masih berbasa-basi menanyakan kabar di Yogya.Mas Herman dan Mbak Yati mengiringi Ibu masuk ke dalam rumah.Sementara aku menurunkan barang bawaan Ibu dari sepeda motor.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Belum juga lima menit Ibu duduk,Ibu mulai berbicara dengan nada-nada tegas mengenai permasalahan mas Herman.Bahkan teh hangat yang disajikan Mbak Yati tidak sekalipun disentuh Ibu.Keduanya hanya bisa terdiam.Sesekali Mbak yati menimpali perkataan Ibu karena merasa ada pembelaan terhadapnya.Namun justru Ibu mulai memberikan petuah-petuah kepadanya.Petuah bagaimana menjadi istri yang baik dan bisa menentramkan suami.Aku memilih duduk agak menjauhi sembari menikmati rokok kretek kegemaranku.Toh,tak banyak gunanya aku duduk dekat untuk berbincang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Man,kamu sudah besar sewaktu ayah pergi meninggalkan kita,”suara Ibu terdengar mulai lirih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;”Kamu mungkin sudah tahu,ayahmu memilih meninggalkan kita semua demi seorang gadis dari desa sebelah,”suara Ibu mulai tersendat.Ibu nampak berusaha menahan perasaannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Man,jangan kamu kira Ibu tidak merasakan sakit yang luar biasa atas tindakan ayahmu itu.Ibu merasakan sakit yang amat sangat”,mata Ibu mulai nampak menggenang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Namun rasa sakit itulah yang membuat Ibu bertahan.Rasa sakit itulah yang membuat ibu terpacu semangatnya untuk bekerja keras.Rasa sakit itulah yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membuat itu ingin membuktikan bahwa tanpa ayahmu pun Ibu bisa membesarkan kamu”,Ibu mulai tersedu lirih seiring air mata yang mulai mengalir dari sudut matanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;“Ketika Ibu sudah bisa melupakan semuanya seiring kalian yang sudah tumbuh dewasa,ketika Ibu sudah mulai bangga kepada kalian,kamu malah membangkitkan kembali luka Ibu”,Ibu berusaha menghapus air matanya dengan lengannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;Suasana nampak kikuk dan hening.Mas Herman dan Mbak Yati tak kuasa mengangkat mukanya.Tak terasa mataku mulai memanas dan mulai basah. Buru-buru aku beranjak ke teras,kutahan agar air mata mata itu tak menitik.Setelah sekian lamanya,baru kali inilah aku melihat Ibu menangis.Di ruang tamu nampak Mas Herman sungkem kepada Ibu dan memohon maaf.Aku melangkahi gontai,hidup memang bukan kita yang menyusun kisahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-8318928450303068406?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/8318928450303068406/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=8318928450303068406' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/8318928450303068406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/8318928450303068406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/02/rasa-sakit-itu.html' title='Rasa sakit itu...................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-5818756074564236906</id><published>2007-02-20T13:53:00.000+07:00</published><updated>2007-02-21T14:09:06.527+07:00</updated><title type='text'>Angel Lelga dan sewotnya kita.......................</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Konon,tidak ada kata di dunia ini yang tepat bisa menggambarkan apakah sebenarnya cinta itu.Karena cinta tidak berwujud,maka cinta tidak bisa diraba dan tidak bisa pula disentuh.Cinta adalah sebuah cita rasa yang hanya hati yang bisa menikmatinya.Noe,vokalis Letto,mengatakan bahwa cinta adalah bagian dari surga yang tidak bisa diduga kapan datangnya.Begitu datang maka datanglah cinta tersebut karena pada hakikatnya cinta tidak mengenal sebab akibat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Mungkin Letto terlalu berutopia tentang cinta.Cinta yang mendayu-dayu dalam romantisme gombal yang mungkin hanya sebagian kecil saja orang bisa mengalaminya.Realitanya cinta banyak disederhanakan dengan hubungan sebab akibat.Bahkan ketika ikatan cinta itu berupaya dilekatkan dalam sebuah lembaga pernikahan maka hubungan sebab akibat itu haruslah ada.Tinggal sejauh mana kita berani jujur kepada diri sendiri untuk mengaktualisasi apa sebenarnya keinginan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Maka seperti yang jamak terjadi,memilih pasangan yang merupakan sebuah syarat melabuhkan cinta mesti juga berdasarkan sebuah sebab akibat.Atau juga bisa sebaliknya sebab akibatlah yang menyebabkan kita memilih pasangan tanpa perlu lagi menerjemahkan cinta sebagai dasar sebuah hubungan.Sejumlah kriteria haruslah ada,bahwa orang itu mestilah baik,meskipun pengertian baik disini adalah baik dalam pandangan subyektif kita,sifat baik yang menguntungkan kita.Bahwa orang itu mesti mapan yang juga berarti sebuah jaminan akan masa depan yang lebih baik,karena ukuran kemapanan adalah sejauh mana penghasilan bisa mendapatkan simbol kemapanan itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Akhirnya menjadi kelaziman rahasia umum bahwa wanita mendasarkan pilihan pasangannya kepada pria yang jauh lebih mapan.Kalau kemudian Cut Keke memilih menjadi istri kedua pengacara Malik Bawazier tentunya itulah ungkapan jujur Cut keke terhadap keinginan hatinya.Demikian juga dengan Mayangsari,kalau kemudian Mayangsari rela menjadi istri simpanan Bambang Tri Hatmodjo,itu juga tak lebih dari ungkapan jujur dari naluri wanita dalam memilih pasangannya.Sebuah naluri yang menganggap pondasi kebahagiaan rumah tangga adalah bergelimang dengan harta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Sayangnya kita menjadi lupa bahwa kejujuran terhadap keinginan diri itu seolah menjadi milik kita.Ketika orang lain berbuat serupa,kita menjadi sewot karenanya.Televisi sejak hari Minggu lalu tak bosan-bosannya memberitakan pernikahan siri antara Angel Lelga dengan seorang pengusaha dari Kalimantan.Komentar miring berhamburan.Apalagi kasus pernikahan siri ini mengingatkan kita dengan kasus serupa beberapa waktu lalu yang juga melibatkan Angel Lelga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Kita selalu menerapkan standar berbeda tentang moral.Kalau orang lain menikah dengan pengusaha kaya,kita menyebutnya dengan wanita matre.Sementara ,bukankah kita sendiri di keseharian juga sangat menginginkan materi..Dalam format yang lain kita pun sering mendasarkan pemilihan pasangan kita kepada sejauh mana kemapanan seseorang.Bedanya kita selalu malu-malu dalam mengungkapkannya,sementara Angel Lelga lebih lugas dalam mengatakannya.Kalau kemudian Angel Lelga sampai dua kali melakukan pernikahan yang menghebohkan itu,maka mungkin itulah profesinya.Kita tunggu saja masih adakah orang ke tiga yang bisa dijerat cinta semu Angel Lelga?Sebenarnya saya pun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berminat untuk berada dalam jeratan Angel Lelga,sayangnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saya tidak cukup mapan untuk menarik Angel Lelga mendekat..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-5818756074564236906?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/5818756074564236906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=5818756074564236906' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/5818756074564236906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/5818756074564236906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/02/angel-lelga-dan-sewotnya-kita.html' title='Angel Lelga dan sewotnya kita.......................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-8219239131258065436</id><published>2007-02-19T13:15:00.000+07:00</published><updated>2007-02-21T14:06:26.065+07:00</updated><title type='text'>Kritik atau sekedar mulut nyinyir.................?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Pada dasarnya kritik adalah sebuah saran untuk memperbaiki sebuah kebijakan atau langkah-langkah perjalanan sebuah organisasi,lembaga bahkan dalam perjalanan kehidupan manusia itu sendiri.Kritik juga merupakan bentuk pendapat dari sudut pandang berbeda yang diharapkan menjadi penyempurna dari kebijakan atau langkah-langkah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut agar nantinya segenap kesalahan yang dilakukan tidak terulang dan kebijakan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.Tentu saja ini semua berkaitan dengan sifat dasar kehidupan yang tidak pernah sempurna dan mesti selalu ada perbaikan dari waktu ke waktu.Agar lebih efektif kritik dilancarkan tanpa semangat untuk menyalahkan pihak lain dan tanpa merasa menjadi pihak yang paling benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Di masa Orde Baru,dimana kebebasan berpendapat tidak sepenuhnya bisa dinikmati,kritik menjadi sesuatu hal yang langka dan bak sebuah lentera di kepekatan malam.Kritik menjadi nuansa lain di tengah keseragaman pendapat yang terbungkus dalam musyawarah untuk mufakat.Tak heran kalau pada saat itu mereka yang berani melancarkan kritik sempat menjadi idola bagi sebagian kalangan.Dr. Sri Bintang Pamungkas adalah salah satu orang yang gemar melancarkan kritik terhadap kebijakan pemerintah di masa Orde Baru.Dia menjadi simbol dari semangat untuk mendobrak kebuntuan politik yang ada.Ketika Sri Bintang Pamungkas memutuskan masuk PPP,sebuah hal yang langka dimana PNS waktu itu menganut sistem monoloyalitas kepada satu kekuatan politik yaitu Golkar,maka kampanye PPP yang menampilkan Dr. Sri Bintang Pamungkas selalu dipenuhi pengunjung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Masa reformasi ditandai dengan dibukanya kran kebebasan berpendapat.Maka pada saat itulah mulai banyak tumbuh penerbitan media pers.Sajian media cetak pun menjadi cenderung lebih berani dan lugas.Kritik tidak lagi menjadi sesuatu yang langka.Setiap hari kita menyaksikan silang pendapat terhadap sesuatu hal.Para pakar ekonomi,politik mendadak laris di media.Mereka lebih sering terlihat tampil baik di televisi atau pun media cetak.Kehadiran mereka menambah hiruk pikuk suasana dan terkadang cenderung lebih mendatangkan kebingungan karena analisisnya yang sering bersifat teknis dan tidak sepenuhnya dipahami masyarakat awam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Lama-lama kritik bergeser fungsinya.Pertarungan antar kekuatan politik dalam memperebutkan berbagai macam kepentingan membuat kritik menjadi senjata lain yang bisa dipergunakan.Kritik tidak lagi berfungsi sebagai pengendali atau kontrol untuk menuju sebuah perbaikan.Tetapi kritik berubah menjadi sarana untuk memperlemah kekuatan lawan.Kritik berjalan tidak proporsional dan terkesan asal bunyi.Bahkan kemudian mulut kita menjadi nyinyir untuk gampang mengomentari langkah orang.Setiap langkah lawan politik dimata-matai untuk menemukan sebuah kesalahan yang bisa dijadikan sasaran tembak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Mungkin masih ada yang ingat dengan sebuah kejadian di masa pemerintahan Megawati dengan Hamzah Haz sebagai Wakil Presidennya.Pada waktu itu rombongan Wapres terjebak dalam sebuah kemacetan di jalan Jendral Sudirman.Entah siapa yang berinisiatif,yang jelas tiba-tiba rombongan wapres memotong jalur dan menggunakan jalur busway.Esoknya peristiwa itu menjadi headline berita di beberapa surat kabar.Dikatakan rombongan Wapres menjadi contoh buruk dalam berdisiplin.Padahal Wapres sebagai orang pemerintahan nomor 2 memang mempunyai hak istimewa yang dijamin undang-undang,apalagi dalam kondisi darudat seperti itu.Terlalu berlebihan rasanya seandainya Wapres mesti menunggu berjam-jam antri dalam kemacetan lalu lintas sementara sejumlah agenda kenegaraan mesti segera dihadiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Belakangan ketika banjir menggenangi Ibu Kota,beberapa pihak yang mencoba peduli terhadap banjir justru menerima hujan kritik dan dituding mengeksploitasi korban banjir.Seorang calon bupati di Bekasi mesti gigit jari ketika bantuannya terhadap korban banjir dianggap sebagai kampanye terselubung.Presiden SBY yang berbasah –basah dengan meyeberangi genangan air di Kampung Melayu,dituding melakukan tebar pesona tanpa memberi solusi yang berarti.Sebuah produsen jamu yang memberi bantuan kepada para korban banjir justru dituding memanfaatkan para korban banjir sebagai sarana mendongkrak penjualan produk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Kritik memang lain dengan mulut nyinyir.Kalau kritik bertujuan untuk memperbaiki keadaan,maka mulut nyinyir tak lebih sebuah tudingan penuh prasangka.Padahal setiap permasalah mesti diselesaikan dengan tindakan bukan hanya sekedar menganggap kecil upaya pihak lain yang nyata-nyata telah melakukan tindakan nyata.Mulut nyinyir lebih berbicara kepada sejauh mana kepentingan ego terwakili.Ketika kepentingannya tidak terwakili maka sejuta komentar akan dilancarkan.Namun ketika kepentingannya diakomodasi,mereka lebih memilih bungkam seribu bahasa.Perlukah sebuah tindakan baik dan bermanfaat mesti kita persoalkan niatnya?Entah benar mungkin si calon bupati tadi memang berniat berkampanye,atau entah si produsen jamu tadi memang niat berpromosi,toh pada dasarnya mereka memberikan bantuan yang memang nyata-nyata dibutuhkan para korban banjir.Mungkin,tidak perlu rasanya memberi komentar berlebihan apalagi dalam suasana duka akibat musibah bencana.Barangkali kita merasa selalu lebih hebat dari orang lain dan menjadikan mulut kita selalu nyinyir untuk berkomentar penuh prasangka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-8219239131258065436?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/8219239131258065436/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=8219239131258065436' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/8219239131258065436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/8219239131258065436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/02/kritik-atau-sekedar-mulut-nyinyir.html' title='Kritik atau sekedar mulut nyinyir.................?'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-7758598754113393587</id><published>2007-02-01T14:51:00.000+07:00</published><updated>2007-02-02T17:47:55.901+07:00</updated><title type='text'>Bukankah cinta hanyalah manipulasi rasa............?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Banyak ragam definisi tentang cinta.Menurut Wikipedia cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang atau juga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Sebenarnya cinta berkehendak untuk mencapai cita-cita ideal tentang mengapa hasrat cinta itu mesti lahir.Namun dalam perjalananya cinta menjadi tiang penyangga yang rapuh dengan berbagai macam kehendak.Karena cinta membagi perasaan,maka cinta juga terlalu berharap mendapatkan pembagian perasaan serupa.Karena cinta berupa pengorbanan dan pemberian kasih sayang,maka cinta juga menuntut mendapatkan hal sama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Kita terkadang terlalu berharap untuk membuat tembok tebal pemisah antara cinta dan nafsu.Meski sebenarnya kehendak cinta bisa saja timbul karena hasrat dorongan nafsu atau mungkin juga sebaliknya.Kita terlalu berharap dengan terpisahnya cinta dan nafsu maka cinta akan lebih bertahan lama dalam episode romantik yang membara seperti layaknya cerita film dan sinetron.Kita terlalu berharap cinta akan memberi sinar terang dalam pekatnya malam untuk kemudian menjadi kecewa karena sinar terangnya menjadi tak berarti apa-apa diterik siang bolong.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Seorang teman mengatakan bahwa cinta tak lebih dari sekedar manipulasi rasa.Rasa suka,cinta dan benci begitu tipis jaraknya.Maka tidaklah menjadi mengherankan kalau akhirnya cinta hanya menjadi sekelumit kisah yang tak berarti apa-apa.Indahnya cinta sama misteriusnya dengan cinta itu sendiri.Semakin kita tidak mengenal pasangan cinta,semakin terpupuklah rasa cinta itu.Karena begitu kita mengenal lebih dekat pasangan kita,maka segenap kelemahan-kelemahan dan ketidakcocokan itu semakin terlihat di depan mata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Cinta berbanding lurus dengan rasa penasaran,kata teman tadi melanjutkan.Kalau rasa penasaran bisa diukur dengan sebuah angka skala dari 1 sampai 10,maka ketika dalam sebuah hubungan cinta,masing-masing pribadi masih berseliput misteri,di situlah angka penasaran menunjuk angka 10.Dan pada saat-saat itulah indahnya cinta akan lebih terlihat.Seiring perjalanan waktu yang membuat masing – masing pribadi semakin mengenal dekat,maka skala penasaran itu semakin turun dari hari ke hari.Seiring itu pula cinta menjadi semakin hambar rasanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style=""&gt;Begitu tipisnya batas antara rasa kebencian dan cinta.Sekonyong-konyong cinta berubah menjadi kebencian,namun sekonyong-konyong pula kebencian beralih menjadi cinta.Bukan sejauh mana rasa berbicara karena pada hakikatnya kitalah yang memanipulasi rasa itu sehingga menjadi cinta atau benci.Cinta karena harapan yang ingin diraih dan benci ketika harapan tak sepenuhnya terpenuhi.Dengan demikian mengharapkan sebuah cinta dengan predikat cinta sejati hanyalah meruwetkan jalan kehidupan.Menikmati cinta dengan cara yang sangat sederhana,toh cinta hanyalah sebuah manipulasi perasaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-7758598754113393587?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/7758598754113393587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=7758598754113393587' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/7758598754113393587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/7758598754113393587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/02/bukankah-cinta-hanyalah-manipulasi-rasa.html' title='Bukankah cinta hanyalah manipulasi rasa............?'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116953641847378654</id><published>2007-01-23T14:12:00.000+07:00</published><updated>2007-01-23T14:13:40.083+07:00</updated><title type='text'>Malas...................</title><content type='html'>Pernahkah anda merasakan saat yang luar biasa malasnya?.Ketika anda terbangun di pagi hari,rasa lemas menggelayuti seluruh badan.Udara dingin perlahan menusuk-nusuk tulang.Pada saat demikian pilihan yang paling enak adalah membiarkan badan tetap terbaring di kasur sembari melayangkan pikiran entah kemana.Tuhan memberikan rasa malas yang luar biasa nikmatnya.Tidak tentu berapa jam kita akan terpuaskan untuk tetap membaringkan badan demi memenuhi rasa malas itu,karena rasa malas itu biasanya tidak akan datang di hari libur.Justru rasa malas itu rajin mengunjungi kita di hari kerja.Rutinitas kerja yang terasa membosankan semakin memperkuat rasa malas itu.Kita menghadapi pilihan sulit,antara memuaskan rasa malas yang menggerogoti badan kita atau segera memaksakan diri untuk bangun dan segera berangkat ke tempat kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga yang terjadi pada saya pagi ini.Ketika pagi membangunkan kesadaran saya dari tidur malam yang nyenyak,di luaran hujan turun dengan deras.Dingin yang menyergap membuat saya menarik selimut rapat-rapat sembari memeluk guling erat-erat.Inilah saat-saat paling menyiksa.Rasa malas yang menggerogoti badan semakin lengkap dengan libido yang tiba-tiba meninggi di tengah dingin pagi menyergap.”Ah……saya masih normal”,batin saya dalam hati.Sejenak terpikir untuk menyeduh kopi hangat agar sedikit ternetralisir libido yang tak kenal kompromi ini.Namun, rasa malas seolah menginterupsi syaraf saya agar tidak segera menggerakkan badan dan membiarkan badan saya meringkuk menikmati kemalasan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai jam dinding berdentang 7 kali,saya masih saja meringkuk di kamar.Bimbang untuk memutuskan,apakah saya mesti bolos atau masuk kantor?.Teringat materi pekerjaan kantor yang belum saya edit,memaksa saya segera bangun.Seperti biasa doping harian di pagi hari adalah secangkir kopi dan sebatang rokok sembari menikmati berita pagi di televisi.Di luaran hujan masih saja tak bosan meneteskan rintik-rintik air.Setelah mandi seadanya saya pun berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa,ketika kemalasan sedang melanda,suasana jalanan pun seperti tidak mendukung kita untuk melakukan aktivitas.Banyaknya pengendara sepeda motor yang meneduh di bawah jembatan penyeberangan membuat kemacetan luar biasa.Sedikit-demi sedikit kesabaran saya mulai terkikis.Di tengah hujan yang tak kunjung berhenti saya mesti berjibaku memacu kendaraan sela-sela barisan antrian mobil.Umpatan-umpatan kecil mau tak mau keluar juga dari mulut ketika ada kendaraan yang tidak sabar ingin mendahului dengan meninggalkan percikan air yang membasahi sepatu saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan lega melingkupi hati,ketika berhasil lolos dari kemacetan itu.Ketika sedang asyik-asyiknya memacu kendaraan tiba-tiba ada serombongan pemuda menutup jalan dengan melambai-lambaikan bendera kuning sebagai tanda minta diberi jalan.Para pemuda tersebut memberi perintah dengan nada berteriak dan menampakkan wajah galak.Beberapa kendaraan yang mencoba menerobos pagar betis,dipukulnya dengan galah bambu.Nampak arak-arakan panjang iringan pembawa jenazah.Dan segera saja kemacetan tumbuh di sekitar tempat blokade pembawa bendera kuning tersebut.Untuk sejenak saya merasa menyesal telah memutuskan untuk tetap masuk kerja di derasnya hujan ini.Tiba-tiba perasaan egois saya timbul,”Ah…sebenarnya siapa yang mesti didahulukan?Orang hidup ataukah orang mati?Bukankah orang yang sudah meninggal masih bisa sabar seandainya dikubur nanti siang?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya berhasil juga perjuangan saya untuk masuk kantor.Sampai di kantor,rasa malas saya ternyata tidak kunjung hilang.Alih-alih mengerjakan pekerjaan kantor yang tertunda pada hari kemarin,saya justru menulis artikel ini.Inilah artikel orang yang sedang malas.Tanpa rujukan,tanpa opini yang berarti dan tanpa hal-hal berguna yang ingin disampaikan.Di luar masih saja mendung.Saya membayangkan kalau saja saya masih berada di tempat tidur dengan merapatkan selimut.Ah…..alangkah nikmatnya.Rasa malas ini takkan kubiarkan pergi hari ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116953641847378654?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116953641847378654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116953641847378654' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116953641847378654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116953641847378654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/01/malas.html' title='Malas...................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116944642285155361</id><published>2007-01-22T13:13:00.000+07:00</published><updated>2007-01-22T13:13:43.166+07:00</updated><title type='text'>Keluh kesah....................</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Kita jangan berkeluh kesah atau saling menyalahkan,"&lt;br /&gt;(Presiden SBY dalam peringatan Tahun Baru Islam di Mesjid Istiqlal)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah sejak kapan sebenarnya orang gemar berkeluh kesah.Konon katanya,di jaman moyang saya dulu,kehidupan tidak lazim di keluh kesahkan.Apapun bentuk kehidupan yang tergelar di dunia ini senantiasa diterima dengan  ikhlas.Walaupun jelas-jelas kehidupan yang terjadi adalah kehidupan yang mungkin teramat keras bagi kehidupan sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalah yang mau di keluh kesahkan kalau semua orang mengalami kejadian serupa.Keseragaman dalam penderitaan membuat penderitaan itu bukan lagi sebagai sebuah siksaan.Di kala moyang saya dulu pakai celana dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bagor&lt;/span&gt;,orang-orang sekitar pun mengenakan pakaian serupa.Di kala beras tidak terbeli dan mesti makan kukusan hati batang pisang,orang-orang sekitar pun demikian adanya.Bahkan dalam hal penyakit pun bisa seragam,ketika koreng melanda,hampir setiap orang menderita koreng.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Patheken&lt;/span&gt; begitulah istilahnya.Konon,ketika &lt;span style="font-style:italic;"&gt;patheken&lt;/span&gt; itu melanda,orang-orang berpergian sembari membawa alat semacam kipas untuk pengusir lalat.Maklum saja,tubuh yang terkena koreng mengundang lalat untuk hinggap dan kalau dibiarkan akan semakin memperlambat koreng menuju proses penyembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan bukanlah hal yang diutamakan.Bagaimana mau sekolah,&lt;span style="font-style:italic;"&gt;lha wong&lt;/span&gt; jumlah sekolah yang ada sangat jarang.Maka tidak bersekolah pun bukanlah sebuah masalah serius,soalnya banyak orang-orang disekitar yang juga tidak bersekolah.Pernah suatu ketika ada pengurus Muhammadiyah yang rajin berdakwah di daerah saya.Pengurus Muhammadiyah yang oleh penduduk kampung dipanggil Pak Mantri itu begitu bersemangat memberi dorongan kepada beberapa anak muda untuk melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi.Jarang ada orang yang tertarik.Disamping keterbatasan biaya,jauhnya jarak ke sekolah menjadi penyebabnya.Maklum saja sekolah lanjutan biaanya ada di kota Yogyakarta.Sedangkan moyang saya tinggal di Bantul yang berjarak sekitar 25 km dari Yogyakarta.Ketika ada beberapa orang yang memang berkeinginan melanjutkan sekolah,maka perjalanan ke sekolah mesti ditempuh dengan jalan kaki sejauh 15 km ke stasiun Palbapang,Bantul untuk kemudian naik kereta api menuju kota Yogyakarta.Laku prihatin demikian orang jaman dahulu mengisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan jaman dan bergeraknya arus modernisasi telah merubah pola pikir dan gaya hidup masyarakat.Kalau jaman dahulu,makan kukusan hati batang pisang pun tidak dianggap sebagai sebuah masalah,maklum saja tingkat kesadaran masyarakat akan gizi belum tinggi.Namun di jaman sekarang,ketika negara telah memasuki kemajuan sedemikian rupa,ketika kesadaran masyarakat akan gizi semakin tinggi,maka kukusan hati batang pisang bukanlah makanan yang kayak konsumsi bagi manusia.Jelas,masyarakat lebih menyukai beras sebagai makanan pokok.Maka ketika beras tadi semakin mahal harganya,dan semakin tidak terjangkau oleh sebagian warga,keluh kesah pun berhamburan.Perbedaan antara yang mampu dan tidak mampu begitu telanjang di depan mata.Tidak ada lagi keseragaman penderitaan seperti tempo dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon,kemiskinan relatif ukurannya.Kemiskinan berkaitan dengan seberapa banyak kebutuhan yang mesti dipenuhi.Suku Kubu di pedalaman Sumatra,mungkin tidak terlalu risau dengan istilah kemiskinan dan keterbatasan.Maklum saja tidak terlalu banyak kebutuhan yang mesti dipenuhinya.Makanan bisa berasal dari alam sekitarnya.Pendidikan bukan suatu kebutuhan pokok dan kehidupan keseharian yang tidak mesti ditandai keluarnya lembaran rupiah dari dalam dompet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kehidupan modern menuntut lain.Begitu banyak kebutuhan yang mesti dipenuhi dengan uang.Apalagi belakangan ini harga-harga kebutuhan pokok merangkak naik.Tiap ajaran baru mesti memeras otak untuk membagi uang bayaran sekolah yang setiap tahun semakin mahal.Belum lagi kalau menderita sakit,mungkin kita akan semakin bertambah sakit melihat biaya perawatan rumah sakit yang teramat mahal.Oleh karena itu Bapak Presiden yang terhormat,biarkanlah kami berkeluh kesah.Mungkin keluh kesah kami bukanlah orkestra yang merdu di telinga Bapak.Namun keluh kesah kami adalah penjaga semangat kami agar tak pantang menyerah.Keluh kesah kami adalah sarana melepaskan gundah di hati.Kemana lagi kami mesti berkeluh kesah kalau bukan kepada Bapak Presiden?Mestikah kami berkeluh kesah kepada Tuhan?Kami takut salah alamat,toh bukan Tuhan yang membuat tarif rumah sakit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116944642285155361?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116944642285155361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116944642285155361' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116944642285155361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116944642285155361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/01/keluh-kesah.html' title='Keluh kesah....................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116918787468301299</id><published>2007-01-19T13:23:00.000+07:00</published><updated>2007-01-19T13:24:35.096+07:00</updated><title type='text'>Badut-badut.................................</title><content type='html'>Ada dua cara untuk memperbaiki segala sesuatu yang dianggap rusak.Pertama adalah mencari dimana letak kerusakan itu sendiri untuk kemudian memperbaikinya.Yang kedua adalah membuang barang rusak tersebut dan menggantinya dengan yang baru dengan anggapan biaya memperbaiki barang rusak tersebut sama besarnya dengan biaya yang dikeluarkan untuk membelinya.Namun,seandainya barang itu rusak dan biaya memperbaiki ataupun mencari pengganti yang baru tidak tersedia,maka membiarkannya menjadi barang rongsokan adalah alternatif lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah sistem kehidupan bernegara,para penganut nihilisme lebih menyukai untuk menumbangkan pemerintahan sah yang dianggap menyimpang dibandingkan dengan memperbaiki pemerintahan yang dianggap menderita komplikasi penyakit kronis.Masih segar dalam ingatan,bagaimana pemerintahan Orde Baru yang dianggap sudah lekat dengan berbagai penyakit berbahaya,dianggap tidak layak untuk diperbaiki.Maka tawaran pembentukan Komite Reformasi oleh Soeharto –presiden kala itu- dianggap angin lalu,bahkan beberapa tokoh yang ditunjuk oleh Soeharto untuk duduk di komite itu secara terang-terangan menolak untuk ikut bekerjasama.Pada waktu itu,satu-satunya jalan yang dianggap bisa memperbaiki keadaan adalah menurunkan Soeharto dan mengganti pemerintahan yang ada.Pada akhirnya,Soeharto memang mundur karena desakan demonstrasi yang tidak ada habisnya.Sebuah keputusan yang disambut dengan gembira,karena saat itulah diyakini Indonesia akan memasuki sebuah era baru yang membahagiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Euforia itu hanya berlangsung sesaat.Indonesia memasuki masa yang kacau balau.Demonstrasi demi demonstrasi terjadi dimana-mana.Selalu saja ada hal-hal yang bisa dipertentangkan.Setiap ada demonstrasi yang anti terhadap kebijakan atau figure tertentu,maka keesokan akan ada demonstrasi tandingan yang mendukung kebijakan tersebut.Bahkan dua pihak yang pro dan kontra tadi bisa saja bertemu dalam sebuah kesempatan yang biasanya  menjadi sebuah pertikaian terbuka.Pada saat itu disanyalir berkembang sebuah bisnis jasa penyedia massa untuk melakukan demonstrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu saja,harga kebutuhan pokok melambung tinggi.Daya beli masyarakat menurun tajam.Bahkan tingginya harga kebutuhan pokok dibarengi dengan kelangkaan barang.Kalau sebelumnya kita hanya menyaksikan di televisi masyarakat dari negara miskin Afrika yang mengantri kebutuhan pokok,maka di era reformasi justru rakyat negara kitalah yang giliran membentuk barisan pengantri kebutuhan pokok.Maka pada saat itulah era reformasi diplesetkan menjadi era “repotnasi”.Anehnya itu semua tidak menjadikan mereka yang berperan dalam permainan politik di era itu menjadi menajamkan empatinya terhadap apa yang dialami masyarakat banyak.Yang terjadi adalah mereka lebih banyak bersitegang mempertahankan pendirian dan kepentingan masing-masing.Saat itu tontonan televisi penuh dengan tayangan akrobatik perseturuan yang membosankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kemudian di saat sekarang masih ada yang tega mewacanakan “cabut mandat” terhadap SBY- JK yang dapat diartikan sebagai upaya menurunkan pemerintahan SBY-JK,maka masihkan mendatangkan manfaat bagi rakyat banyak.Tak dapat dipungkiri bahwa pemerintahan SBY-JK memang tidak seperti yang diharapkan sebelumnya.Namun menurunkan SBY-JK di luar perundangan yang ada hanya akan menambah deratan kekacauan yang pada ujungnya akan menambah kesengsaraan rakyat banyak.Padahal SBY-JK yang merupakan hasil pemilihan umum secara langsung adalah hasil reformasi dari produk UU sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya masyarakat awam sudah bosan dengan pertikaian untuk perebutan kekuasaan,entah dengan para pemain politik yang jago melakukan tekanan politik dengan melakukan demonstrasi-demonstrasi.Bagi mereka arena politik mungkin hanya semacam permainan.Permainan untuk mengukur kemampuan diri sejauh mana kekuatannya mampu mengubah konstelasi politik nasional.Mereka menebar wacana untuk menuju sesuatu yang entah,sesuatu yang mungkin mereka sendiri susah untuk mendeskripsikannya.Kalau hanya untuk menuju ke sesuatu yang tidak jelas,untuk apa mewacanakan dan mengajak semua orang dalam sebuah gerakan “cabut mandat”?.Apabila rakyat kecil telah banyak yang masuk jurang kesengsaraan akibat revolusi yang mereka korbankan,akankah mereka juga merasakan akibatnya?.Mereka tetap saja berdiri di bibir jurang dan kembali sibuk mewacanakan bahwa revolusi butuh pengorbanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat sebuah lagi dari Swami tempo dahulu yang cocok menggambarkan sepak terjang mereka yang gemar bermain-main politik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dut….badut..badut..badut..jaman sekarang….&lt;br /&gt;Mong…ngomong….ngomong..sembarangan….&lt;br /&gt;Di televisi..di koran-koran…di dalam radio…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bosan ah……………&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116918787468301299?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116918787468301299/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116918787468301299' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116918787468301299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116918787468301299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/01/badut-badut.html' title='Badut-badut.................................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116909788992507384</id><published>2007-01-18T12:22:00.000+07:00</published><updated>2007-01-18T12:52:01.853+07:00</updated><title type='text'>Ora ilok.......................</title><content type='html'>“Ora ilok” demikian kata yang sering diucapkan ibu saya ketika saya masih kecil.”Ora ilok diucapkan ibu saya untuk melarang saya melakukan sesuatu karena ibu menganggap apa yang akan saya lakukan itu sesuatu yang tidak pantas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai “wong ndheso” yang hidup di ujung selatan Yogyakarta,masa kecil tidak banyak dilewati dengan acara piknik bersama keluarga layaknya keluarga modern saat ini.Maka acara yang ditunggu-tunggu adalah apabila diajak ibu pergi ke tempat orang hajatan.Maklum saja pada saat itu memang tidak banyak alternatif hiburan dan dengan ikut datang ke tempat orang hajatan sama juga dengan memanjakan lidah saya yang masih minim pengalaman dalam mencecap berbagai rasa makanan.Seperti biasa sebelum sampai ke tempat orang punya hajatan tadi,ibu saya akan selalu mengingatkan agar saya menghindari hal-hal yang oleh beliau disebut “ora ilok” tadi.Misalnya,saya dilarang merengek minta minuman apabila tuan rumah memang belum menghidangkan minuman.Atau juga dilarang mengambil hidangan secara berlebihan dan tentu saja makan secara perlahan tanpa banyak menimbulkan keributan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ora ilok” sebagai ukuran kepantasan apakah sebuah hal layak dilakukan atau tidak akan berbeda antara ukuran satu orang dengan satu orang lainnya.Karena ukuran sebuah kepantasan masing-masing orang berbeda,maka menjadi sulit menentukan apakah sebuah hal pantas dilakukan atau tidak.Apalagi kalau untuk menilai sebuah kepantasan yang berlaku untuk diri sendiri,maka penilaian akan cenderung menjadi tidak obyektif.Terutama kalau dalam diri sudah sangat timbul keinginan untuk melakukan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal mode misalnya,terkadang seseorang menjadi susah menilai apakah mode yang yang dianut,entah itu potongan rambut atau gaya berpakaian,pantas untuk dikenakan atau tidak.Keinginan untuk tampil dalam mode masa kini membuat pertimbangan tentang kepantasan diri mengenai mode yang dikenakan menjadi diabaikan.Sehingga terkadang ditemukan orang bergaya dengan mode tertentu terasa dipaksakan dan tidak pas dalam pandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya kalau kita lihat Julia Perez,artis lokal dengan ukuran dada diatas rata-rata,yang mengecat rambutnya dengan warna merah.Tentu semua orang sepakat kalau Julia Perez adalah artis yang cantik.Namun kalau kita perhatikan secara saksama,rambut merahnya gagal menyatu dalam satu kesatuan kecantikannya,sehingga terkesan rambut merah itu berupa tempelan semata.Lain misalnya dengan Maia Ahmad,salah seorang dari duo Ratu,meski sama-sama mengecat rambutnya bahkan dengan warna yang lebih bermacam-macam,namun warna – warni tadi berhasil masuk dalam satu kesatuan kecantikan Maia Ahmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya kalau ukuran kepantasan itu berkaitan dengan keuntungan diri sendiri yang akan didapat,maka ukuran kepantasan itu akan dipaksakan untuk dipakai meski banyak pandangan orang yang menilai bahwa hal tersebut sebagai sesuatu yang tidak pantas.Makanya para anggota DPRD pun tidak terdengar suaranya memprotes kebijakan pemerintah mengenai kenaikan tunjangan yang termuat dalam Keppres Nomor 37 tahun 2006.Lha wong namanya saja duit.Siapa orangnya yang tidak butuh duit.Tidak peduli bahwa kenaikan tunjangan tadi akan menggerogori APBD dan memakan jatah anggaran sektor lain.Tidak peduli apakah masih banyak rakyat yang berada di bawah garis kemiskinan yang tidak mampu untuk sekedar membeli kebutuhan sehari-hari.Meski demikian tetap saja ukuran kepantasan itu dipakai.Pantas karena meski para anggota DPRD tersebut sering bolos dari ruang sidang,mereka telah memperjuangkan aspirasi rakyat.Merasa pantas karena meski sering tertidur di dalam sidang,toh mereka adalah penyambung lidah rakyat.Ah….tegaknya moralitas berpolitik menjelmakan mereka menjadi makhluk yang serba pantas melakukan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepantasan yang tak terukur terkecuali kita mau sedikit merendahkan hati dan mencoba menajamkan hati terhadap keadaan sekitar.Maka meskipun sebenarnya tidak pantas,saya memaksakan diri untuk merasa pantas memuat tulisan ini.Saya paksakan untuk menjadi pantas karena saya menjadi terhibur karenanya.Saya paksakan untuk menjadi pantas karena saya sedikit iri dengan gampangnya para politikus mengeruk uang negara secara legal berdasarkan UU.Ternyata,sebuah nilai kepantasan begitu egois adanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116909788992507384?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116909788992507384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116909788992507384' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116909788992507384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116909788992507384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/01/ora-ilok.html' title='Ora ilok.......................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116893045028021287</id><published>2007-01-16T13:52:00.000+07:00</published><updated>2007-01-16T13:54:10.620+07:00</updated><title type='text'>Wanita pun tidak malu melakukannya...................</title><content type='html'>Seorang teman mengatakan bahwa kalau dalam soal korupsi,penyalahgunaan wewenang,pungutan liar atau apapun namanya yang pada ujungnya adalah upaya untuk memperkaya diri,maka tidak ada perbedaan yang besar antara jamannya Orde Baru dan jaman Reformasi saat ini.Kalau dahulu di jaman Orde Baru,yang konon kebebasan di kekang dan model kepemimpinan berjalan layaknya raja-raja jawa tempo dulu,korupsi berjalan secara malu-malu dan sembunyi-sembunyi.Kini,di jaman kebebasan berekspresi dan slogan reformasi menyeluruh di segala bidang,korupsi justru mendapat tempat dan berjalan secara terbuka tanpa perlu malu untuk melakukannya.Dalam bahasa lain teman tadi mengatakan,kalau jaman dahulu pungli dilakukan di bawah meja,maka sekarang pungli sudah berada di atas meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman lain meminta tolong saya untuk membantunya mengurus pemindahan  lokasi kantor pelayanan pajak.Maklum saja,teman saya tadi memang masuk dalam kategori pengusaha golongan ekonomi benar-benar lemah.Maka begitu sewa kantor di kota dirasa membebani keuangannya,maka teman saya tadi ingin memindahkan kantor nya di daerah pinggiran.Dengan adanya domisili baru,maka kantor pelayanan pajak pun mesti ikut pindah menyesuaikan alamat baru.Penunjukan saya bukanlah karena saya piawai dalam hal tersebut,namun semata-mata karena setiap berangkat kerja saya memang melewati kantor pajak tersebut.Tentu saja dengan meminta tolong kepada saya teman saya tadi lebih bisa berhemat,setidaknya saya tidak bertarif seperti halnya biro jasa yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya berjalan lancar,tidak nampak adanya kesan untuk dipersulit.Bahkan setelah semua syarat-syarat administrasi saya ajukan,staff kantor pajak itu mengatakan bahwa minggu depan NPWP yang baru sudah bisa diambil.Saya merasa lega,birokrasi yang menjadi momok karena system yang berbelit-belit ternyata pada saat ini tidak bukan menjadi masalah lagi.Mungkin ini semua berkaitan dengan tekat Dirjen Pajak untuk menggenjot pendapatan negara dari sektor pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kelegaan saya hanya berjalan sebentar.Minggu depannya,ketika saya menyambangi kantor tersebut pada hari seperti yang dijanjikan,ternyata proses pendaftaran NPWP pada lokasi baru belum selesai.Seorang staff kantor pajak tersebut mengatakan bahwa berkas tersebut akan siap selepas istirahat siang yang berarti mengharuskan saya menunggu sekitar 4,5 jam untuk membawa berkas itu.Dari pada jemu menunggu,saya pun memutuskan untuk mengambil keesokan harinya,toh berkas tersebut belum terlalu diperlukan oleh perusahaan teman saya tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya saya kembali ke kantor pajak tersebut.Dan benar,ternyata NPWP yang baru sudah siap meskipun masih berupa surat keterangan terdaftar.Untuk penerbitan Surat Pengukuhan Kena Pajak,maka masih banyak syarat yang diperlukan -yang sayangnya tidak disebutkan ketika saya pertama kali datang mendaftarkan diri untuk pindah- yang salah satunya adalah survey dari Kantor Pajak ke domisili baru.Ketika semua persyaratan itu sudah saya catat,ibu staff Kantor Pajak tadi bertanya,&lt;br /&gt;“Bapak direkturnya?”&lt;br /&gt;“Bukan,Bu.Saya salah seorang staffnya”,jawab saya.&lt;br /&gt;“Tidak ada titipan buat saya,Pak?”&lt;br /&gt;Untuk sesaat saya tercekat dan tidak mampu menjawab,saya tidak menyangka mendapat pertanyaan seperti itu.Sungguh mengejutkan ibu itu akan menanyakan “titipan” sedemikian lugas.Apalagi ibu tadi nampak makmur dalam penampilan,bahkan beberapa rekannya memanggilnya dengan sebuah sebutan yang hanya bisa di dapat setelah seseorang pergi ke tanah suci.Ibu itu melanjutkan lagi pembicaraan,seolah apa yang dibicarakan bukan lagi sesuatu yang harus disembunyikan.&lt;br /&gt;“Nanti akan saya sampaikan kepada Bapak Direktur di kantor,”jawab saya.&lt;br /&gt;“Iya,pak.Biar prosesnya berjalan cepat”,kata ibu tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kaum laki-lakilah yang tidak merasa malu untuk menanyakan “titipan”.Selama beberapa tahun saya mengurusi penagihan kantor saya di sebuah BUMN.Biasanya dalam proses penagihan tersebut ada pengeluaran biaya untuk bagian terkait dengan tagihan tersebut.Banyak cara yang bisa dilakukan oleh orang-orang dalam bagian terkait untuk memperoleh uang untuk memperlancar atau “titipan” tadi.Mulai dari menghambat proses berjalannya berkas sampai meminta “titipan” tadi dengan terus terang.Namun belum pernah saya jumpai seorang perempuan begitu lugas meminta atau menanyakan “titipan” tanpa tedeng aling-aling dan tanpa perlu merasa malu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar kata teman saya diatas.Antara jaman Orde baru dan Orde reformasi perbedaan korupsi hanya terletak pada cara yang dipakai apakah secara sembunyi-sembunyi ataukah secara terus terang.Saya teringat dengan RA Kartini dan perjuangannya.Saya teringat emansipasi wanita.Kalau toh dalam bidang lain wanita belum banyak diberi peran dalam rangka kesetaraan gender,maka dalam hal korupsi kayaknya perempuan pun mulai ingin mendapatkan tempat dan peranannya.Apalagi kalau kesempatan itu sedemikian terbuka untuk melakukannya.Mungkin,kesetaraan gender dalam hal korupsi tidak pernah dibayangkan RA Kartini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116893045028021287?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116893045028021287/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116893045028021287' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116893045028021287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116893045028021287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/01/wanita-pun-tidak-malu-melakukannya.html' title='Wanita pun tidak malu melakukannya...................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116858606851474519</id><published>2007-01-12T14:10:00.000+07:00</published><updated>2007-01-12T14:14:29.443+07:00</updated><title type='text'>Angkringan...........</title><content type='html'>Barangkali ada yang tahu kenapa komunitas blogger Yogya menggunakan nama &lt;a href=”http://www.angkringan.or.id”&gt;Angkringan&lt;/a&gt;?.Walaupun sebenarnya selain &lt;a href=”http://www.angkringan.or.id”&gt;Angkringan&lt;/a&gt; di Yogya juga terdapat komunitas blogger lain yang bernaung dalam sebuah wadah bernama &lt;a href=”http://cahandong.org”&gt;Cah Andong&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkringan adalah nama sebuah warung kaki lima yang berkembang di Yogya sekitar awal tahun 90-an.Sebenarnya warung ini tidak hanya terdapat di daerah Yogya.Daerah-daerah yang termasuk ex Karesidenan Solo pun banyak terdapat warung jenis ini.Pada awalnya para pendatang dari daerah Klatenlah yang mempopulerkan warung jenis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warung angkringan tidak beda jauh dengan warung kaki lima seperti yang kita lihat di Jakarta atau Tangerang.Menggunakan bangku kayu seperti halnya warung pecel lele,hanya saja bangku warung angkringan tidak sepanjang bangku warung pecel lele.Di bangku yang tidak seberapa luas itulah berbagai macam penganan diletakkan dalam suasana remang lampu minyak tanah .Di belakang hari temaram lampu minyak tanah ini banyak yang berganti menggunakan lampu listrik.Meski demikian kekhasan warung ini sebenarya tidak menjadi hilang.Ada banyak julukan untuk warung ini yaitu warung hik,warung koboi-dahulu sampai ada geng sepeda motor yang menamakan dirinya WKB yang merupakan singkatan warung koboi- dan warung sego kucing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya tidak ada makanan yang bisa dianggap istimewa dari warung ini.Ketika saya mengenal pertama kali warung ini pun saya menganggapnya demikian.Bahkan saya daulu heran mengapa banyak orang menyukai warung ini.Makanan khas di warung ini adalah sego kucing.Disebut demikian karena sego (ind : nasi ) disajikan dalam bungkusan dengan porsi yang teramat sedikit seperti layaknya porsi untuk makanan kucing.Sego kucing biasanya disertai dengan sambel teri,sambel tempe ataupun berupa nasi goreng.Penganan lainnya adalah bermacam gorengan,sate usus,kepala ayam yang dibakar dengan bumbu kecap,ampela ati bakar dan cakar ayam – dahulu saya heran apa enaknya makan cakar ayam yang nota bene tidak berdaging-.Sedangkan minuman khasnya adalah minuman dengan aroma jahe,teh jahe,susu jahe ataupun minuman jahe tanpa campuran .Semuanya disajikan dalam keadaan panas.Sangat cocok diminum dalam suasana malam yang dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-lama karena seringnya teman mengajak saya mengunjungi warung ini,saya pun merasakan nikmatnya sajian warung ini.Daya tarik utama adalah warung ini murah bagi kalangan anak – anak kost dan daya tarik lainnya adalah warung ini nyaman dijadikan sarana nongkrong dan ngobrol.Warung ini lebih cocok sebagai warung untuk makanan selingan.Waktu yang nikmat untuk mengunjungi warung ini adalah selepas jam 10 malam.Pada jam -jam itu sehabis mata penat membaca buku-waktu itu saya masih anak kost yang duduk di bangku kuliah-perut memberi sinyal minta diisi.Dan biasanya teman-teman satu kost pun merasakan hal yang sama.Kami secara berombongan mengunjungi warung ini.Kami cukup lama di warung ini,saling berbincang dengan pengunjung lain hingga waktu menginjak dini hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama setelah saya tinggal di Tangerang,saya tidak bisa lagi mengunjungi warung angkringan.Kesempatan satu-satunya adalah ketika saya mudik di hari raya Lebaran.Mengunjungi warung ini merupakan agenda utama saya selain bersilautrahmi dengan para kerabat.Ada suasana yang selalu saya rindukan pada warung ini.Temaramnya lampu minyak tanah,suasana obrolan yang membaur dengan pengunjung lain dan berbagai penganan yang sudah lama tidak saya nikmati di kota ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka menemukan warung angkringan di kota Tangerang adalah merupakan hal yang mengejutkan bagi saya.Malam minggu kemarin,sepulang menghadiri pernikahan seorang sahabat di Bogor,kendaraan saya merambat pelan dalam kemacetan Tangerang pada malam minggu tanggal muda.Di Jalan M. Thoha Tangerang,ketika kesabaran saya sedang diuji oleh kemacetan yang ditimbulkan oleh angkot yang sedang ngetem,tiba-tiba mata tertumbuk pada sebuah warung tenda yang memasang tulisan dengan huruf besar-besar “Warung sego kucing”.Spontan saya berputar arah.Ketika kendaraan yang berlawanan arah menjadi kaget dengan gerakan saya dan pengendaranya berteriak,”Begooo!!!!!”,saya tidak berselera untuk membalasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergegas saya menuju warung yang memasang spanduk tersebut.Benar rupanya dugaan saya,warung ini persis seperti warung angkringan di Yogya sana.Segera saya memesan teh jahe.Kemudian saya comot kepala ayam yang dibakar dengan lelehan bumbu kecoklatan yang manis.Manisnya pas dan bumbunya sangat terasa.2 potong kepala ayam,2 potong tahu bacem yang semuanya berbumbu manis sukses membangkitkan nostalgia saya.Segelas teh jahe menambah hangat perut saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya saya tidak menemukan suasana yang pas untuk menikmati semua itu.Saya memandang sekeliling.Orang-orang nampak makan dengan cepat-cepat dan nampak tidak berselera untuk membuat sebuah obrolan.Mereka memang makan untuk memenuhi kewajiban seperti halnya minum obat,bukan dalam rangka “mat-matan” seperti halnya yang biasa saya lakukan di Yogya tempo dahulu.Ketika saya mencoba membangkitkan obrolan,pengunjung di sebelah saya menjawabnya dengan sepatah dua patah kata.Saya menjadi hilang selera melanjutkan obrolan.Apalagi keadaan di sekitar warung itu sangat tidak mendukung,jalanan bising dan riuh rendah dengan suara kendaraan bermotor.Maklum saja warung ini persis berada di bibir jalan.Setelah membayar sayapun beranjak pergi.”Lain kali mampir lagi,Mas”,kata pemilik warung.Saya pun mengangguk.Lain kali saya akan mampir lagi,di tengah malam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116858606851474519?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116858606851474519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116858606851474519' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116858606851474519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116858606851474519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/01/angkringan.html' title='Angkringan...........'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116848448319610675</id><published>2007-01-11T09:58:00.000+07:00</published><updated>2007-01-11T10:01:23.980+07:00</updated><title type='text'>Kekalahan itu menyakitkan........................</title><content type='html'>Kekalahan selalu menyakitkan dan membutuhkan jiwa besar untuk menerimanya.Tidak gampang untuk menerima kekalahan dengan lapang dada.Sportifitas juga menyangkut bagaimana seseorang mematuhi aturan permainan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di babak 8 delapan besar kejuaraan sepak bola Piala Dunia 2006,pertandingan antara Australia vs Italia berjalan seru.Meski Australia tidak diperkuat pemain-pemain bintang,nyatanya Australia mampu mengimbangi permainan Italia.Ketika pertandingan hampir memasuki injury time,ketika hampir semua orang memperkirakan pertandingan akan berakhir draw dan memasuki perpanjangan waktu,tiba-tiba Fabio Grosso-bek sayap Italia- menggiring bola memasuki area kotak penalti Australia.Dengan serta merta seorang pemain belakang Australia mencegatnya.Pada saat itulah terjadi peristiwa yang tidak akan dilupakan oleh seluruh penduduk Australia.Fabio Grosso melompat dengan mengaitkan kakinya ke kaki pemain belakang Australia.Wasit menganggap itu pelanggaran keras di kotak penalti dan menunjuk titik putih memberikan tendangan penalti untuk Italia.Tentu saja pemain Australia melakukan protes karena Fabio Grosso melakukan diving dengan pura-pura jatuh.Lewat tayangan ulang di televisi jelas terlihat bahwa Fabio Grosso memang melakukan aksi tipuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun peraturan harus ditegakkan.Wasit sebagai otoritas pemegang keadilan di pertandingan itu harus dipatuhi.Dan ketika Fransesco Totti sukses mengeksekusi tendangan penalti,sejarah mencatat keberuntungan memang tidak berpihak ke Australia.Protes keras dilancarkan,Seluruh penduduk Australia mengutuk insiden itu.Maka ketika protes diajukan dan FIFA merespon dengan meminta maaf atas insiden tersebut,seorang pejabat PSSI-nya Australia mengatakan bahwa permintaan maaf itu tidak akan mengubah apapun.Australia sudah tersingkir dan Italia menjadi juara Piala Dunia 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang pengadil wasit ataupun juri,tidak luput dari kesalahan.Jauhnya jarak pandang dan respon otak untuk memberikan keputusan dengan cepat dan seketika peristiwa itu terjadi,membuat keputusan terkadang membuahkan kontroversi.Namun yang harus diingat adalah apapun bentuknya tim-tim bermain dalam kerangka aturan permainan itu sendiri dan keputusan wasit harus dipatuhi meskipun pahit.Protes yang dilancarkan adalah untuk memperbaiki system agar di kemudian hari ditemukan cara yang lebih baik untuk memperkuat pengamatan wasit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan juri untuk sebuah kompetisi yang terukur mungkin lebih mudah.Kalau dalam sepakbola,tim yang lebih banyak membuat gol itulah yang menang.Lain lagi juri yang menilai sebuah kompetisi yang tak terukur.Festival film misalnya.Penilaian siapa sutradara terbaik,aktor terbaik dan lain-lain menjadi subyektif masing-masing juri.Dan seperti keputusan wasit dalam pertandingan Australia melawan Italia diatas,keputusan juri pada FFI 2006 pun mengejutkan banyak pihak.Ketika banyak kritikus film terpesona kepada film “Denias,Senandung diatas awan” dan “Berbagi Suami”,juri memutuskan film “Ekskul” sebagai pemenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu ada ketidakpuasan dalam  setiap keputusan.Namun ketidakpuasan dalam menyambut keputusan juri FFI 2006 ini sungguh luar biasa.Kompas tanggal 4 Januari 2006 memberitakan bahwa para pemenang Piala Citra FFI  2004 &amp; 2006 ramai-ramai mengembalikan Piala Citra yang telah diraihnya sebagai protes terhadap keputusan juri tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebebasan mengeluarkan pendapat memang telah memasyarakat di negara kita.Demo dan gerakan massal dengan segala perniknya dianggap efektif untuk mengeluarkan pendapat.Mengeluarkan pendapat secara massal dianggap memiliki daya tawar kuat dan merupakan representasi pendapat kebanyakan orang.Maka kalau para insan film memilih mengembalikan Piala Citra secara beramai-ramai,tentu saja dalam kerangka memberikan tekanan yang efektif terhadap para juri.Meskipun tekanan yang diberikan dengan cara yang aneh dan terkesan merendahkan FFI yang sebenarnya merupakan pestanya insan film sendiri.Aneh karena dilakukan belakangan setelah FFI 2006 sudah lama berakhir dan merendahkan FFI itu sendiri karena mengembalikan Piala Citra yang telah diraih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya protes diajukan bukan dalam kerangka menjatuhkan sesama insan film tapi untuk perbaikan penyelenggaraan,barangkali bukan begitu caranya.Saatnya kita memasuki periode dimana masing-masing orang merasa paling benar sendiri.Setelah mata kita menjadi lelah oleh pro kontra poligami yang masing-masing seolah memegang klaim kebenaran,maka insan film pun merasa lebih benar dan lebih bisa menilai seperti apa sebuah film yang lebih layak menjadi pemenang.Memang sulit untuk menerima sebuah kekalahan.Ketika para insan film itu menyebut gerakan mereka sebagai kesadaran politik,mungkin mereka meniru keadaan di sekitar,kesadaran berpolitik dalam ketidak sadaran.Akibatnya yang ada hanyalah kesemrawutan tanpa hasil dan tanpa tujuan bermanfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116848448319610675?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116848448319610675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116848448319610675' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116848448319610675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116848448319610675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2007/01/kekalahan-itu-menyakitkan.html' title='Kekalahan itu menyakitkan........................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116676260698197774</id><published>2006-12-22T11:42:00.000+07:00</published><updated>2006-12-22T11:43:27.643+07:00</updated><title type='text'>Pertikaian nan tak kunjung padam....................</title><content type='html'>Kata Bang Iwan Fals dunia politik penuh dengan intrik.Selain itu dunia politik bisa jadi juga lekat dengan pertikaian.Apalagi kalau sudah menyangkut urusan kekuasaan,gontok-gontokan bahkan pertumpahan darah bukan sebuah hal yang ditabukan.Benar kata Hajriyanto Y Thohari,mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, dalam salah satu kolomnya di harian Kompas beberapa waktu silam,”seribu satu definisi tentang partai politik toh pada ujungnya adalah sebuah kekuasaan yang dicari”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kemudian sejarah perpindahan kekuasaan di Indonesia sering tidak berjalan dengan mulus,mungkin juga berkaitan dengan ambisi berkuasa yang berlebihan tadi.Presiden Soekarno turun dari kursi kepresidenan setelah pidato pertanggungjawaban yang dikenal dengan “Nawaksara” ditolak oleh MPRS.Setali tiga uang dengan Presiden Soeharto yang lengser oleh tuntutan massa setelah negara kita berdarah-darah oleh kerusuhan dan tidak berdaya dihajar krisis ekonomi.Hal yang kurang lebih sama terjadi kepada Presiden BJ Habiebie dan Gus Dur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya hal tersebut sangat disadari oleh politisi lokal di Depok.Sejarah merupakan sarana pembelajaran.Dan kalaupun kemudian anggota DPRD Depok mengajukan interpelasi yang bertujuan melakukan pemecatan terhadap Walikota Depok,Nur Mahmudi Ismail,rupanya para politisi lokal di Depok berambisi memperpanjang daftar proses perpindahan kekuasaan secara paksa di negara kita yang sebenarnya tidak elok itu.Padahal kondisinya jelas jauh berbeda,kalau Presiden yang dijatuhkan seperti contoh diatas adalah dipilih berdasarkan hasil pemilihan umum tak langsung,sementara Nur Mahmudi Ismail terpilih melalui produk perundangan yang melakukan pemilihan umum secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi ini semua merupakan buah rivalitas antara Nur Mahmudi Ismail dan partainya di satu pihak dengan Badrul Kamal dan partai pendukungnya di pihak lain.Seperti diketahui proses pemilihan walikota Depok diwarnai kericuhan.Kemenangan Nur Mahmudi Ismail di pilkada Depok dibatalkan oleh Pengadilan Tinggi Jawa Barat.Baru setelah naik banding,Nur Mahmudi Ismail diputuskan oleh MA sebagai pemenang Pilkada Depok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarkoni yang pada dasarnya “isa ujar” tapi “ora isa nglakoni” alias “omdo” ini pun merasa penasaran.Seperti biasanya dia senang bertanya kepada saya,padahal sebenarnya saya pun tidak lebih mengerti dibandingkan dia.&lt;br /&gt;“Mas,kenapa orang tidak merasa lelah untuk bertikai?”,kata Jarkoni.&lt;br /&gt;Karena saya belum bisa membaca arah pembicaraannya,saya pun menjawab sekenanya,&lt;br /&gt;“Mungkin karena dia seorang jagoan yang paling jago,jadi bertikai dimanapun juga pasti dia merasa akan menang”,jawab saya.&lt;br /&gt;“Kalau begitu para anggota DPRD Depok itu jagoan semua,buktinya mereka tidak lelah bertikai,padahal sebenarnya saya menunggu kabar gembira dari para anggota dewan.Kabar yang benar-benar menggembirakan buat rakyat banyak,bukan sekedar kabar mengenai para anggota dewan yang sering mangkir menghadiri sidang,atau anggota dewan yang tertangkap sedang nyabu di kamar hotel,atau anggota dewan yang tertangkap basah berselingkuh,atau anggota dewan yang melakukan korupsi atau anggota dewan yang bersitegang di koran dan tv memperdebatkan sebuah undang-undang yang dasar perdebatan tadi lebih kepada sejauh mana partainya mendapatkan keuntungan.Kok lama-lama bikin bosan ya,Mas?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarkoni masih saja berbicara panjang lebar.Terlalu banyak menonton tv membuat Jarkoni melahap berita-berita yang sebenarnya sangat membosankan.Saya teringat,ketika Sys NS mendirikan partai baru,Partai Negara Kesatuan Republik Indonesia,kalau tidak salah.Partai ini diperuntukkan buat kaum muda,maka ketika dideklarasikan,partai ini meimlih tempat sebuah Pusat Perbelanjaan di kawasan Jakarta Selatan.Ketika itu Sys NS berucap-seperti yang pernah saya baca di Kompas-bahwa partai ini ingin merangkul anak muda,agar anak muda tidak takut dengan partai politik.Namun,seperti juga yang Jarkoni rasakan,sebenarnya anak muda atau siapapun dia tidak takut dengan partai politik.Yang justru ditakutkan adalah kelakuan politikusnya yang suka aneh-aneh dan berperilaku di luar kendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mas,anggota DPR itu kalau bertikai kok kompak ya?.Lihat saja,kalau pas pembahasan perundangan pasti banyak yang mangkir dari sidang,giliran urusan pertikaian kekuasaan mereka begitu kompak dan semangat”,Jarkoni masih saja meneruskan omongannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak segera mengiyakannya.Sejak kran reformasi dibuka dan kebebasan berpendapat dijunjung penuh maka perbedaan pendapat adalah sebuah kelaziman.Namun ketika pertikaian itu dengan melibatkan massa sehingga ketika sidang dibarengi berjubelnya massa yang pro dan kontra,seperti yang kita lihat di DPRD Depok,maka ada pertanyaan yang tersisa,sebenarnya mereka bertikai untuk siapa?Mungkin tidak ada perbedaan besar antara anggota DPRD Depok dengan petinju professional.Mereka sama-sama senang melakukan akrobatik perkelahian dan sama-sama menerima bayaran.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116676260698197774?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116676260698197774/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116676260698197774' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116676260698197774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116676260698197774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/12/pertikaian-nan-tak-kunjung-padam.html' title='Pertikaian nan tak kunjung padam....................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116660109962758663</id><published>2006-12-20T14:48:00.000+07:00</published><updated>2006-12-20T14:51:44.083+07:00</updated><title type='text'>Entah kedok apa yang saya kenakan.................</title><content type='html'>Kecurangan dan tipu daya telah ada semenjak jaman dahulu.Kitab suci dari masa lampau banyak mengisahkan bagaimana Yahuza,salah seorang sahabat Nabi Isa as,berusaha memperdayai dan mengkhianati Nabi Isa as dengan memberitahukan keberadaannya kepada tentara Romawi.Bahkan jauh sebelumnya di masa orang pertama di bumi,Nabi Adam as,Qobil berusaha memperdayai Habil saudaranya sendiri agar persembahannyalah yang paling diterima Tuhan.Jadi kalau pun segenap tipu daya dan kecurangan ada sampai sekarang,itu merupakan benih masa lampau yang sekarang telah berkembang sedemikian rupa tehnik dan variasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah sejak kapan persisnya saya menjadi begitu waspada.Setidaknya sebagai sebuah perisai agar saya tidak menjadi korban tipu daya dan kecurangan.Mungkin setelah berada di kota metropolitan inilah saya menjadi lebih berhati-hati.Kondisi lingkunganlah yang telah membentuknya.Ketika orang yang telah berkelakuan ramah terhadap saya,ternyata mempunyai maksud lain di balik keramahannya.Ketika teman seperjalanan dalam bus ternyata mencopet dompet kita.Ketika orang begitu gampangnya menyingkirkan etika dengan melakukan penipuan bahkan terhadap temannya sendiri.Ketika sebuah aktivitas diukur dari hasil akhir berupa uang tanpa memperdulikan aturan dan norma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu saat ketika kewaspadaan dan sikap hati-hati saya setara dengan kondisi “siaga I”,saya menjadi gagal melihat ketulusan orang lain,ketika sebenarnya ketulusan itu benar-benar hadir di depan saya.Bermula dari rencana penjualan sebuah warnet di kawasan Yogya,adik saya menjadi salah satu pembeli yang paling serius dan paling berminat.Ketika transaksi pembelian itu berlangsung,saya kebetulan sedang berkunjung ke kota itu.Mengetahui hal tersebut, benak saya langsung dipenuhi dengan pikiran-pikiran untuk terhindar dari kecurangan sebuah transaksi penjualan.Sangat wajar sebenarnya,apalagi hal tersebut menyangkut uang yang tidak sedikit,setidaknya menurut saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika transaksi tadi benar-benar terjadi dan sejumlah uang telah dikirimkan melalui mekanisme transfer,maka saya memaksa adik saya menemui si penjual untuk segera membuat semacam berita acara serah terima barang.&lt;br /&gt;“Orangnya tinggal di luar kota,tidak mungkin membuat serah terima barang malam ini”,kata adik saya.&lt;br /&gt;“Ini menyangkut uang yang tidak sedikit soalnya,jangan sampai uang sudah di transfer,mendadak orangnya kabur”,kata saya mencoba menyakinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sekedar untuk menenangkan saya,adik saya pun membawa saya menemui temannya yang memang dipercaya menangani transaksi tersebut.Dan memang benar mereka berteman akrab sejak lama,bukan kenal karena transaksi jual beli ini.Meski demikian saya masih saja belum percaya,toh sudah banyak kejadian seorang teman tega menipu temannya.Rupanya teman adik saya tersebut membaca kekhawatiran saya,&lt;br /&gt;“Mas,setidaknya saya menunggu konfirmasi dulu dari pemiliknya,kalau transfer sudah diterima di rekeningnya,maka pagi-pagi kunci langsung saya serahkan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika pagi-pagi kunci itu benar-benar diantar ke rumah,saya merasa gagal membedakan ketulusan dan kepura-puraan.Entah apakah kepekaan saya terhadap ketulusan sudah berkurang ataukah karena sedemikian terbiasanya melihat sebuah kepura-puraan.Ketika sebuah penampilan hanyalah kamuflase lain dari sebuah maksud dan tujuan,maka saya menjadi terbiasa melihat seolah-olah setiap orang hadir dengan kedoknya masing-masing.Adik saya masih saja berbincang dengan temannya tadi.Masih ada ketulusan sebuah persahabatan yang hadir diantara mereka.Apa adanya dan tanpa kedok-kedok yang menutupinya.Saya meraba muka saya,jangan-jangan justru saya yang hadir berkedok diantara mereka.Jangan-jangan saya yang telah melupakan luhurnya sebuah ketulusan terkubur sikap skeptis dan sinisme sebuah perilaku.Jangan-jangan saya pun telah pintar berpura-pura….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116660109962758663?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116660109962758663/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116660109962758663' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116660109962758663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116660109962758663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/12/entah-kedok-apa-yang-saya-kenakan.html' title='Entah kedok apa yang saya kenakan.................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116606634461940565</id><published>2006-12-14T10:17:00.000+07:00</published><updated>2006-12-14T10:19:06.090+07:00</updated><title type='text'>Peraturan.....................</title><content type='html'>Sebuah peraturan baru terkadang mengagetkan.Mengagetkan karena belum terbiasa melaksanakan dan bisa juga mengagetkan karena tidak mengerti apa tujuan dari peraturan itu dibuat.Seperti belum lama berselang,ketika aturan sepeda motor mesti menyalakan lampu disiang hari baru saja diberlakukan,banyak hal yang membuat orang bertanya-tanya.Bahkan karena ketidaktahuannya bisa-bisa pikirannya dipenuhi rasa curiga.Seperti juga pertanyaan yang diajukan seorang teman,&lt;br /&gt;“Mas,peraturan baru kok aneh ya?Masa mengendarai motor siang hari kok mesti menyalakan lampu.Ini pasti ada kaitannya dengan pemasaran accu motor.Pasti ada pejabat pemerintah yang menjadi komisaris di perusahaan accu dan ingin meningkatkan penjualan accu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tertawa mendengar alur pikirannya,sebuah alur pikiran yang penuh kecurigaan.Mungkin tingkat kepercayaan kepada pemegang kebijaksanaan memang berada pada titik nadir,sehingga setiap keputusan selalu dipahami sebagai “bancakan proyek”.Yang saya tahu dari koran,peraturan itu diberlakukan agar pengendara mobil lebih bisa memperhatikan pengendara motor yang ada di sampingnya karena efek pantulan lampu yang terpantul di kaca spion mobil.Entah,apakah menyalakan lampu siang hari memang mendatangkan sebuah manfaat,yang jelas bolam sepeda motor saya sering putus karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat sebuah perbincangan di stasiun radio,saya tergelitik untuk menggodanya,”Sebenarnya menyalakan lampu di siang hari itu merupakan sebuah polling untuk masyarakat.Siapa yang setuju dengan poligami,maka mereka wajib menyalakan lampu motornya,sementara yang tidak setuju boleh untuk tidak menyalakan lampu motornya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika teman saya tadi menanggapi perkataan saya tadi dengan serius,saya menjadi tidak berselera untuk melanjutkan pembicaraan,lha wong saya sekedar guyon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman saya yang satu ini memang sangat getol untuk membicarakan peraturan.Baginya peraturan selain mesti mendatangkan manfaat juga mesti dijalankan dengan penuh keadilan.Maka ketika membaca penggerebekan sejumlah hotel Melati yang merebak belakangan ini,teman saya ini melontarkan pendapatnya,&lt;br /&gt;“Coba mas pikir,masa ada orang ML di kamar hotel kok di tangkap.Kan sudah benar mereka melakukan aktifitas ML di kamar hotel.Kalau melakukan aktifitas sexual di kamar hotel tidak boleh,memangnya orang mesti melakukan aktifitas sexual di kebun atau semak-semak”.&lt;br /&gt;“Lho,mereka kan pasangan bukan suami isteri.Lagi pula bisa jadi perempuan tersebut adalah seorang PSK”,jawab saya.&lt;br /&gt;“Melakukan aktifitas sexual di kamar itu bukan sebuah kesalahan,justru itu yang benar.Yang salah adalah,mengapa pihak pengelola hotel mengijinkan mereka untuk menginap.Kalau memang pasangan bukan suami isteri dianggap bersalah karena melakukan aktifitas sexual di hotel,mestinya hotel juga harus dikenakan sanksi”,teman saya semakin ngotot memberikan argumentasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya manggut-manggut mencoba memahami jalan pikirannya.Pada kenyataannya meski beberapa kali ada pasangan bukan suami istri tertangkap di sebuah hotel,pihak pengelola hotel sepertinya tidak menanggung sanksi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya peraturan dibuat dengan tujuan ketertiban yang berkeadilan.Efek jera didapatkan dengan sanksi yang setimpal.Masalahnya bagaimana peraturan itu mengatur banyak pihak yang terkait.bukan hanya salah satu pihak belaka.Belum lagi dalam pelaksanaan di lapangan yang memungkinkan terjadinya penyeleweangan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis.Akhirnya ketertiban tidak didapat malah justru menimbulkan masalah baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama berselang,setelah lebaran berakhir pemerintah DKI Jakarta dan daerah penyangganya merasa khawatir akan kebanjiran para pendatang dari luar daerah.Dalih dari kehawatiran itu adalah kedatangan para pendatang dalam jumlah besar hanya akan mendatangkan masalah sosial baru meningkatnya pengangguran,kriminalitas,kemiskinan dan banyak yang pada intinya mendatangkan masalah bagi daerah tujuan.Untuk mengantisipasi itu maka diadakanlah razia KTP dan bagi mereka yang tidak mempunyai  KTP DKI maka mereka akan dipulangkan kembali ke daerah asalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui hal tersebut,teman saya tadi pun mengeluarkan protesnya,meskipun mungkin hanya dilontarkan kepada saya yang jelas-jelas tidak punya kewenangan apapun.&lt;br /&gt;“Mas,coba lihat”,katanya sembari menyodorkan sebuah koran nasional,”masa sekedar datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan saja mesti kucing-kucingan dengan petugas tramtib?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terdiam,terbayang keadaan di daerah yang sedang dilanda kemarau panjang.Tak banyak yang bisa dikerjakan di  tengah kemarau panjang itu.Sepanjang perjalanan terlihat sawah-sawah dibiarkan tanpa tanaman secuilpun,bahkan karena tak kunjung terkena siraman air,sawah-sawah itu menjadi retak meninggalkan garis berkelok-kelok.Mungkin karena hal seperti itulah mereka pergi ke Jakarta meskipun tak jelas benar akan bekerja apakah setelah sampai di Jakarta.&lt;br /&gt;“Jakarta kan bagian Indonesia juga,masa tidak diperbolehkan mencari pekerjaan di Jakarta?”,lanjut teman saya yang mengagetkan saya dari sebuah lamunan.&lt;br /&gt;“Yah,Jakarta juga bagian dari Indonesia bukan bagian dari Malaysia”,jawab saya pendek.Meskipun kalau soal perlakuan terhadap warga pendatang kurang lebih sama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116606634461940565?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116606634461940565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116606634461940565' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116606634461940565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116606634461940565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/12/peraturan.html' title='Peraturan.....................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116590652620968661</id><published>2006-12-12T13:42:00.000+07:00</published><updated>2006-12-12T13:55:27.183+07:00</updated><title type='text'>Sekali lagi tentang poligami............................</title><content type='html'>Belakangan poligami ramai dibicarakan orang,dari yang pro sampai yang kontra.Meskipun sama-sama mengandung kata “poli”,poligami ini berbeda makna dengan polifonik apalagi dengan poliklinik.Kalau polifonik masa keemasannya sudah lewat seiring dengan hadirnya nada dering true tone dan lagu dalam format MP3,maka poligami di era 3G ini justru makin menarik dibicarakan meskipun sekaligus juga mengundang perdebatan.Sangat menarik karena poligami membuka peluang lelaki untuk mengkoleksi wanita menjadi istrinya,mengundang perdebatan karena banyak yang mengkhawatirkan efek negatifnya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berabad silam,Rasulullah SAW juga melakukan poligami.Ada alasan khusus mengapa Rasullulah melakukan poligami. Dalam kitab Ibn al-Atsir, poligami yang dilakukan Nabi adalah upaya transformasi sosial (lihat pada Jâmi’ al-Ushûl, juz XII, 108-179). Mekanisme poligami yang diterapkan Nabi merupakan strategi untuk meningkatkan kedudukan perempuan dalam tradisi feodal Arab pada abad ke-7 Masehi. Saat itu, nilai sosial seorang perempuan dan janda sedemikian rendah sehingga seorang laki-laki dapat beristri sebanyak mereka suka.Pada waktu itu lelaki bisa menikahi perempuan sesukanya,dengan poligami yang dilakukannya Rasulululah mengkritik perilaku poligami tanpa batas,perilaku sewenang-wenang laki-laki terhadap perempuan dan menegaskan keharusan berlaku adil dalam poligami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poligami yang dilakukan Rasullulah SAW adalah dalam kerangka perlindungan terhadap janda korban perang yang memiliki anak-anak yatim. Dengan menelusuri kitab Jami’ al-Ushul (kompilasi dari enam kitab hadis ternama) karya Imam Ibn al-Atsir (544-606H), kita dapat menemukan bukti bahwa poligami Nabi adalah media untuk menyelesaikan persoalan sosial saat itu, ketika lembaga sosial yang ada belum cukup kukuh untuk solusi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah semangat poligami dalam konteks kekinian masih senafas dengan poligami  yang dilakukan Rasullulah SAW?Entahlah, yang jelas memang banyak public figure yang melaksanakan poligami. DR. Hamzah Haz ( Mantan wakil Presiden ),AM Fatwa ( Wakil Ketua MPR ),KH. Noer Isqandar SQ ( Ponpes Ashidiqiyah ),pelawak Kiwil,Mamik Prakoso,Komar dan tentu saja Puspo Wardoyo,pemilik Rumah Makan Ayam Bakar “Wong Solo” yang sangat getol mengkampanyekan hidup berpoligami,adalah sebagian kecil pelaku poligami.Bahkan belum lama berselang sebuah koran memberitakan Meggi Z berpoligami dengan menikahi gadis berusia 20 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada benang merah yang terputus antara kejadian di masa lampau dengan apa yang terjadi di masa kini.Kalau Rasullulah SAW melakukan poligami dalam rangka sebuah misi sosial dengan tujuan menyantuni janda dengan anak-anak yatim yang dibawanya agar lebih terangkat harkat dan martabatnya.Maka poligami di era sekarang menjadi lebih bernuansa lain,maklum saja kondisi masyarakat jaman Rasulullah dan sekarang sangatlah berbeda.Namun berhubung masyarakat kita “terlampau religius”,meski kondisi dan keadaanya lain,toh bagi sebagian orang poligami tetap harus dijalankan meskipun tidak lagi senafas dengan apa yang dilakukan Rasullulah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Rasulullah sendiri menolak poligami ketika poligami tidak berada pada proporsi yang sebenarnya.Sebuah hadits diriwayatkan para ulama hadis terkemuka: Bukhari, Muslim, Turmudzi, dan Ibn Majah mengesahkan,Nabi SAW marah besar ketika mendengar putri beliau, Fathimah binti Muhammad SAW, akan dipoligami Ali bin Abi Thalib RA. Ketika mendengar rencana itu, Nabi pun langsung masuk ke masjid dan naik mimbar, lalu berseru: "Beberapa keluarga Bani Hasyim bin al-Mughirah meminta izin kepadaku untuk mengawinkan putri mereka dengan Ali bin Abi Thalib. Ketahuilah, aku tidak akan mengizinkan, sekali lagi tidak akan mengizinkan. Sungguh tidak aku izinkan, kecuali Ali bin Abi Thalib menceraikan putriku, kupersilakan mengawini putri mereka. Ketahuilah, putriku itu bagian dariku; apa yang mengganggu perasaannya adalah menggangguku juga, apa yang menyakiti hatinya adalah menyakiti hatiku juga." (Jâmi’ al-Ushûl, juz XII, 162, nomor hadis: 9026).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan seorang Rasulullah yang dilebihkan oleh Alloh SWT dengan kemampuan menahan hawa nafsu yang melebihi manusia pada umumnya pun masih bisa terganggu perasaannya apabila ada sesuatu hal yang mengganggu perasaan putrinya.Menjadi mengherankan apabila ada seseorang berjuang untuk ikhlas agar suaminya bisa berpoligami karena keyakinan sebuah ajaran agama,sedangkan Nabi SAW sendiri melarang putrinya di poligami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita menelusuri perdebatan tentang poligami di televisi,ada beberapa kesan yang timbul,setidaknya kesan di benak saya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Poligami dianggap sebagai sesuatu yang ideal karena dikaitkan dengan sunah nabi.Karena dianggap ibadah yang hebat dan ideal maka terkesan berpoligami harus dilakukan meskipun terasa berat.Kesan itu timbul setidaknya dari pernyataan seorang istri yang beberapa waktu lalu hendak dipoligami oleh suaminya yang menyatakan bahwa meskipun berat mesti dijalani dengan ikhlas karena keyakinan sebuah ajaran,seolah tidak ada ruang baginya untuk menolak.Atau seolah isteri menolak dipoligami adalah sebuah dosa.Ketika diakhir wawancara di tv tersebut sang isteri minta doa dari pemirsa,kita tahu ada sedikit ganjalan di hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ketika poligami masuk sebagai sebuah wacana ibadah,maka menjadi peluang bagi sang suami untuk memaksakan kehendaknya agar sang isteri bersedia di poligami.Maka hal ini berpotensi terjadi penyelewengan dan penindasan laki-laki terhadap perempuan mengatasnamakan ajaran agama.Parahnya lagi faham tadi diperkuat dengan pernyataan bahwa seolah-olah wanita mencapai taraf wanita salehah kalau bersedia dipoligami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Poligami merupakan perlambang dominannya laki-laki terhadap ketidakberdayaan perempuan.Ketidak berdayaan ini bisa berupa ketergantungan secara ekonomi terhadap laki-laki.Ketidakberdayaan ini pula yang menjadi penyebab perempuan terjebak dalam sebuah kondisi yang sebenarnya tidak mampu dihindarinya meski dalam hati sebenarnya ingin menolak.Dalam bahasa artis Hj. Sitoresmi Prabuningrat (pelaku poligami ) dikatakan resep keikhlasan itu berawal dari sebuah keterpaksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Poligami dikatakan sebagai terapi agar terhindar dari zina,padahal seorang berzina atau tidak tergantung dari seberapa jauh seseorang tersebut memegang ajaran dan moral agama.Tidak ada jaminan bahwa seseorang yang beristri 4 lantas tidak berbuat zina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka poligami bukanlah sebuah hal yang hebat.Poligami juga bukan sesuatu yang ideal.Poligami adalah sesuatu yang sangat biasa.Hebatnya poligami barangkali terletak kepada bagaimana seorang pria bisa menikahi dan mencari banyak wanita,sedangkan ada seorang pria mencari satupun tidak bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poligami baru ideal dan mungkin mendapatkan manfaat lebih banyak dan mendatangkan pahala dari Tuhan bila itu dalam kerangka menyantuni janda miskin dengan anak yatimnya,menolong wanita yang telah melewati umur ideal pernikahan tapi tak kunjung mendapatkan jodoh.Di luar itu semua,poligami tak lebih dari upaya untuk mengkoleksi wanita.Rasanya menjadi aneh kalau ada yang mengkampanyekan poligami.Kalau semua orang melakukan poligami secara membabi buta,tidak akan terbayang kerepotannya.Poligami kok dikampanyekan……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Disarikan dari "Benarkah Poligami Sunah?" oleh Faqihuddin Abdul Kodir Dosen STAIN Cirebon dan peneliti Fahmina Institute Cirebon, Alumnus Fakultas Syariah Universitas Damaskus, dengan tambahan pengembangan.*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116590652620968661?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116590652620968661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116590652620968661' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116590652620968661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116590652620968661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/12/sekali-lagi-tentang-poligami.html' title='Sekali lagi tentang poligami............................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116556371605345089</id><published>2006-12-08T14:37:00.000+07:00</published><updated>2006-12-08T14:41:56.503+07:00</updated><title type='text'>Menampar wajah bersama Tukul................</title><content type='html'>Tidak banyak acara TV yang menarik perhatian saya.Hanya siaran langsung Liga Inggris di TV7 saja yang bisa membuat saya bertahan berjam-jam di depan TV dan merasa sayang untuk melewatkannya.Apalagi jika team kesayangan saya,Manchester United bertanding,mungkin saya lebih baik melewatkan acara lain dari pada mesti meninggalkan pesona Ryan Giggs dan Cristiano Ronaldo meliuk-liuk membawa bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang lainnya secara sporadis saya ikuti seperti talkshownya Andy F. Noya di Metro TV.Liputan 6 di SCTV,meski berita yang diwartakan lebih banyak berita buruk dari pada berita baiknya,toh memang begitu keadaan kita sekarang.Tak ketinggalan juga acara film-film di Trans TV dan TV7,meski filmnya adalah film ulangan yang sudah berkali-kali diputar di layar TV,toh lumayan juga untuk sekedar tontonan pengantar tidur.Dari sekian stasiun TV lama,hanya Indosiar saja yang tidak pernah saya tonton secara penuh.Sejak Republik BBM lengser,rasanya tidak ada acara di Indosiar yang masuk kategori menarik,setidaknya menurut saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan acara TV kegemaran saya bertambah lagi.Di TV 7 ada sebuah acara talk show yang dipandu Tukul Arwana.Mulanya acara ini tidak begitu menarik perhatian saya.Dalam pikiran saya acara ini mungkin tak beda jauh dengan acara yang menampilkan gossip-gosip selebriti kita.Baru setelah acara ini ditayangkan 4 kali dalam seminggu,sebuah pertanda bahwa rating acara ini cukup baik dan mendatangkan slot iklan yang banyak,saya merasa penasaran ingin menyaksikan acara tersebut.Ternyata acara ini semarak,penuh canda dan ger-geran dari awal sampai akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan dibandingkan dengan dengan acara Kick Andy yang dipandu Andy F. Noya.Kalau dalam acara Kick Andy topik yang dibahas adalah topik yang serius,maka dalam acara Empat Mata topik yang diajukan adalah topik yang ringan.Meski setiap menjelang jeda iklan Tukul selalu mengatakan,”Kita kupas lebih dalam lagi setelah yang satu ini……”,pada dasarnya Tukul tidak pernah benar-benar mengupas topik secara mendetail dan lebih dalam.Yang ada justru candaan antara Tukul dengan bintang tamu dan juga penonton di studio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber kelucuan adalah keluguan Tukul yang gagap teknologi,”wong ndeso” yang sok suka ngomong Inggris meski dengan lafal yang salah dan juga noraknya Tukul terhadap bintang tamu perempuan yang cantik. Ketika Tukul keluar tingkah polahnya yang “ndheso”,maka penonton di studio akan serentak berteriak,”Huuuuuu…..wong ndheso”.Dan biasanya Tukul akan membalas meledek penonton dengan uacapan serupa. Disamping itu celetukan-celetukan spontan Tukul juga terasa menyegarkan.Meskipun saya agak menyesalkan atas eksploitasi bibir panjang Tukul yang terasa sangat berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam melontarkan pertanyaan Tukul dipandu oleh seseorang yang bernama Tya melalui sebuah laptop,maka celetukan,”Kita kembali ke laptop”,sangat populer di acara itu.Ketika seorang bintang tamu menggoda Tukul dengan menutup laptop yang biasanya laptop masuk modus stand by,Tukul menjadi kebingungan ketika laptop dibuka tak kunjung menyala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukul juga sangat senang menggunakan kata-kata dalam bahasa Inggris,ucapan “Silent,please”,menjadi ucapan rutin ketika penonton tak kunjung berhenti tertawa.Dan dengan PD nya Tukul mengucapkan kalimat ,”Empat Mata fish to fish”,sampai Indi Barends,yang menjadi bintang tamu kala itu ,tertawa terkekeh-kekeh.Mungkin yang dimaksudkan adalah “Empat Mata face to face”,dan waktu itu Indi Barends juga memberikan koreksi demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita akan menganggap keluguan Tukul sebagai “wong ndheso” sengaja dieksploitasi oleh produser.Meskipun dalam keseharian mungkin Tukul tidaklah seperti itu.Padahal kalau kita mau sedikit merenung,apa yang ditampilkan Tukul adalah potret telanjang kita semua.Kalau Tukul yang gaptek menjadi sedikit bergaya dengan laptop yang baru dikenalnya,maka banyak juga dari kita yang menjadi norak karena mempunyai HP berkamera sampai making love bersama pacar pun mesti direkam.Kalau Tukul sok keinggris-inggrisan,maka banyak juga dari senang dengan gaya keinggris inggrisan meski terkadang tidak pada tempatnya.Kalau Tukul keluar noraknya dengan punya keinginan menyentuh dan melakukan cium pipi dengan bintang perempuan cantik,maka banyak juga dari kita yang tak bisa menahan diri ingin memiliki perempuan cantik lagi meski di rumah sudah beristri dan mempunyai anak banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukul memang “wong ndheso” yang lugu namun Tukul setidaknya jujur mengekspresikannya.Sekali waktu Tukul mengucapkan sebuah kata dalam bahasa Jawa yang sebenarnya kasar,”nggragas (Ind : serakah )”,sebenarnya itulah yang banyak terjadi saat ini.”Nggragas” dalam mencari rejeki,”nggragas” dalam mengejar jabatan dan karier,”nggragas” nafsu syahwatnya sehingga melupakan etika.Keadaan memang terkadang mengaburkan logika dan pertimbangan.Namun sekali waktu perlu rasanya kita bercermin melihat secara seksama diri kita sendiri,mungkin bayangan Tukul ada di cermin kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116556371605345089?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116556371605345089/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116556371605345089' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116556371605345089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116556371605345089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/12/menampar-wajah-bersama-tukul.html' title='Menampar wajah bersama Tukul................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116547616360245691</id><published>2006-12-07T14:20:00.000+07:00</published><updated>2006-12-07T14:22:44.376+07:00</updated><title type='text'>Arus bawah &amp; akar rumput.............</title><content type='html'>Arus bawah dan akar rumput,dua kata ini begitu populer ketika masa reformasi.Keduanya merujuk hal yang sama yaitu masyarakat kalangan bawah yang merupakan bagian terbesar di negara kita.Maka kalau di pemilu-pemilu yang lalu para politisi mengatakan akan memperjuangkan suara arus bawah dan akar rumput,maka yang dimaksud adalah memperjuangkan aspirasi masyarakat kalangan bawah.Maka di kemudian hari dalam penentuan calon anggota DPR,kita juga mengenal istilah kader partai akar rumput atau kader partai jenggot.Kader partai akar rumpur berarti kader partai yang berasal dari usulan arus bawah atau masyarakat bawah.Sedangkan kader partai jenggot adalah kader partai berdasarkan usulan para pemimpin partai politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah masuk dalam kategori apakah Yahya Zaini?Apakah kader partai akar rumput ataukah kader partai jenggot?Yang jelas sosok ini tidak begitu terkenal di kalangan bawah.Di Partai Golkar masyarakat lebih familiar dengan nama Priyo Budi Santrosa,Yasril Ananta Baharudin dan tentu saja Agung Laksono.Namun melihat jabatannya sebagai sekretaris Fraksi Partai Golkar,tentu kita tahu bahwa pastinya Yahya Zaini ini bukanlah orang sembarangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai mantan Ketua HMI di era 90-an,bisa dimaklumi kalau Yahya Zaini mempunyai banyak koneksi.Seperti kita ketahui setelah ICMI berdiri,sebuah pertanda bahwa Presiden Soeharto ingin merangkul kubu Islam,maka susunan keanggotaan DPR dipenuhi oleh aktivis-aktivis Islam.Maka pada saat itu dikenallah sebuah istilah “DPR Ijo Royo-royo”,merujuk kepada banyaknya aktivis Islam yang duduk di badan legislatif.Dan Yahya Zaini pun masuk dunia politik melalui pintu tersebut,meski tidak melalui jaklur ICMI.Sejak Akbar Tanjung,yang juga mantan Ketua HMI,masuk Golkar.Maka di kemudian hari banyak aktivis HMI yang mengikuti jejak Akbar Tanjung masuk Golkar termasuk Yahya Zaini,selebritis dadakan kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyatanya Yahya Zaini gagal memaknai aspirasi arus bawah dan suara akar rumput yang dijanjikan partainya akan diperjuangkan dalam kampanye janji-janji pemilu.Mungkin karena Yahya Zaini tidak mengenal masyarakat bawah yang diwakilinya di parlemen.Atau mungkin juga karena Yahya Zaini kurang menjalin kedekatan dengan masyarakat bawah yang banyak berharap dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas,ketika aspirasi masyarakat bawah yang telah memilihnya belum di berhasil diperjuangkannya,Yahya Zaini lebih asyik dengan aspirasi “arus bawahnya” sendiri.Dan ketika suara akar rumput belum sepenuhnya terserap wakil-wakil kita di DPR,Yahya Zaini lebih telaten memperhatikan “akar rumput” Maria Eva.Rupanya “arus bawah” Yahya Zaini  lebih gampang meledak dan tidak bisa ditahan lagi.Apalagi “arus bawah” Yahya Zaini berhubungan dengan “akar rumput” Maria Eva,yang meski tidak berwarna hijau menyegarkan,tetapi telah berhasil membuat Yahya Zaini berdegup jantungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan tentu butuh dokumentasi.Demikian juga perjuangan “arus bawah” Yahya Zaini ini.Dokumentasi mutlak diperlukan,apalagi “arus bawah” yang diperjuangkan Yahya Zaini ini memang lain dari pada yang lain.Maka Dokumentasi pun perlu disebarkan,maklum saja sebagai sebuah pertanggungjawaban terhadap konstutuennya.Dan kalaupun ternyata banyak orang yang marah terhadap perjuangan aspirasi “arus bawah” Yahya Zaini ini,mungkin hanya tinggal sesal yang ada di hatinya.Di pagi hari,ketika saat buang air kecil,mungkin Yahya Zaini akan memandang dengan kesal aspirasi “arus bawah” yang telah membuatnya jadi selebritis dadakan itu.Aspirasi “arus bawah” yang paling banter cuma dinikmati 15 menit telah menghancurkan karier politiknya yang sebenarnya sangat cerah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116547616360245691?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116547616360245691/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116547616360245691' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116547616360245691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116547616360245691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/12/arus-bawah-akar-rumput.html' title='Arus bawah &amp; akar rumput.............'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116537540152472537</id><published>2006-12-06T10:21:00.000+07:00</published><updated>2006-12-06T10:23:21.946+07:00</updated><title type='text'>Lupa.....................</title><content type='html'>Sifat lupa biasanya dihubungkan dengan usia.Menurunnya daya ingat membuat orang mudah menjadi lupa.Lupa bisa terjadi mulai dari hal-hal sederhana sampai hal – hal yang terkadang bisa merepotkan diri sendiri.Lupa juga bisa berarti sebuah ketidak cermatan,kurangnya perhatian terhadap sesuatu hal sehingga sesuatu hal itu mudah terabaikan dan menjadi sesuatu yang dilupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupa berhubungan erat juga dengan sebuah kata lain yaitu janji.Maka menjadi sebuah kebiasaan kalau janji menjadi kawan seiring seperjalanan dengan lupa.Dalam artian orang yang suka berjanji menjadi suka lupa untuk menepati janjinya.Dengan demikian lupa bukan hanya perkara menurunnya daya ingat,lupa juga berkaitan dengan mudahnya mulut mengeluarkan sebuah perkataan tapi susahnya sebuah tindakan untuk  mengikuti perkataan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lupa dalam bentuk lain,yaitu lupa diri.Seandainya diberi sebuah penilaian dengan skala,maka lupa diri ini termasuk sifat lupa yang paling parah.Lupa diri di artikan sebagai keadaan dimana seseorang tidak bisa menempatkan diri pada kedudukan dan proporsi sebenarnya.Akibatnya tindakan seseorang yang lupa diri di luar kontrol.Karena lupa diri orang bisa juga menjadi lupa daratan,sehingga membuat sebuah tindakan membabi buta dan mengesampingkan logika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupa diri bisa terjadi kepada siapa saja.Bisa terjadi pada saya,bisa juga terjadi pada anda.Semuanya berkaitan dengan sifat manusia yang gampang tergoda sehingga menjadi lupa yang bisa menjadikan lupa diri bahkan menjadi lupa daratan.Maka jangan heran kalau seorang tokoh sekaliber Aa Gym pun bisa lupa diri.Lupa kedudukannya sebagai tokoh nasional yang dipuji karena kesejukaanya dan menjadi panutan banyak orang.Lupa kepada istrinya yang telah mendampinginya selama 20 tahun dari mulai saat hidup susah sampai saat materi bukan menjadi masalah seperti sekarang ini.Lupa bahwa poligami meski diperbolehkan dalam ajaran agama berat syaratnya.Lupa bahwa syarat berat tadi berlaku umum,dalam artian setiap manusia akan berat menjalaninya,bukan malah menepiskan sehingga dalam sebuah wawancara Aa Gym berujar dengan memberi kesan bahwa syarat itu berat bagi orang lain tetapi tidak bagi Aa Gym sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mulutmu harimaumu”,demikian sebuah pepatah mengatakan.Yang berarti bahwa apa yang kita ucapkan mesti dilakukan dengan berhati-hati agar ucapan kita jangan sampai mencelakakan diri kita sendiri.Mencermati apa yang selalu diceramahkan Aa Gym selama ini,maka perkawinan kedua yang dilakukan beliau sungguh sangat tidak terbayangkan.Padahal ceramah Aa Gym adalah sebuah oase kesejukan di padang pasir kehidupan yang panas dan gersang.Aa Gym selalu menekankan agar ikhlas menerima kehidupan,gampang bersyukur,bisa mengendalikan diri dan tidak emosional yang ujungnya akan meyakiti pihak lain.Pokoknya pada intinya manusia berada pada titik nol,tidak agresif yang menandakan seseorang tidak bisa mengendalikan nafsu dan juga tidak menjadi minder dan apatis dalam menghadapi kesejukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarkoni,demikian sebuah idiom Jawa mengatakan.Jarkoni adalah kependekan dari kalimat “iso ujar ora iso nglakoni”,terjemahan bebasnya dalam bahasa Indonesia adalah “mudah mengucapkannya tetapi tidak gampang untuk menjalankannya”.Maaf,setidaknya demikian yang saya lihat dalam diri Aa Gym sekarang ini.Mengucapkan menahan nafsu itu sangat gampang,akan tetapi menjadi susah menjalaninya apabila kita melihat perempuan sangat cantik dan kita tertarik mendekatinya untuk memilikinya meski kita sudah beristri.Berhati-hati dalam tindakan agar tidak menyakiti orang lain adalah hal yang gampang diucapkan,namun menjaga agar istri sendiri tidak mengalami tekanan batin berkepanjangan ternyata susah dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seribu kekecewaan boleh ditumpahkan,yang jelas poligami Aa Gym itu sudah terjadi.Sepanjang minggu kemarin tayangan tv tidak habis-habisnya menayangkan polemik soal poligami Aa Gym.Hidup selalu mengenal sang pemenang dan sang pecundang.Dalam lakon ini sang pemenang adalah Aa Gym dan sang pecundang itu adalah Teh Ninih.Dan sang pemenang sepanjang siaran tv itu banyak menebar senyum.Entah kenapa,siang itu senyum Aa Gym gagal saya lihat sebagai senyum penuh kesejukan.Justru yang terbayang di benak saya adalah senyum penuh keculasan dan kelicikan.Dan Teh Ninih sebagai pihak yang kalah pun tetap tersenyum,meski senyum itu kelihatan getir dan pahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Teh Ninih memohon doa untuk dikuatkan,maka yang terbayang adalah wanita dengan 6 orang anak yang sangat tidak berdaya.Satu hal yang membuat trenyuh adalah ketika Teh Ninih mengatakan bahwa beliau mencoba ikhlas memahami keyakinan sebuah ajaran.Tampaknya Aa Gym berhasil menyuntikkan keyakinan kepada istrinya bahwa poligami itu merupakan ibadah.Rasanya agama hanya mengatur bukan memerintahkan jadi bukan sebuah kewajiban seorang isteri untuk mengijinkan poligami suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun bentuknya kita tidak boleh lupa.Aa Gym juga manusia seperti kita,senang melihat sesuatu yang indah dan cantik.Jadi rasanya kekecewaan pun menjadi berlebihan toh istrinya sendiri sudah mengijinkan.Meski pun rasa kecewa itu timbul karena mereka punya harapan berlebih pada Aa Gym sebagai simbol pemersatu masyarakat.Sebagai sebuah simbol maka wajarlah kalau masyarakat sangat berharap agar Aa Gym tampil utuh dan sempurna .Sayangnya harapan itu tidak terjadi.Aa Gym telah memilih jalannya sendiri meskipun itu bisa berpotensi merusak reputasinya.Jujur saja saya menjadi kecewa karenanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116537540152472537?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116537540152472537/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116537540152472537' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116537540152472537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116537540152472537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/12/lupa.html' title='Lupa.....................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116433678376524515</id><published>2006-11-24T09:45:00.000+07:00</published><updated>2006-11-24T09:53:04.020+07:00</updated><title type='text'>Konspirasi tak seimbang................</title><content type='html'>Konon katanya,proses melahirkan itu sangat sakit.Meski Tuhan telah menciptakan dinding peranakan sedemikian elastis,namun tetap saja ketika janin yang dikandung tersebut keluar pada waktunya,harus dikeluarkan dengan sekuat tenaga diiringi sakit yang tak terhingga.Seorang teman wanita pernah menceritakan bahwa rasa sakit melahirkan anak pertama tidak bisa digambarkan dengan kata-kata.Pun ketika proses kelahiran itu sudah selesai,rasa sakit itu tetap saja masih ada.Bahkan untuk sekedar  melakukan kegiatan rutinitas ke toilet saja mesti dibarengi rasa sakit yang mengganggu.Hal tersebut akan berlangsung sampai beberapa hari ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kemudian teman saya tadi mengatakan bahwa anak adalah hasil konspirasi tak seimbang dari pria dan wanita.Dalam artian pria selalu diuntungkan dari proses konspirasi tersebut.Paling tidak ketika proses konspirasi dalam pembuatan anak tersebut berlangsung prialah yang lebih dahulu mendapatkan kenikmatan.Terkadang,beberapa pria berlaku sangat egois.Tak peduli apakah si wanita sudah mendapatkan kenikmatan atau belum,ketika ejakulasi itu datang,si pria memilih mendengkur tanpa mencoba tahu bahwa si wanita masih merasa gondok karena hasrat yang belum terpuaskan.Dan ketika hasil konspirasi tadi menuai hasil,lagi-lagi si wanitalah yang mesti menderita.Selama 9 bulan si wanita harus mengandung janin hasil konspirasi  tak seimbang tadi.Perut bertambah besar,otot-otot yang melar ditambah penampilan yang tidak menarik adalah resiko yang harus ditanggung si wanita tadi.Resiko puncaknya adalah ketika proses persalinan tadi.Bila proses persalinan berjalan tidak mulus,salah-salah si wanitalah yang mesti meregang nyawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena hal itulah maka kemudian ada sebuah peribahasa yang mengatakan bahwa,”Segalak-galaknya harimau tidak mungkin memangsa anaknya”.Sekedar penggambaran bahwa kasih sayang ibu adalah tidak terukur.Bahkan dalam lagu kanak-kanak tempo dulu disebutkan bahwa kasih sayang ibu adalah sepanjang masa.Dalam idion jawa kasih sayang itu diungkapkan secara ekstrim.Disebutkan bahwa anak adalah “kencana wingka”.Kencana adalah emas,wingka adalah pecahan genteng.Ungkapan tadi bisa diartikan bahwa sejelek apapun anak itu,bagi orang tuanya anak tersebut tetaplah sebuah emas.Atau dalam bahasa yang lebih gampang disebutkan anak adalah permata hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah jaman yang sudah berubah atau kondisi tekanan kehidupan yang semakin berat,nampaknya idiom di atas mulai sedikit terlupakan.Baru-baru ini di Depok ditemukan sebuah kasus yang menghebohkan,seorang Ibu,untuk memudahkan penyebutan disebut Sumanti, membakar anaknya dan memakannya.Di penghujung 2006 di Serpong pun ada kejadian serupa.Karena berselisih dengan suaminya seorang ibu nekat membakar anaknya.Untungnya kejadian tersebut cepat diketahui orang,sehingga si anak tersebut masih bisa diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang,ketika kasus ini mulai terkuak,diketahui bahwa Ibu Sumanti tadi diketahui menderita gangguan jiwa.Namun kalau ditelusuri lebih jauh ternyata banyak kasus-kasus kekerasan kepada anak yang ironisnya justru dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri.Data anteve menyebutkan bahwa 80% kasus kekerasan terhadap anak dilakukan oleh ibu kandung.Jumlah kasusnya sangat kecil dibandingkan dengan jumlah keseluruhan ibu-ibu yang melahirkan.Namun kecenderungan meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak belakangan ini tentunya melahirkan keprihatinan yang cukup dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita memang ditakdirkan untuk mengandung dan melahirkan.Meski bukan berarti bahwa si wanita bisa memiliki jiwa si anak sehingga bebas berbuat semuanya.Yang jelas sedikit banyak si lelaki juga turut berperan dalam kejadian ini.Seperti kasus Ibu Sumanti yang hamil ditinggal kabur oleh lelaki yang menghamilinya.Di telantarkan lelaki,keterbelakangan ekonomi,menjalin hubungan gelap adalah sedikit latar belakang mengapa kekerasan terhadap anak kandung bisa terjadi.Ketika sederet alasan itu melekat kepada kita,mata pun menjadi gelap dan hilang akal.Ternyata rasa tega itu demikian dekat adanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116433678376524515?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116433678376524515/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116433678376524515' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116433678376524515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116433678376524515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/11/konspirasi-tak-seimbang.html' title='Konspirasi tak seimbang................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116417719537470955</id><published>2006-11-22T13:31:00.000+07:00</published><updated>2006-11-22T13:33:15.683+07:00</updated><title type='text'>Seandainya lebih ramah...................</title><content type='html'>Malam belum sepenuhnya larut.Di depan pasar Tanah Tinggi,Tangerang masih menyisakan lalu lalang kendaraan para commuter sepulang kerja dari Jakarta.Seperti biasanya di depan Pasar Tanah Tinggi tersebut,kesibukan para pedagang sudah dimulai.Sejumlah kendaraan pengangkut sayuran nampak keluar masuk pasar.Mendadak hiruk pikuk di pasar tersebut terusik.Dooorrrrr………sesosok tubuh roboh dan tewas di tempat.Sebelum orang-orang menyadari apa yang terjadi,seorang pengendara sepeda motor memacu kendaraannya meninggalkan sesosok tubuh rebah bersimbah darah.Sesosok tubuh yang rebah tersebut adalah Brigadir Polisi Devi Susandi,anggota unit kejahatan dan tindak kekerasan Polresta Tangerang.Brigadir Polisi tersebut menjadi korban penembakan orang tak dikenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari masalah apa yang melatarbelakangi peristiwa tersebut,yang jelas kita sangat berduka cita atas musibah yang menimpa Brigadir Polisi Devi Susandi.Namun ada satu hal yang mengganjal di benak saya ketika berbicara tentang aparat kemanan negara baik itu dari angkatan kepolisian ataupun dari angkatan bersenjata.Aparat keamanan negara belum bisa tampil sebagai pengayom masyarakat dengan wajah teduhnya.Yang sering kita lihat justru adalah wajah sangar dengan mengedepankan otot yang terkadang lebih mengesankan sosok sebagai jagoan.Sebuah cara pendekatan kepada masyarakat yang mestinya dirubah seiring dengan reformasi yang sedang dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama berselang,di televisi ramai diberitakan,di Surabaya warga beramai-ramai mengepung rumah seorang perwira.Pengepungan rumah bermula dari pemukulan sang perwira terhadap seorang bocah remaja yang bekerja di rumah perwira tersebut.Mungkin sang perwira lupa,bahwa melampiaskan kekesalan tidak serta merta harus dilakukan dengan pemukulan,karena bagaimanapun juga pemukulan adalah tindak kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emosi memang bisa melupakan akal sehat.Di jalanan pernah saya saksikan aksi koboi oknum aparat.Sore itu jalan raya menjelang terminal Kalideres macet parah.Sebuah kondisi yang sebenarnya tidak terlalu mengagetkan,karena memang di tempat tersebut setiap hari dilanda kemacetan.Namun sore itu macetnya benar-benar parah.Kendaraan maju sedikit demi sedikit.Penasaran ingin tahu apa penyebabnya,perlahan-lahan saya berhasil menyodok ke depan.Rupanya ada sebuah kendaraan angkotan kota jurusan Kutabumi – Kalideres yang tidak bisa bergerak maju.Sebuah kendaraan Mega Pro yang menghalangi angkotan kota tersebut.Ternyata sang sopir sedang bersitegang dengan seorang oknum berseragam.Nampak sang oknum berseragam sedang mencengkeram kerah baju sang sopir.Mungkin sang oknum berseragam itulah pemilik Honda Mega Pro yang menghalangi angkutan kota tersebut.Entah apa yang telah dilakukan sang sopir sehingga membuat sang oknum berseragam marah besar.Tak banyak orang yang mau ikut campur selain menonton insiden tersebut.”Bukannya minggir dulu…..”,keluh beberapa orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah tidak ada cara lain untuk menyelesaikan masalah dengan pendekatan yang lebih manusiawi misalnya.Kekasaran akan menjadi sebuah kebiasaan kalau sering dilakukan.Lama-lama kekasaran akan dirasakan sebagai sebuah hal yang biasa,meskipun bagi orang lain yang menerima kekasaran itu dianggap bukan hal yang biasa dan bisa saja menimbulkan sakit hati.Suatu hari sehabis berkunjung ke rumah teman,tiba-tiba ban motor saya kempes.Berhubung saya tidak begitu mengenal daerah tersebut,saya turun dari kendaraan dan mencari barangkali masih ada tukang tambal ban yang buka.Maklum saja hari sudah hampir memasuki tengah malam.Di tengah kebingungan saya tiba-tiba ada bentakan keras dari sebuah mobil yang lewat,”Heeeh……….lu mau maling,.celingak celinguk…”.Rupanya serombongan patroli polisi sedang lewat.Buru-buru saya meminggirkan badan saya karena mobil tersebut memakan bahu jalan dan melaju cukup kencang.Saya hanya bisa mengelus dada.”Mulutnya belum pernah masuk sekolah kali..”,batin saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat dipungkiri sungguh berat menjadi aparat kemanan negara.Konon gaji yang diterima sangatlah kecil.Meski bukanlah sebagai alasan pembenaran,namun kemudian kita sering mendengar aparat kemanan negara menjadi otak kejahatan kriminal.Seperti pada kasus perampokan uang ATM BCA yang baru saja terungkap.Disamping itu pekerjaan sebagai aparat kemananan negara mengandung resiko yang tinggi.Apalagi bekerja di unit kriminal yang selalu bersinggungan dengan para pelaku kejahatan.Resiko kematian selalu mengiringi.Mungkin karena itulah aparat kemanan gampang tersulut emosinya.Ataukah mungkin karena bersenjata,maka selalu terbersit keinginan untuk selalu ditakuti orang?Sebenarnya lebih enak mana ditakuti banyak orang atau disayangi banyak orang?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116417719537470955?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116417719537470955/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116417719537470955' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116417719537470955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116417719537470955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/11/seandainya-lebih-ramah.html' title='Seandainya lebih ramah...................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116417286006662623</id><published>2006-11-22T12:20:00.000+07:00</published><updated>2006-11-22T12:21:00.310+07:00</updated><title type='text'>Berpura-pura kaya...................</title><content type='html'>Kalau dipikir-pikir,olahraga yang menghabiskan banyak dana adalah sepak bola.Kalau kita lihat di Liga Inggris sana,klub-klub kaya membayar pemainnya dengan kontrak yang sangat mahal.Maka pesepakbola yang bermain di klub papan atas seperti Chelsea atau Manchester United,menerima gaji yang sangat besar per pekannya.Kita masih ingat,Ashley Cole yang disebut-sebut sebagai bek kiri terbaik di dunia sampai diberi penawaran gaji Rp. 1,5 M per minggunya oleh Chelsea agar bersedia pindah dari Arsenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu,apakah pengeluaran uang yang banyak demi kompetisi yang teratur di Inggris sana sebanding dengan prestasi tim nasionalnya?Tentu saja tidak.Semenjak tahun 1966 dimana Inggris berhasil menjadi juara Dunia,tim nasional Inggris tidak lagi meraih prestasi bagus di tingkat internasional,meskipun untuk keikutsertaan di kompetisi level dunia dan Eropa Inggris hampir tak pernah absen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas ,bahwa pengeluaran uang banyak tadi bukan hanya dalam kerangka tujuan olahraga semata,namun sepakbola di sana sudah menjadi sebuah industri sepakbola.Jadi,meskipun tidak berkorelasi langsung dengan prestasi tim nasional Inggris,setidaknya banyak team yang menikmati menikmati gurihnya bisnis sepakbola.Bahkan seperti MU misalnya,MU berhasil membangun jaringan bisnisnya yang dimulai dari sepakbola dan perolehan laba bersihnya meningkat dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga di negara kita.Roda kompetisi diputar dengan menghabiskan banyak uang.Namun sepakbola di negara kita belumlah mencapai taraf industri sepakbola.Jadi,meskipun menghabiskan banyak uang,jangan diharapkan bisa meraih laba,bisa impas saja sudah syukur.Yang sering terjadi malah klub sepakbola harus disubsidi agar bisa bertahan hidup.Maka tak heran kalau pemerintah daerah menjadi sibuk karenanya.Sutiyoso,gubernur DKI Jakarta,merogoh kocek APBD Jakarta sebanyak Rp. 23 milyar untuk membantu anggaran Persija.Belum terhitung pemda-pemda lain,Seperti diketahui klub-klub yang bermain di Liga Indonesia memang kebanyakan milik Pemda Kabupaten/Kotamadya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sebagai sebuah kebanggaan daerah,entah manfaat apa yang bisa dipetik,sehingga Pemerintah daerah mau menghabiskan bermilyar-milyar rupiah untuk membiayai klub sepakbola.Rasanya pembinaan pemain bukanlah sebuah alasan utama.Seperti sama-sama kita ketahui,klub-klub sepakbola lebih senang membeli pemain yang sudah jadi.Mungkin hanya satu dua klub saja yang masih setia melakukan pembinaan pemain lokal.Selebihnya pembelian pemain asing menjadi hal yang diutamakan,meskipun terkadang kemampuannya hanya beda tipis dengan pemain lokal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu-minggu ini banyak berita sepakbola Indonesia yang menyesakkan dada.Timnas senior kalah dari team U-23 Kamerun dan Vietnam.Sementara timnas U-23 yang bermain di Asian Games di Qatar,kalah 6-0 dari timnas Irak.Padahal kalau dilihat Timnas kitalah yang telah banyak menghabiskan uang.Seperti kita ketahui tinmas senior kita mempunyai pelatih asing yang bergaji besar,Peter White.Sementara timnas U-23 kita pun sudah dari jauh hari mengadakan pemusatan latihan di Belanda.Anggaran sebanyak Rp 29 milyar untuk pemusatan latihan di Belanda seolah tidak berbekas setelah kelalahan memalukan dari Irak.Ironisnya Irak justru tidak melakukan pemusatan latihan yang cukup.Maklum saja negeri ini masih porak poranda oleh perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang memang tidak menjamin akan bisa membeli prestasi.Sutiyoso,tidak bisa membeli prestasi,meskipun Persija telah menguras dana APBD DKI Jakarta.PSSI pun tak bisa meraih prestasi,meski tak terbilang lagi milyaran rupiah yang sudah dihabiskan.Maka menjadi mengherankan,ketika Nurdin halid mempunyai ide untuk merekrut 6-7 pemain muda brasil untuk dinaturalisasi dengan target agar Indonesia bisa lolos dan bermain di Piala Dunia 2014.Naturalisasi adalah perekrutan pemain dari negara lain untuk kemudian dijadikan warga negara Indonesia sehingga nantinya bisa bermain dalam sebuah kompetisi untuk Indonesia.Contoh dalam bulutangtkis adalah atlet Mia Audina.Tadinya Mia Audina bermain untuk Indonesia,karena pindah kewarganegaraan,maka belakangan Mia Audina bermain untuk Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya para pengurus PSSI hilang akal.Begitu menggebunya mereka ingin Indonesia berprestasi di tingkat Asia bahkan dunia,sehingga para pengurus mempunyai ide naturalisasi tersebut.kalau Roman Abramovich mempunyai keinginan untuk memiliki klub sepakbola juara dan kemudian melakukan banyak pembelian pemain dunia maka hal itu sangatlah wajar.Maklum saja,Roman Abromovich adalah orang yang sangat kaya raya.Kalau PSSI berpikir untuk merekrut sejumlah pemain muda Brasil yang tentunya berharga sangat mahal,wajarkah?.Negara kita tidaklah pantas melakukan pembelian pemain.Bagaimanapun juga negara kita adalah bukan negara kaya.Yang sering dilakuikan adalah berpura-pura bahwa negara kita adalah negara kaya.Pamer dan bangga akan jamrud khatulistiwa.Padahal kemiskinan masih bertebaran dimana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat,apabila kita melihat pemain Brasil bermain untuk Indonesia,apakah anda masih merasakan sebuah kebanggaan?Banyak negara yang melakukan naturalisasi.Deco di Portugal,Alex di Jepang,Asamoah di Jerman,Santos di Tunisia.Tapi Nurdin Halid mempunyai rencana naturalisai ngawur dengan merekrut hampir separuh pemain sebuah team..Kalau begitu,kenapa tidak beli saja semua pemain Chelsea dan dijadikan pemain Indonesia?Katanya negara kaya……&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116417286006662623?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116417286006662623/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116417286006662623' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116417286006662623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116417286006662623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/11/berpura-pura-kaya.html' title='Berpura-pura kaya...................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116365126225974963</id><published>2006-11-16T11:25:00.000+07:00</published><updated>2006-11-16T11:27:43.050+07:00</updated><title type='text'>Semua orang senang masuk televisi................</title><content type='html'>Dari jaman dahulu sampai sekarang televisi menjadi pesona tersendiri bagi penontonnya.Televisi berhasil mengikat penontonnya dengan menciptakan sebuah kehidupan lain berbatas layar kaca.Dan layar kaca secara ajaib akan memanjakan petualangan mata yang tak ada habisnya.Ada kegembiraan,keindahan,kesedihan dan beraneka kejadian yang ditata apik dalam sebuah pertunjukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidaklah mengherankan kalau kesempatan tampil di layar televisi adalah sebuah hal yang langka dan sangat dinantikan.Belasan tahun silam,sepulang dari mengikuti acara di sebuah instansi,ayah saya bercerita bahwa acara yang diikuti tadi diliput stasiun TVRI Yogya.Maklum saja stasiun TVRI jaman baheula senang menayangkan acara seremonial di acara berita daerah.Keikutsertaan beliau adalah karena sekolah yang beliau pimpin kebetulan mendapat bantuan subsidi dari pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sore itu,tepat pukul 18.30,saat dimulainya acara berita daerah,berkumpullah kami sekeluarga di depan televisi.Jangan dibayangkan pesawat televisi jaman dahulu bentuknya seperti pesawat televisi jaman sekarang.Pesawat televisi waktu itu dijual sekalian kotak tvnya.Jadi meskipun cuma berlayar 14 inchi,televisi itu nampak besar dengan kotak kayu yang membungkusnya.Dan benar,setelah seperempat jam lebih kami menunggu,acara yang diikuti ayah saya pun muncul dalam berita.Hanya sepersekian detik wajah beliau muncul di layar televisi,namun itu rupanya tidak mengurangi kegembiraan kami.Setelah itu,kemunculan ayah saya di layar televisi menjadi topik yang tak bosan-bosannya kami bicarakan.Oalah…..dasar wong ndheso….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kegembiraan karena masuk televisi bukan cuma milik wong ndheso saja.Belum lama berselang,sebuah pesan pendek masuk di handphone saya,”Sha…..aku masuk tv,jangan lupa tonton si geulis di acara padamu negeri, metro tv tgl 9 nov”.Saya tertawa pendek membacanya,teman saya dengan PD nya menyebut dirinya si geulis.Meski harus diakui,di penghujung usia yang mendekati bilangan 30, teman saya ini tetap cantik dengan tatapan mata yang sangat memikat.Rupanya keaktifannya di kepengurusan sebuah klub kendaraan bermotorlah yang membawanya ke acara tersebut.Entah karena lupa atau karena pada waktu itu masih suasana silaturahmi lebaran ke sanak saudara,yang jelas malam itu saya tidak sempat menyaksikan acara tersebut.Untungnya teman saya tidak lagi menanyakan,apakah saya menyaksikan acara tersebut atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak tujuan masuk televisi.Ada yang sekedar untuk kegembiraan ,seperti teman saya tadi.Namun ada juga yang masuk televisi memang diniatkan untuk mencapai target-target tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal yang membuat hati trenyuh.Dalam sebuah acara “Asal”,acara yang menampilkan orang yang mempunyai kemiripan dengan artis atau tokoh tertentu,tampillah seorang petani miskin dari sebuah daerah Jawa Tengah.Petani tersebut mempunyai kemiripan wajah dengan pedangdut senior Meggi Z.Ketika presenter menanyakan motivasinya masuk “Asal”,petani itu menjawab bahwa motivasinya adalah ingin terkenal dan meningkatkan taraf hidupnya.Sama juga dengan seorang wanita tuna netra yang mengikuti ajang kontes penggila dangdut yang diadakan salah satu stasiun televisi swasta,motif yang kurang lebih sama dengan bapak petani pun dia kemukakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat manusiawi dan sangat wajar setiap orang mempunyai cita-cita dan memelihara harapan.Televisi memang telah menciptakan sebuah dunia yang sangat menggiurkan karena keglamourannya.Televisi juga telah menebarkan jaring pemikat akan mudahnya mencari uang.Maka kalau bapak petani pun sampai mengikuti sebuah kontes di televisi,itu karena daya pikat dari televisi yang luar biasa.Ketenaran,kemewahan,limpahan materi begitu indah menghiasi layar kaca kita setiap hari.Indonesia yang kaya raya ternyata ada di televisi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116365126225974963?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116365126225974963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116365126225974963' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116365126225974963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116365126225974963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/11/semua-orang-senang-masuk-televisi.html' title='Semua orang senang masuk televisi................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116339555712978159</id><published>2006-11-13T12:23:00.000+07:00</published><updated>2006-11-13T12:25:57.330+07:00</updated><title type='text'>Nu sejen mah can puguh...............</title><content type='html'>“Dimana bumi dipijak,disitu langit dijunjung”,demikianlah bunyi sebuah peribahasa.Peribahasa tersebut kira-kira diartikan bahwa keanekaragaman budaya dengan segala adat istiadat nya harus dihargai,dengan demikian dimanapun kita berada mestinya kita bisa memahami dan menghormati budaya dan adat istiadat tempat dimana kita berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar itu pulalah,ketika saya tinggal di Tangerang,saya pun sedikit banyak berusaha memahami budaya dan adat istiadat masyarakat tempat tinggal saya,meskipun itu hanya sebatas pemahaman bahasa daerah .Setidaknya kalau hanya sekedar pengucapan bahasa keseharian,saya pun mengerti,walaupun kebanyakan memakai kata “aing” atau “sia”,sebuah pengucapan yang kasar menurut komunitas Sunda di Bandung sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun,tetap saja saya mengernyitkan dahi,ketika membaca sebuah spanduk kampanye seorang calon gubernur Banten.Tulisan itu nampak membingungkan tanpa peletakan tanda koma sebagai jeda.Bahkan pada awalnya saya tidak menduga kalau tulisan di spanduk itu adalah bahasa Sunda.Spanduk itu bertuliskan “Nu sejen mah can puguh”. Dibuat dalam 2 warna,pada bagian atas berwarna kuning,sedangkan pada bagian bawah berwarna merah.Tentu saja kedua warna tersebut merujuk kepada partai pendukung calon gubernur dan wakil gubernur Banten tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesulitan dalam mengartikan sebuah kata-kata dalam bahasa Sunda tidak hanya milik mereka yang tidak mampu menerjemahkan kalimat dalam sebuah spanduk.Kebingungan lebih dominan dimiliki oleh para orang tua murid yang kebetulan berasal dari luar daerah yang memang tidak pernah bersentuhan dengan bahasa Sunda.Sudah menjadi kebijaksanaan bahwa Bahasa Sunda dijadikan mata pelajaran di sekolahan sebagai bentuk dari muatan lokal.Maka menjadi pemandangan umum,ketika anaknya mendapatkan pekerjaan rumah bahasa Sunda,para orang tua muridlah yang menjadi sibuk.Saling menelepon ke sana kemari,sekedar mencari kamus berjalan yang mengerti bahasa Sunda.Yang menggelikan adalah persepsi yang berbeda tentang sebuah kata.Sehingga meski sudah bertanya kesana kemari,tetap saja jawabannya salah.Saya ingat,sepupu saya hanya bisa tersenyum kecut melihat angka 5 bertengger di raport anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu duduk di SD dan SMP,saya juga mendapatkan pelajaran bahasa daerah.Namun kondisinya berbeda.Masyarakat dimana saya tinggal dahulu adalah masyarakat yang homogen,sehingga pemberian bahasa daerah bukan menjadikan sebuah kesulitan.Setidaknya kalau sekedar membaca buku paket pelajaran bahasa daerah,mereka bisa memahami.Lain kondisinya dengan keadaan di Tangerang,masyarakat yang sudah sedemikian heterogen dimana kebanyakan adalah masyarakat pendatang dari luar daerah,membuat pelajaran bahasa Sunda menjadi pelajaran yang susah dipahami.Menyediakan waktu untuk belajar di rumah pun seakan menjadi sia-sia..Setidaknya kalau mempelajari bahasa Inggris,kita bisa membuka kamus apabila ada kata-kata yang tidak dimengerti.Saya sendiri tidak tahu apakah ada kamus bahasa Sunda – Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dapatlah dimengerti,keheranan beberapa teman tentang pemasangan spanduk berbahasa Sunda tadi.Spanduk tentu diharapkan bisa menjadi sarana mengkomunikasikan,memperkenalkan diri dan syukur-syukur menarik orang agar memilih pasangan tersebut.Apa gunanya kalau memasang spanduk yang tidak bisa dimengerti.Maka seperti kata teman saya yang kebetulan juga tidak mengerti bahasa Sunda,karena “teu puguh” maka nantinya pada waktu pilkada teman saya memilih untuk “teu milih”.Ketika saya tanya,apakah nanti tanggal 26 November 2006 akan datang ke TPS untuk melakukan pencoblosan,teman saya menjawab,”Moal……”.Wah,makin pintar saja teman saya berbahasa Sunda,atau jangan-jangan itu bukan kosa kata Sunda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116339555712978159?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116339555712978159/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116339555712978159' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116339555712978159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116339555712978159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/11/nu-sejen-mah-can-puguh.html' title='Nu sejen mah can puguh...............'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116313436755546175</id><published>2006-11-10T11:51:00.000+07:00</published><updated>2006-11-11T20:06:52.063+07:00</updated><title type='text'>Kalau sejarah tidak berpihak.....................</title><content type='html'>Dunia mencatat sejumlah tokoh besar dengan ambisi besarnya.Ambisi besar yang dibarengi dengan kekuatan yang besar pula untuk mewujudkan ambisi tersebut telah menorehkan catatan buruk dalam sejarah.Dominasi kekuatan sebuah kelompok terhadap kelompok lain dan sentiment kebencian sebuah kelompok terhadap kelompok lain ,membuat ambisi besar tersebut tidak segan-segan menghalalkan segala cara.Perang dikobarkan mesti korban berjatuhan dimana – mana dan ribuan orang meregang nyawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1933 dalam usia 40 an tahun,Hitler melalui partai Nazi yang fenomenal naik menjadi Kanselir Jerman.Diringi semangat nasionalisme yang tinggi dan semboyan keunggulan ras Arya,Hitler merancang penaklukan daratan Eropa yang ujungnya menyeret negara-negara lain ke dalam kancah Perang Dunia II.Hitler terhitung sukses dalam penaklukan negara-negara Eropa.Belum pernah ada sebuah negara yang mempunyai negara taklukan seluas Hitler.Namun keberhasilan penaklukan Hitler dibarengi dengan sejumlah catatan kelam.Nasionalis fanatik yang dianutnya dan kebencian yang berlebihan terhadap etnis Yahudi,Rusia dan Gypsy membuat Hitler gelap mata.Hitler membangun kamp-kamp konsentrasi penyiksaan untuk etnis tersebut.Jutaan orang tewas oleh sebuah upaya yang disebut Hitler sebagai pembersihan dunia dari etnis-etnis berkasta rendah.Dan duniapun menyebut Hitler sebagai penjahat perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah komunisme runtuh di Eropa Timur dan Ferderasi Yugoslavia diambang keruntuhan ,munculah sebuah nama yang menghebohkan ,Slobodan Milosevic.Nasionalisme yang tinggi dan obsesinya akan kejayaan Serbia Raya membuatnya kukuh mempertahankan keutuhan Republik Federal Yugoslavia.Tidak ingin kejadian runtuhnya Uni Sovyet terulang di Yugoslavia,maka ketika Juni 1991 Slovenia dan Kroasia ingin memisahkan diri dari federasi,diikuti Republik Macedonia pada September 1991 dan Bosnia Herzegovina pada Maret 1992,Slobodan Milosevic memilih menghadapi itu semua dengan mengobarkan perang.Maka Yugoslavia pun membara dengan perang yang dikobarkan Milosevic.Namun pemisahan negara-negara tersebut tetap tak terelakkan.Milosevic tak mampu mengakomodasi keragaman di Yugoslavia.Bahkan terang-terangan Milosevic mengesampingkan etnis lain dan memperlakukan sebagai warga kelas dua.Alhasil keinginan warga Kosovo dan Metohija yang mayoritas Muslim untuk lebih mendapat kesetaraan hak mendapat tekanan keras.Perang Kosovo meletus tahun 1998 dan terjadilah pembunuhan massal warga Muslim di Kosovo oleh etnis Serbia.Sama dengan Hitler,Milosevic pun mendapat sebutan penjahat perang.Milosevic meninggal di pusat tahanan penjahat perang PBB di Den Haag pada tanggal 11 maret 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah seolah selalu berulang.Setelah era Hitler dan Milosevic,di masa kini perhatian dunia terkuras pada sosok keras kepala,George Walker Bush.Lain Hitler,lain Milosevic,lain pula George Walker Bush.Meski ketiganya tidak persis sebangun,namun mereka mempunyai kesamaan.Sama-sama mempunyai ambisi besar,sama-sama gemar mengobarkan perang untuk mewujudkan ambisi tersebut,sama-sama mempunyai sentiment kebencian terhadap etnis/golongan tertentu dan sama –sama mempunyai sepak terjang yang membuat ribuan orang meregang nyawa dan menimbulkan korban berjatuhan dimana-mana.Seprti telah sama-sama kita ketahui setelah meledaknya menara kembar WTC pada tanggal 11 September 2001,maka George W. Bush mengobarkan sebuah perang terhadap terorisme.Dalam kerangka itu pulalah Bush menginvasi Afghanistan dan Irak.Dan ketika Bush terpeleset lidah dengan mengatakan itu sebagai “crusade”,maka semakin membuka mata bahwa Bush mempunyai agenda kebencian tertentu terhadap komunitas Muslim.Terbukti ketika AS mempermasalahkan pembangunan persenjataan di Korea Utara,tidak serta merta membuat Bush menyerbu Korea Utara.Padahal atas alasan seperti itulah,Bush memaksakan diri untuk datang dan menghancurkan Irak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun coretan sejarah memperlakukan mereka secara berbeda.Sejarah ternyata tercetak menurut sudut pandang subjektivitas kelompok tertentu.Dalam sejarah seseorang bisa saja menjadi hero bagi sebuah kelompok,namun bisa juga menjadi penjahat bagi kelompok yang lain.Kalau Hitler dan Milosevic telah mengakhiri nasibnya secara tragis dan dijuluki sebagai penjahat perang,maka Bush justru sebaliknya.Bush masih merasa dialah penjaga perdamaian dunia.Maka, mesti sepak terjangnya telah melukai banyak pihak dan telah meninggalkan catatan kelam di mana-mana,Bush masih tersenyum menyaksikan efek perbuatannya dari kursi nyaman kepresidenannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sejarah terbentuk tergantung siapa yang menyuarakannya.Adalah sangat jelas,bagi AS yang terwakili kepentingan politiknya,maka Bush adalah seorang hero.Namun di pihak lain bisa juga Bush dianggap sebagai penjahat perang.Andapun boleh mengkreasi sosok Bush menurut pemikiran anda.Kita boleh sepakat.boleh saja tidak.Namun tentu kita sepakat,bahwa Bush adalah satu-satunya tamu negara yang berkunjung ke Indonesia yang sangat jumawa.Belum pernah rasanya ada penyambutan tamu negara yang begitu merepotkan dan menghabiskan banyak biaya.Penyambutan yang berlebihan untuk seseorang yang bagi sebagian kalangan dianggap penjahat perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya mesin waktu berputar,mungkin Hitler dan Milosevic pun akan kita sambut dengan gegap gempita,seandainya berkunjung ke Indonesia.Toh,sebutan apakah dia seorang penjahat perang atau dia seorang hero hanyalah sekedar sebutan,tergantung siapa yang bisa membentuk dan menggiring opini dunia.Jadi kalau anda ingin mengkreasi catatan sejarah dan menempatkan Bush sebagai penjahat perang,rasanya hal tersebut sah-sah saja.Hanya sejauh mana kemampuan anda menggiring opini tersebut sehingga bisa diterima kalangan banyak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116313436755546175?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116313436755546175/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116313436755546175' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116313436755546175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116313436755546175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/11/kalau-sejarah-tidak-berpihak.html' title='Kalau sejarah tidak berpihak.....................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116268755950502743</id><published>2006-11-05T07:43:00.000+07:00</published><updated>2006-11-05T09:36:52.183+07:00</updated><title type='text'>Perantara...........</title><content type='html'>Dalam urusan jual beli kita mengenal perantara.Perantara yang dimaksud disini adalah seseorang yang menghubungkan antara pembeli dan penjual.Dalam hal ini perantara diperlukan karena antara sang penjual dan sang pembeli tidak saling mengenal.Atau juga karena sang pembeli tidak cukup punya informasi tentang barang yang dibutuhkannya,demikian juga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata,tidak hanya dalam urusan jual beli saja jasa perantara dibutuhkan.Bahkan dalam urusan memanjatkan doa yang merupakan hubungan antara manusia dan Tuhannya pun dalam anggapan beberapa orang perlu juga menggunakan jasa perantara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang teman mendirikan sebuah warung makan dengan menu utama bakmi di daerah Perumnas II Tangerang,maka dia berharap warung makannya menjadi warung makan favorit di tempat itu.Rumah makan berlantai dua itu dibuat sedemikian tertata,bersih dan mengesankan sebagai tempat yang nyaman.Ketika pengunjung datang,demikian teman saya bercerita,maka pengunjung tersebut diajak ke lantai atas untuk melihat proses pembuatan bakmi di warung tersebut.Hal itu dilakukan agar pengunjung tidak merasa khawatir tentang kemungkinan mi yang menggunakan bahan-bahan pengawet.Apalagi saat itu isu penggunaan obat pengawet berbahaya santer terdengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alih-alih warungnya menjadi laris,dari hari ke hari warungnya menjadi semakin sepi pengunjung.jangankan untuk meraih laba,sekedar agar mencapai titik impas operasional harian saja sulit rasanya.Lama-lama mitra bisnisnya tidak tahan dengan kondisi tersebut.Suatu kali mitra bisnisnya menemui rekan saya tadi.&lt;br /&gt;“Pak,kalau begini terus keadaannya kita lama-lama bisa menjadi bangkrut,kita harus melakukan seperti warung-warung lainnya”.&lt;br /&gt;Teman saya masih terdiam belum tahu ke mana arah pembicaraan.&lt;br /&gt;“Kita harus pergi ke orang pinter,Pak.Meminta sejumlah syarat agar warung kita menjadi laris,warung-warung yang lain juga melakukan hal serupa”,demikian mitra bisnis teman saya tadi melanjutkan.&lt;br /&gt;“Ke dukun?”,kata teman saya setengah terkejut,”Itu kan musyrik,menyekutukan Tuhan”. &lt;br /&gt;“Bapak jangan salah,itu bukan menyekutukan Tuhan,kita tetap memohon kepada Tuhan, cuma lewat perantara,tidak ada niatan untuk menyekutukan Tuhan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan memang teman saya tidak bersedia untuk pergi ke tempat dukun yang oleh mitra kerjanya disebut perantara tadi.Sejak saat itu terlihat ketidakcocokan antara keduanya,dan kerjasama antar keduanya pun berakhir seiring ditutupnya warung makan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencapaian keberhasilan dalam hidup sesuatu hal yang didambakan setiap orang.Entah itu berkaitan dengan jodoh,karier,rejeki.Namun ketika pencapaian itu tak kunjung seperti yang diharapkan sesuatu hal yang menurut sebagian kalangan tidak masuk logika pun dilakukan.Tidak masuk akal bagi sebagian kalangan,namun masuk akal bagi sebagian kalangan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Parangkusumo,ada sebuah tempat yang bagi sebagian orang dianggap tempat sakral.Tempat tersebut dinamakan Cepuri.Dalam perwujudannya Cepuri adalah berupa sebuah batu karang yang konon merupakan petilasan penguasa Mataram,Panembahan Senopati dan merupakan ajang pertemuan antara Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul.Saat-saat malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon apalagi saat malam 1 Suro,tempat tersebut selalu ramai dengan pengunjung yang melaksanakan ritual “lelaku”.Seperti biasa tujuan yang ingin dicapai adalah problem klasik manusia seperti jodoh dan rejeki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya kata mitra bisnis teman saya tadi,maka para peziarah pun akan mengatakan bahwa Cepuri itu hanyalah merupakan media perantara.Permohonan doa tetap dipanjatkan kepada Tuhan “Sing Murbo ing dumadi”.Sebenarnya hal seperti itu bukan hanya terjadi Parangkusumo saja.Banyak tempat lain yang dianggap bisa menjadi perantara untuk memujarabkan doa.Masalahnya tinggal orang mau percaya atau tidak.Rasanya metode seperti itupun tidak usah diperdebatkan.Bisa benar menurut sebagian kalangan,namun bisa saja salah menurut sebagian kalangan yang lain.Yang jelas saya belum pernah melakukannya.Mungkin anda ingin melakukannya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116268755950502743?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116268755950502743/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116268755950502743' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116268755950502743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116268755950502743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/11/perantara.html' title='Perantara...........'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116248031534624223</id><published>2006-11-02T22:08:00.000+07:00</published><updated>2006-11-02T22:32:53.933+07:00</updated><title type='text'>Manchester United masih saja mengkhawatirkan......</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/6481/4051/1600/man_utd.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6481/4051/320/man_utd.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak yang menyebut,penampilan MU melawan Bolton Wanderes akhir pekan lalu adalah penampilan terbaik MU musim ini.Aliran bola yang lancar dari lini ke lini,penguasaan lini tengah yang dominan dan umpan-umpan yang sangat akurat.2 dari 3 gol ke yang dihasilkan Wayne Rooney adalah hasil umpan terarah Michael Carrick dari lini tengah.Sebuah gol khas Rooney,umpan panjang dari lini tengah disambut dengan sprint yang cepat ke jantung pertahanan lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang musim ini MU telah mengalami 2 kali kekalahan.Kekalahan pertama adalah saat big match melawan Arsenal.Dan kekalahan kedua adalah saat menghadapi FC Kopenhagen di pertandingan ke 4 Liga Champions musim ini pada Kamis dini hari tadi.Satu hal yang terlihat adalah MU tidak mempunyai team dengan pemain cadangan yang sama kualitasnya dengan team utama.Membandingkan dengan Chelsea atau Barcelona misalnya,kedua Manajer kesebelasan tersebut terlihat lebih leluasa dalam merotasi para pemainnya.Hal ini menjadi teramat penting mengingat MU mesti menghadapi 4 kompetisi berbeda yaitu Liga Primer,Piala FA,Piala Carling dan Liga Champions.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertandingan-pertandingan yang telah MU ikuti musim ini,MU selalu mengalami kesulitan ketika MU tidak bisa tampil secara full team.Sejenak kita putar ulang ingatan kita.Setelah Ryan Giggs mengalami cedera hamstring dalam pertandingan Liga Champions melawan Glasgow Celtic tanggal 13 September 2006 dan memaksanya istirahat selama 3 pekan,MU kehilangan 4 point dalam lanjutan pertandingan Liga Primer.Masing-masing kalah melawan Arsenal 1-0 dan ditahan klub promosi Reading 1-1.Bahkan dalam pertandingan Carling Cup belum lama ini,MU yang turun dengan pemain lapis keduanya hampir dipermalukan klub Divisi III Crewe kalau saja Kieran Lee tidak berhasil mencetak gol di babak perpanjangan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lini belakang,Rio Ferdinand menjadi pemain yang tidak tergantikan dalam menggalang pertahanan MU.Maka selama tidak mengalami cedera,Rio Ferdinand selalu bermain penuh sepanjang musim.Terbukti dalam pertandingan Liga Champions melawan FC Kopenhagen Kamis dini hari tadi,pertahanan MU kurang solid tanpa kehadiran Ferdinand.Nemanja Vidic yang diharapkan bisa mengambil peran sentral Ferdinand terlihat lemah dalam mengkoordinasikan pertahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setali tiga uang dengan lini tengah.Seandainya Scholes ataupun Michael Carrick berhalangan hadir,maka MU tidak mempunyai gelandang sentral murni sebagai penggantinya.Alternatif yang ada adalah dengan menempatkan Ryan Gyggs sebagai gelandang serang,namun Gyggs akan lebih terlihat istimewa ketika berposisi sebagai sayap kiri.Tidak seperti Chelsea misalnya,yang mempunyai banyak gelandang bertahan, di MU apabila Michael Carrick,yang selama berposisi sebagai gelandang bertahan, mengalami cedera maka tidak ada lagi stock gelandang bertahan.Biasanya John O Shea lah yang  menggantikan posisinya,meski sebenarnya O Shea awalnya adalah pemain dengan posisi sebagai back sayap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dapatlah dimengerti apabila,Sir Alex Ferguson masih saja tidak berputus asa dalam mengejar &lt;a href="http://www.beritabola.com/content/view/3257/46/"&gt;Owen Hargreaves&lt;/a&gt;,pemain serba bisa dari Bayern Muenchen.Disamping usia yang semakin menua,bagaimanapun juga memburuknya kesehatan mata Paul Scholes membuat MU mesti segera  mencari pemain berkualitas untuk menggantikan posisinya.Dengan demikian MU akan lebih solid di lini tengah.Duet antara Owen Hargreaves dan Michael Carrick akan membuat MU semakin tangguh.Dampaknya adalah semakin banyaknya alternatif pilihan pemain gelandang yang berkualitas di MU.Sehingga para penggemar MU tidak lagi akan menyaksikan pertandingan MU dengan diliputi kekhawatiran,meskipun sedang dilakukan rotasi pemain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116248031534624223?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116248031534624223/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116248031534624223' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116248031534624223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116248031534624223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/11/manchester-united-masih-saja.html' title='Manchester United masih saja mengkhawatirkan......'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116238255438812339</id><published>2006-11-01T18:56:00.000+07:00</published><updated>2006-11-02T17:11:45.466+07:00</updated><title type='text'>Memang lidah tidak bertulang...........</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/6481/4051/1600/jusuf_kalla.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6481/4051/320/jusuf_kalla.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Membesarkan hati orang yang terkena musibah tentu tidak sama dengan sekedar menghibur. Membesarkan hati dengan tujuan agar yang terkena musibah lebih tegar dan tidak terpuruk dalam putus asa berkepanjangan.Sementara menghibur hanyalah sekedar melontarkan janji manis yang pada ujungnya belum tentu ditepati.Tujuan awalnya sama,yaitu sama-sama bertujuan agar musibah yang terjadi lebih disikapi dengan bijaksana ,namun efek yang ditimbulkan bisa saja berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika gempa bumi melanda Yogyakarta dan sebagian kecil Jawa Tengah pada tanggal 27 Mei 2006,maka perhatian penuh diberikan untuk musibah ini.Seperti diberitakan oleh &lt;a href="http://www.tokohindonesia.com/berita/berita/2006/bencana.shtml"&gt;Tokoh Indonesia&lt;/a&gt; Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla di Jakarta Senin 29/5 menegaskan, pemerintah akan memberikan bantuan Rp 30 juta per keluarga untuk pembangunan kembali rumah penduduk yang rusak berat dan Rp 10 juta per keluarga untuk yang rumahnya rusak ringan. Wapres mengatakan, warga bisa membangun sendiri rumahnya secara bergotong-royong dan pemerintah membantunya dengan dana rekonstruksi, yang akan dikucurkan dalam 2 tahap.Di samping itu, menurut Wapres, pemerintah akan memberikan bantuan kebutuhan hidup sebesar Rp 1 juta per keluarga (jika satu keluarga mempunyai anggota lima orang) per bulan kepada sekitar 50.000 penduduk Yogyakarta dan Jawa Tengah yang menjadi korban bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ajining diri jalaran soko lathi”,maka kata-kata wakil presiden itu bak mantra sakti penggugah semangat.Maklum saja kata itu dilontarkan oleh orang nomor 2 di negeri ini.Rumah-rumah yang mengkhawatirkan kondisinya untuk kembali dijadikan tempat tinggal dirobohkan.Secara bergotong royong puing-puing dibersihkan.Bagian-bagian rumah yang masih bisa dipakai dikumpulkan.Ironisnya,hal itu dilakukan tanpa perhitungan matang,tanpa dipilih mana bagian yang masih bisa dipakai dan mana bagian yang harus dirobohkan.Toh,tinggal menunggu waktu kapan bantuan dana rekonstruksi sebesar Rp. 30 juta akan turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berjalan,dari hitungan hari menjadi hitungan bulan,bantuan yang dijanjikan tidak kunjung turun juga.Malah terdengar kabar simpang siur yang mengatakan bahwa bantuan itu nilainya mengalami penurunan,tidak Rp. 30 juta,seperti yang pernah dilontarkan Wapres Yusuf Kalla.Di masayarakat bantuan itu menjadi teka teki tokek,apakah nilai bantuan itu sebesar Rp. 30 juta ataukah mengalami penurunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ketika teka teki itu terjawab sudah,bantuan dana rekonstruksi dari pemerintah bukan berjumlah Rp. 30 juta tapi Rp. 15 juta.Mekanismenya adalah di dalam masyarakat di bentuk Pokmas yang anggotanya terdiri dari 10 sampai 13 orang.Dalam tahap pertama bantuan itu akan turun sebanyak Rp. 6 juta.Sisanya akan diberikan dalam tahap berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menggerutu karena ternyata dana rekonstruksi itu tidak seperti yang pernah dijanjikan.Apalagi yang rumahnya terlanjur dirobohkan tanpa sisa.Seorang teman dengan bersungut-sungut bertanya kepada saya,”Mas,Pak Jusuf Kalla mengucapkan selamat lebaran di tv ya?”.&lt;br /&gt;“Memangnya kenapa?”,jawab saya.&lt;br /&gt;“Saya kok kurang ikhlas kalau harus memaafkan Pak Jusuf Kalla.Pak Jusuf Kalla kan sudah tua,Mas,masa bohong”.&lt;br /&gt;Saya tertawa,ini pasti soal dana rekonstruksi yang besarnya Rp 15 juta itu.&lt;br /&gt;“Wis,yang penting kan dapat bantuan,kalau uang 15 juta tidak bisa untuk mendirikan rumah,ya dibikin irit ,dindingnya jangan pakai bata semua,sebagian pakai gedhek”.&lt;br /&gt;“Tapi,masa bohong”,lanjut teman saya.&lt;br /&gt;“Semua orang punya kemampuan untuk berbohong,entah itu pejabat,entah itu orang berpendidikan tinggi,entah itu rakyat jelata.Makanya jangan gampang percaya kepada omongan orang”.Teman saya nampak tidak puas,dengan tetap bersungut-sungut teman saya pun berlalu.Saya menyesal telah memberikan penjelasan yang salah.Kalau tidak boleh gampang percaya dengan pemimpin negeri ini,harus percaya kepada siapa lagi?.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116238255438812339?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116238255438812339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116238255438812339' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116238255438812339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116238255438812339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/11/memang-lidah-tidak-bertulang.html' title='Memang lidah tidak bertulang...........'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116220982149695577</id><published>2006-10-30T19:02:00.000+07:00</published><updated>2006-11-01T15:30:45.036+07:00</updated><title type='text'>Dimana kos menjadi bebas...........</title><content type='html'>Pulang kembali ke Yogya adalah menelusuri kembali jejak – jejak lama.Ada keriangan yang tak pernah kering yang membias di benak.Bukan hanya sepercik harum seperti kata Katon,tapi berupa hempasan rindu yang menghadirkan pendar-pendar bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertemu dengan teman lama,berkumpul kembali dan melangsungkan obrolan yang tidak putus-putusnya seolah waktu tidak pernah merangkak sedemikian jauh.Dan lukisan masa lalu kembali digelar dalam canda tawa bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu persatu saya sambangi tempat favorit tempo dulu.Tempat yang semuanya berlabel murah meriah sesuai dengan ukuran kantong mahasiswa.Ada beberapa tempat yang selalu saya kunjungi bersama rekan-rekan untuk sekedar melepas kejenuhan.Bioskop Widya di Alun alun Utara yang selalu menyajikan film-film berkualitas meskipun bukan pada pemutaran perdana.Warung bakso Cak Mahmud di Jalan Gajah Mada,Warung gado-gado Lempuyangan atau Warung bakmi Mbah Mo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu tempat yang sebenarnya saya ingin juga mengunjungi,sebuah kos-kosan yang biasa kami pakai sebagai tempat kumpul.Sebenarnya seorang temanlah yang tinggal di kos tersebut.Hanya saja saya bersama sejumlah rekan terbiasa berlama-lama nongkrong di tempat ini.Tidak seperti tempat kos lainnya yang dibuat terpisah dengan sang pemilik,tempat kos satu ini menjadi satu dengan pemilik rumah.Sang pemilik rumah menggunakan lantai pertama untuk tinggal bersama keluarganya dan membuka toko kelontong,sedangkan lantai atas ada 4 kamar yang disewakan.Sebuah tempat kos yang sangat nyaman untuk ukuran waktu itu.Kamar yang luas dengan ranjang ukuran besar sehingga memungkinkan satu kamar dipakai 2 orang sekalipun.Tentu saja hal tersebut dibarengi dengan harga yang sedikit lebih mahal dibanding kos-kosan tempat lain.Karena berada satu tempat dengan sang pemilik rumah,maka kos ini memperlakukan jam malam.Sudah menjadi kebiasaan apabila kami keluar malam,maka dapat dipastikan teman saya tidak bisa masuk ke tempat kos tersebut,maka tempat sayalah yang menjadi penampungan sementara bagi teman yang terkena jam malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam secara tak sengaja saya melewati tempat tersebut.Membeli rokok adalah alasan utama saya untuk mampir.Tak banyak perubahan di tempat itu,baik dari bentuk bangunan maupun barang-barang yang dijual.Bahkan gempa bumi yang belum lama berlangsung pun tak membuat retak sedikitpun bangunan tersebut.Malam sudah sedemikian larut.Jalanan mulai lengang hanya menyisakan satu dua pengendara sepeda motor yang lewat.Dan bapak pemilik kos itu nampak terkantuk-kantuk di pojokan ruangan menunggu pembeli.Agak lama saya memanggil bapak itu,kantuk yang menyerang atau mungkin usia yang sudah menua membuat bapak tersebut tak kunjung menyahuti panggilan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bapak tersebut menghampiri saya,nampak sekali bapak itu tidak lagi mengenali saya.Langkahnya masih gagah bahkan nampak makin gaya dengan rambut dibiarkan sedikit memanjang.&lt;br /&gt;“Cari apa,Mas?”,tanya bapak itu.&lt;br /&gt;“Minta sebungkus star mild,pak”.&lt;br /&gt;Setelah membeli rokok,saya sedikit berbasa basi dan mengenalkan diri.Rupanya bapak itu mulai mengenali saya.Akhirnya terjadilah obrolan yang sangat panjang.&lt;br /&gt;“Sekarang kos-kosan ini nggak laku,Mas”,kata bapak itu.&lt;br /&gt;“Lho,bukannya tempatnya bagus,pak”.&lt;br /&gt;“Masalahnya banyak penghuni kos yang memilih tempat kos yang bebas segalanya,sementara saya tidak mungkin untuk membiarkan tempat kos ini menjadi tempat kos yang bebas”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengangguk-angguk,dari dulu teman saya juga tidak menyukai tinggal di tempat tersebut.Namun berhubung orang tua teman saya mengkhawatirkan perkembangan pendidikan anaknya dan takut terjebak dalam pergaulan yang menyesatkan,maka orang tua teman tadi memang sengaja menitipkan anaknya kepada pemilik kos tersebut.Belum tentu efektif memang,terbukti teman saya masih suka kabur-kaburan sampai malam,sekalipun itu hanya sekedar kelayapan di malam minggu.Maka kalau Iip Wijayanto mengklaim bahwa 97% mahasiswi di Yogya sudah tidak perawan lagi,mungkin hal tersebut dimulai dari tempat kos yang bebas itu.Akhirnya menjadi sebuah dilema membuat kos-kosan bebas yang laku atau membuat kos-kosan dengan peraturan ketat tapi dengan resiko tidak laku.Pilihan pertamalah yang banyak ditempuh,meski dengan resiko menjadi ajang penyalahgunaan sex,toh bisnis harus jalan.Dan ketika bisnis menjadi prioritas maka pertimbangan moralitas biasanya akan dikesampingkan.Ataukah ada pilihan lain?.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116220982149695577?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116220982149695577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116220982149695577' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116220982149695577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116220982149695577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/10/dimana-kos-menjadi-bebas.html' title='Dimana kos menjadi bebas...........'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116213012645877954</id><published>2006-10-29T20:47:00.000+07:00</published><updated>2006-10-30T08:40:57.856+07:00</updated><title type='text'>Penginapan murah itu................</title><content type='html'>Percayakah anda terhadap iklan?Rasanya kebanyakan orang akan menjawab bahwa mereka tidak terlalu yakin dengan kebenaran sebuah iklan.Meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa sekalipun iklan tidak dipercaya kebenarannya namun iklan telah berhasil mendorong orang untuk menggunakan produk yang diiklankan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tertarik dengan iklan itu pula,ketika seorang teman bersama keluarganya mampir ke Yogyakarta,maka saya sarankan untuk menginap di sebuah penginapan murah.Sebenarnya sangat banyak penginapan murah di kota ini.Namun karena tidak terbiasa menyambangi tempat penginapan,maka saya kurang tahu persis tempat dimana penginapan murah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menemui teman saya dan keluarganya di kawasan Malioboro,maka teman tersebut saya bawa ke penginapan murah yang iklannya saya lihat sewaktu melewati tempat tersebut.Tertulis disitu “Penginapan murah Rp. 20.000,- semalam”.Cukup jauh memang dari kawasan Malioboro,namun kesan mahal kawasan Malioboro terhadap wisatawan lokal membuat teman saya tadi ciut nyalinya.Apalagi ditunjang banyaknya calo yang berkeliaran mencari komisi dari jasa menarik konsumen.Padahal calo-calo di kawasan Malioboro cukup sopan dan tidak berkelakuan layaknya calo tiket di terminal bus,namun tetap saja rasa takut kemahalan harga tetap menyeruak.Maklum saja anggaran mudik sudah memasuki lembaran-lembaran terakhir kertas bergambar bapak proklamator kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dengan menggunakan sepeda motor saya menjadi pemandu jalan bagi teman saya sekeluarga.Beriringan kami menuju jalan Parangtritis,tempat dimana iklan penginapan murah tadi saya lihat.Ternyata tempatnya cukup luas,deretan penginapan terdiri dari dua lantai dengan masing-masing lantai ada 20 kamar layaknya tempat kost anak kuliah.Tak ada meja resepsionist layaknya sebuah penginapan,hanya ada ibu setengah baya yang menjadi penjaga penginapan tersebut.Setelah memilih kamar yang disukai,maka teman saya melakukan pembayaran.&lt;br /&gt;“Tarifnya untuk yang kamar lantai atas Rp. 30 ribu per 12 jam”,kata ibu penjaga itu.Teman saya agak terkejut,maklum saja kami memasuki penginapan tersebut ketika jam baru menunjukkan pukul 2 siang.Jadi kalau hitungannya 12 jam,maka teman saya mesti chek out sekitar jam 2 dini hari nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat bahwa iklan yang terpampang memang tidak mencantumkan kata “per hari” tapi “semalam”.Tidak membohongi tapi cukup menyesatkan.Didorong rasa tidak enak karena takut mengecewakan teman,maka saya berusaha menawar,”Teman saya kan ambil kamar banyak,jadi tolong jangan dihitung pas 12 jam,tolong diberi diskon”.&lt;br /&gt;Rupanya kata-kata saya cukup mujarab,teman saya mendapat potongan harga cukup lumayan dan saya pun bisa tersenyum lega.Setidaknya saya cukup sukses menjadi pemandu wisata dadakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika keluar dari tempat tersebut,saya banyak melihat pasangan muda yang berdatangan.Saya pikir mereka mengunjungi teman yang sedang menginap tempat tersebut.Ternyata dugaan saya meleset.Malamnya teman mengirim sebuah pesan pendek,”Sha,penginapannya banyak jablaynya,lo sering menginap di sana ya..?”.Belum selesai saya baca sudah ada lagi pesan pendek yang masuk,”Anak-anak gw suruh di dalam kamar,habis di luar banyak yang berpelukan sambil cekikikan”.Saya tidak tahu mesti menjawab apa.Memang kebanyakan penginapan murah mencari penghasilan dengan menyewakan kamarnya untuk pasangan yang menginap secara short time.Dimana-manapun begitu adanya,entah di Jakarta,entah di Yogya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116213012645877954?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116213012645877954/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116213012645877954' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116213012645877954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116213012645877954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/10/penginapan-murah-itu.html' title='Penginapan murah itu................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116206037537738987</id><published>2006-10-29T01:31:00.000+07:00</published><updated>2006-10-29T09:24:12.763+07:00</updated><title type='text'>Cukup sampai disini.............</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/6481/4051/1600/kampanye.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6481/4051/320/kampanye.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mobilisasi massa dalam partisipasi politik biasanya tidak lepas dari ikatan primordial yang meliputi golongan,agama,suku ataupun kedaerahan.Maka ketika berlangsung pemilihan umum masyarakat dengan sendirinya terkotak-kotak dalam pilihan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti di kampung halaman saya yang baru saja terkena gempa,pilihan politik dalam pemilu sangatlah jelas.Sebagai sebuah tempat yang menjadi motor dari gerakan Muhammadiyah,maka kelahiran Partai Amanat Nasional yang dibidani oleh Prof DR M Amien Rais disambut dengan gembira.Maka ketika pemilu berlangsung,tanpa banyak komando dari atas,anak-anak muda telah bergerak untuk memobilisasi massa.Jangan dibayangkan seperti di perkotaan,untuk urusan kaos partai pun mereka membuat sendiri tanpa mesti menunggu dari pembagian partai.Dan mobilisasi massa itu pun tidak sia-sia rasanya,usaha yang cukup keras membuat salah satu warga berhasil menjadi anggota DPRD sekalipun hanya merupakan anggota pengganti antar waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisipasi politik tentu mengharapkan sebuah imbalan.Dalam jangka panjang berupa terakomodasinya kepentingan rakyat dan dalam jangak pendek perhatian partai politik terhadap massa akar rumputnya.Apabila perhatian terhadap basis massa akar rumput tadi terlewatkan,maka kecewalah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya demikianlah yang terjadi di kampung halaman saya.Begitu gempa bumi melanda,denyut kehidupan serasa berhenti.Hilangnya tempat tinggal,sanak keluarga yang sakit bahkan meninggal dan persediaan bahan makanan yang menipis membuat keadaan menjadi semakin kacau.Dalam keadaan seperti itulah,maka hanya bantuan dari pihak luarlah yang sangat diharapkan.Dan memang bantuan datang silih berganti.Ketika listrik hampir seminggu mati,maka ada pihak yang memberi bantuan genset.Bahan makanan,tenda,pakaian bekas datang silih berganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka banyak pihak dan banyak lembaga yang datang mendirikan posko dan memberikan bantuan di kampung halaman saya.Dan rupanya masyarakat pun mafhum siapa saja yang memberikan bantuan.Maklum saja mereka memberikan bantuan menggunakan organisasi masing-masing.Bukan hanya organisasi sosial saja yang mendirikan posko dan memberikan bantuan,namun organisasi politik pun bnyak yang datang memberikan bantuan dan mendirikan posko disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari menjadi pembicaraan,partai ini menyumbang ini,atau partai anu menyumbang itu.Namun masyarakat merasa ada sesuatu yang ganjil,kemana Partai Amanat Nasional yang selama ini didukungnya?Ada memang sumbangan dari partai Amanat Nasional,namun dibanding dari Partai lain yang selaman ini perolehan suaranya di wilayah itu sangat kecil,sumbangan Partai Amanatlah Nasional sangatlah tidak seberapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara-suara sumbang pun mulai bermunculan,puncaknya adalah ketika anggota DPR Pusat berkunjung ke tempat halaman saya.Menjelang kedatangannya masyarakat ramai membicarakannya,mungkin saat inilah partai yang masyarakat dukung akan memberikan bantuan.Namun lagi-lagi masyarakat kembali kecewa.Ternyata itu hanyalah kunjungan biasa,yang tentunya membuat harapan masyarakat yang menggunung menjadi sirna.Maka kekecewaan yang ada pun berubah menjadi sebuah ancaman,”Pemilu depan tidak akan ada lagi dukungan untuk PAN”.Kekecewaan memang merubah segalanya,seperti juga seorang teman yang pemilu kemarin memilih untuk tidak mengikuti pemilihan umum,mungkin demikian juga yang akan dilakukan warga kampung halaman saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116206037537738987?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116206037537738987/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116206037537738987' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116206037537738987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116206037537738987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/10/cukup-sampai-disini.html' title='Cukup sampai disini.............'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116186757702385020</id><published>2006-10-26T19:57:00.000+07:00</published><updated>2006-10-26T21:09:29.103+07:00</updated><title type='text'>Secara.......................</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';font-size:12;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Belakangan saya mendengar sebuah kosa kata baru.Tidak benar-benar baru memang,Sebenarnya sebuah kosa kata lama namun digunakan dengan makna baru.Bermula dari ajakan saya terhadap teman satu komunitas untuk mengadakan kopdar,sebuah kebiasaan yang sering kami lakukan secara berkala,seorang teman berkata,”Secara rumah gw di Jakarta Timur,tolong dong tempat kopdarnya dicarikan di sekitar kawasan Senen”.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Begitu mendengar perkataan teman saya tadi,saya pikir itu cuma istilah yang sering dia gunakan sendiri saja.Ternyata,di kemudian hari saya menjadi semakin sering mendengar istilah tersebut.Penggunaan kata-kata itu meluas di kalangan yang menyebut dirinya sebagai anak gaul.Iseng-iseng saya menanyakan kepada seorang teman yang saya anggap juga anak gaul.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Kok,sekarang banyak yang menggunakan kata ‘secara’ dalam pembicaraan,maksudnya apa seh?”.tanya saya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Secara itu artinya oleh sebab atau karena,pokoknya yang berhubungan dengan sebab akibat deh.Lu nggak gaul seh,kata-kata itu sudah lama adanya”,begitu teman saya menjelaskan.Wah,artinya menjadi berubah rupanya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Kalangan remaja memang mempunyai bahasa tersendiri,bahasa gaul yang terasa pas di pakai dalam pergaulan sehari-hari.Belum lama berselang saya mendengar istilah ‘loading’ untuk menyebut seseorang yang lama berpikirnya atau para remaja sering menyebutnya dengan telmi atau telat mikir.Konon katanya istilah itu merujuk kepada istilah jeda waktu tunggu dalam game di komputer dimana ketika komputer memanggil program permainan itu monitor akan menampilkan tulisan ‘loading’.Dan biasanya proses loading itu memakan waktu agak lama.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Berbahasa Indonesia yang baik dan benar,demikian hal yang sering diungkapkan para pemerhati bahasa.Namun,meskipun kita telah mempelajari bahasa Indonesia ini sedari kecil dalam kenyataannya sangat susah untuk menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar.Bahkan tulisan ini sendiri pun masih belepotan kalau diukur dari penggunaan bahasa Indonesia baku yang baik dan benar.Keadaan ini hampir sama dengan bahasa Jawa.Bahasa Jawa yang dalam penggunaannya mempunyai tingkatan tertentu seperti &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Jawa ngoko&lt;/span&gt; dan &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;kromo inggil&lt;/span&gt; terasa sulit dipelajari.Saat ini mulai susah ditemukan anak muda yang bisa menggunakan bahasa &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;jawa kromo inggil&lt;/span&gt; untuk menjadi pembawa acara di perhelatan pernikahan misalnya. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Akhirnya kecenderungan menggunakan bahasa pergaulan sehari-hari terasa lebih menyenangkan.Apalagi ini diperkuat dengan kecenderungan tayangan-tayangan televisi menggunakan bahasa serupa seperti yang sering kita saksikan di iklan-iklan atau tayangan sinetron.Seperti seorang kemenakan saya yang terlonjak kegirangan ketika menyaksikan sebuah acara di televisi."Gue banget tuh...........",katanya.Temannya menimpali,"Embeeeerrr....".Lho...kok mirip bahasanya para waria.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116186757702385020?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116186757702385020/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116186757702385020' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116186757702385020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116186757702385020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/10/secara.html' title='Secara.......................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116179192215325383</id><published>2006-10-25T22:56:00.000+07:00</published><updated>2006-10-25T23:01:48.923+07:00</updated><title type='text'>Demo masih perlu juga...............</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/6481/4051/1600/demo.0.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6481/4051/320/demo.0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Konon tidak ada asap tanpa adanya api.Dengan kata lain pada sebuah peristiwa atau kejadian selalu ada sebab dari akibat.Entah sebab itu seperti yang diyakini orang kebanyakan atau ada sebab-sebab lain,yang jelas ketika akibat itu sudah hadir maka tudingan penyebab kejadian itu terlanjur diarahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari silaturahmi lebaran,seorang teman begitu bersemangat bercerita kepada saya.Maklum saja,frekwensi pertemuan kami yang sangat minim membuat koleksi cerita teman saya tadi sangat banyak.Bermula dari kebijakan pemerintah tentang pemberian beras raskin,beras raskin adalah beras bantuan dari pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat yang menderita rawan pangan,yang diterima kelurahan kami .Beberapa desa di kelurahan kami memang masih termasuk penderita rawan pangan.&lt;br /&gt;“Masa Pak Lurah malah menjual beras raskin bantuan dari pemerintah”,kata teman saya,sebanyak 90 karung beras raskin dijual Pak Lurah”.&lt;br /&gt;Seperti analis politik yang gemar berbicata soal moralitas,demikian juga teman saya tadi.&lt;br /&gt;“Dari dulu saya memang tidak setuju kalau Pak H itu menjadi Lurah.Reputasinya waktu dia menjadi p**** sangat jelek”,kata teman saya melanjutkan.Saya hanya diam sembari menggeleng-nggelengkan kepala untuk memuaskan perasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemarin”,teman saya melanjutkan ceritanya,”pemerintahan kelurahan mendapat bantuan untuk korban gempa bumi dari xxxxxx sebanyak Rp. 260 juta,masa masyarakat desa cuma dibagi 2 lembar kepang dan 2 batang bambu”.&lt;br /&gt;Kepang adalah anyaman bambu yang biasa dipergunakan untuk dinding rumah tempo dulu.&lt;br /&gt;”Berapa harga 2 lembar kepang dan 2 batang bambu?”,suara teman saya meninggi.Lalu teman saya mulai menghitung,berapa kepala keluarga yang menjadi korban gempa dan berapa uang yang diperlukan untuk membelikan kepang seluruh kepala keluarga yang terkena gempa.&lt;br /&gt;“Uang bantuan itu telah menjadi “kendurian” di kantor keluarahan sana”,kata teman saya yakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain hari,ketika saya berkunjung ke rumah saudara di lain desa,cerita seperti itu juga saya dengar.Ternyata cerita seperti itu sudah demikian berkembang di masyarakat.Semua orang sudah mendengar dan semua orang membicarakan.&lt;br /&gt;“Mengapa tidak di demo saja?”,tanya saya.&lt;br /&gt;“Sudah,Mas.Beberapa waktu lalu sekelompok orang mendatangi kelurahan,namun Pak Lurah kemudian memanggil polisi,akhirnya mereka bubar sendirinya,takut kalau berurusan dengan polisi”,kata orang tadi.&lt;br /&gt;“Iya seh”,jawab saya pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika reformasi bergulir banyak orang yang menyebut bahwa negara ini telah menjalani kehidupan reformasi yang kebablasan.Di Jakarta demo-demo dilakukan secara silih berganti untuk memprotes sebuah kebijakan.Masing-masing elemen masyarakat merasa perlu ikut melakukan demo.Sampai tiba masanya,masyarakat mulai jenuh dengan demo.Demo identik dengan kerusuhan dan kesemrawutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kecenderungan demo juga bukan merupakan kebiasaan yang baik,namun demo merupakan wujud dari komunikasi yang tersumbat.Realitanya sebuah pegaduan atau keberatan terhadap sesuatu hal tidak serta merta akan ditanggapi.Apalagi kalau keberatan itu hanya diajukan oleh sedikit orang.Seperti kejadian di atas,sifat ndableg,tidak mau mendengar omongan orang dan suka berbuat semaunya sendiri,membuat orang bertindak sewenang-wenang demi keuntungan pribadi.Kalau demikian,demo masih diperlukan,dong!.Ketika agama sudah tidak ditaati,peraturan dikesampingkan dan hukuman Tuhan bukan lagi sesuatu yang menakutkan ,maka hukuman massa yang gelap mata mungkin akan lebih efektif.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116179192215325383?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116179192215325383/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116179192215325383' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116179192215325383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116179192215325383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/10/demo-masih-perlu-juga.html' title='Demo masih perlu juga...............'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116169543724778917</id><published>2006-10-24T20:08:00.000+07:00</published><updated>2006-10-24T20:10:37.256+07:00</updated><title type='text'>Lebaran di tengah keprihatinan............................</title><content type='html'>Kembali ke kampung halaman merupakan sebuah ritual yang membawa kesan tersendiri bagi setiap orang.Seperti Hitler yang dahulu kala mengumandangkan “Deustch Ubber Alles”,maka kebanggaan terhadap kampung halaman adalah sebuah hal yang tak terelakkan.Demikian juga halnya dengan saya.Ketika saya melakukan tradisi mudik lebaran,serpihan-serpihan kecil masa lalu pun kembali menyeruak.Tentang suasana kota Yogyakarta yang lebih menyiratkan keteduhan dibanding kota Jakarta,meski sebenarnya kalau soal suhu udara,Yogyakarta tak kalah panasnya dibandingkan dengan Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun untuk tahun ini kenangan itu rasanya mulai lenyap di benak.Di perjalanan ingatan saya melayang kepada suasana kampung halaman yang berserakan dengan puing-puing akibat gempa bumi beberapa bulan lalu.Hari Raya Idul Fithri yang identik dengan hari kemenangan yang penuh dengan keceriaan harus dirayakan dalam suasana penuh keprihatinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bantul gumregah” demikian spanduk besar terlihat ketika saya memasuki kembali kampung halaman.Sebuah tekad agar masyarakat yang terkena gempa kembali bangkit semangatnya.Tidak banyak terlihat perubahan menyolok yang terlihat di kampung halaman saya.Di beberapa tempat, keadaan hampir sama dengan keadaaan berapa bulan lalu ketika gempa bumi baru saja menunjukkan kekuatannya.Yang membedakan adalah puing-puing bekas gempa sekarang sudah dibersihkan.Terlihat deretan tenda-tenda pengungsian.Tenda-tenda itu memang masih dipergunakan untuk tidur.Sebagian lagi membuat kamar ala kadarnya dengan sekat dari seng atau anyaman bambu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa bulan berselang,saya masih saja menitikkan air mata melihat keadaan seperti itu.Tak terbayang bagaimana orang-orang tua,anak-anak bahkan orang yang sakit mesti tinggal di tenda-tenda pengungsian.Terlalu sentimental memang.Atau mungkin juga karena melihat kondisi tempat tinggal saya yang sekarang rata dengan tanah.Pasca gempa tempat tinggal saya masih berdiri,namun karena dinilai mengkhawatirkan tingkat keamanannya untuk dijadikan tempat tinggal lagi,rumah tersebut saya robohkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tahan agar air mata itu tidak menitik.Ketika anak-anak kecil berlarian menghampiri saya untuk berlebaran dan bersalaman,saya paksakan untuk tersenyum.Anak-anak yang tetap ceria dalam kondisi apapun.Tak terbayang risau di benak mereka.Anak-anak adalah permata jiwa.Setragis apapun sebuah peristiwa sepertinya tidak mampu mengotori suasana hati mereka.Pendar-pendar bahagia terlihat di bening rona mata mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke titik nol,mungkin demikianlah apa yang terjadi di tanah ini.Semua harus dimulai dari awal.Demikian juga dengan hari raya Idul Fithri ini.Setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh ,maka momen Idul Fithri ini diharapkan sebagai titik awal jiwa yang bersih dan suci.Dengan demikian terjadi sinergi antara hati dan keadaan di sekelilingnya.Maka siang itu,di tengah terik matahari yang menyengat,hidangan hari raya dinikmati di bawah teduhnya pohon.Keceriaan tetap saja tidak hilang.Silaturahmi justru nampak semakin erat karena perasaan senasib sepenanggungan.Ketika berjabat tangan seorang Ibu membisikan sesuatu ke telinga saya,”Dalam segala hal kita kembali awal,semoga demikian juga dengan dosa-dosa kita”.Saya mengangguk.Saya cium tangannya sembari berucap,”Selamat hari raya Idul Fithri.Mohon maaf lahir batin”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pembaca juga,apabila selama kita berhubungan,meski hanya lewat tulisan,kalau ada kata terucap yang tidak berkenan di hati saya ucapkan,”Selamat Hari Raya Idul Fithri.Mohon maaf lahir bathin”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116169543724778917?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116169543724778917/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116169543724778917' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116169543724778917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116169543724778917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/10/lebaran-di-tengah-keprihatinan.html' title='Lebaran di tengah keprihatinan............................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116153553309807050</id><published>2006-10-22T23:44:00.000+07:00</published><updated>2006-10-22T23:46:33.653+07:00</updated><title type='text'>Lebaran,musimnya bagi-bagi uang..............</title><content type='html'>Hari raya idul fitri yang disebut juga hari kemenangan dimaknai sebagai kemenangan kaum muslimin dalam mengekang hawa nafsu melalui ibadah puasa dan kembali ke fitrah suci sebagai manusia.Hari raya kemenangan tentu saja dirayakan dengan suka cita.Meskipun tidak ada korelasi langsung,namun perayaan hari kemenangan itu juga ditandai dengan baju baru,celana baru dan sajian makanan khas hari raya.Semuanya bermuara kepada sebuah tujuan agar hari raya yang dirayakan lebih semarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah siapa yang memulai,tapi hari raya juga identik dengan bagi-bagi uang.Ketika saya masih kecil,hal yang selalu saya nanti-nantikan adalah saat bersilaturahmi ke kerabat.Pada saat itulah ketika bapak dan ibu saya berpamitan pulang,maka kerabat tadi memberikan sedikit receh untuk saya.Ketika saya masih kecil,uang receh tersebut cukup besar bagi saya.Apalagi kalau uang receh itu dijumlahkan dengan yang saya dapa di kerabat-kerabat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perusahaan pun demikian adanya.Ketika hari raya tiba,maka kantor mengeluarkan sejumlah uang insentif yang diberi nama tunjangan hari raya.Besarnya bervariasi tergantung kepada kemampuan keuangan masing-masing perusahaan.Namun ternyata,bukan hanya karyawan perusahaan yang bersangkutan saja yang ingin mendapatkan uang tunjangan hari raya.Sejumlah orang juga merasa punya hak untuk mendapatkannya.Meski orang tersebut tidak mempunyai hubungan dengan perusahaan tersebut,namun dengan sejumlah alasan maka orang tersebut pun merasa punya hak untuk mendapatkan uang tunjangan hari raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti juga yang terjadi di kantor tempat saya bekerja.Menjelang lebaran,sejumlah orang dating ke kantor saya untuk meminta uang THR.Masing-masing punya kepentingan tersendiri.Ada yang  mengatasnamakan RT,RW,Karang Taruna bahkan –maaf-aparat kelurahan.Mereka datang silih berganti.Terkadang diselingi pemandangan lucu,seseorang datang dengan muka kusut,mata merah dan dari mulutnya tercium bau alcohol,datang untuk meminta uang THR.Mereka menyebut dirinya sebagai orang yang membantu mengamankan lingkungan kantor tempat saya bekerja.Ujung-ujungnya pihak HRD yang memang ditugaskan kantor untuk menangani hal tersebut menjadi kewalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sasaran yang bisa dimintai uang tunjangan hari raya selain kantor-kantor.Agen penjual tiket yang dianggap kelimpahan rejeki dari mereka yang mudik pun tak luput dari sasaran.Ketika saya tengah menunggu bus yang akan mengantar saya mudik di sebuah agen penjual tiket,nampak gadis penjual tiket itu sedang menyiapkan sejumlah amplop.Secara iseng saya bertanya,”Mbak,memang mau kondangan?Kok banyak benar amplop yang disiapkan?”.Gadis penjual tiket itu tersenyum lebar,”Bukan,Mas.Ini persiapan untuk orang-orang berseragam yang datang”.Gadis itu memasukkan selembar uang 50 ribuan ke masing-masing amplop.Meski gadis itu memasukkan uang tadi dengan cara menyembunyikan tangannya di bawah meja,tetap saja terlihat oleh saya,maklum saya berdiri persis di samping gadis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan benar,tak selang berapa lama ada “orang-orang yang berseragan” yang datang.Mereka berbasa-basi sebentar dan ketika gadis itu mengulurkan amplop tadi,mereka pun pergi dengan senyum lebar.Dan rupanya cara memberikan uang tersebut pun tidak perlu dilakukan dengan sembunyi-sembunyi.Sejumlah orang yang berdiri di dekat saya tahu benar kalau orang-orang berseragam tadi menerima salam tempel dengan amplop mengintip di telepak tangan.Silih berganti orang-orang itu datang.Dan rupanya seragam yang dipakai pun bermacam-macam.Kalau sehari saja datang 20 orang berseragam,wah,banyak juga uang yang mesti disiapkan oleh agen penjual tiket tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meminta sesuatu tentu harus dengan sejumlah alasan.Namun ada juga yang meminta sesuatu tanpa alasan.Seperti sejumlah preman yang gampang meminta uang dengan mencegat orang di jalan.Tak ada hak khusus dari preman itu untuk meminta uang kepada orang-orang di jalan.Dengan sedikit gertakan,maka biasanya orang menjadi ketakutan lalu buru-buru menyerahkan sejumlah uang yang diminta.Lalu,apakah orang-orang yang berseragam tadi seperti para preman juga?Tentu saja tidak.Orang-orang yang berseragan tadi tidak perlu menggertak kepada agen penjual tiket tadi.Hanya perlu sedikit menyeringai lebar,maka agen penjual tiket pun menjadi maklum adanya.Kata gadis penjual tiket itu,”Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah.Sekedar sedekah,Mas”.Lagi – lagi gadis itu tertawa lebar.Sedekah?Bukankah mereka tidak termasuk golongan fakir miskin?.Atau justru mereka memiskinkan dirinya sendiri dengan tingkah lakunya tersebut?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116153553309807050?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116153553309807050/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116153553309807050' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116153553309807050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116153553309807050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/10/lebaranmusimnya-bagi-bagi-uang.html' title='Lebaran,musimnya bagi-bagi uang..............'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116132676537155508</id><published>2006-10-20T13:35:00.000+07:00</published><updated>2006-10-20T13:46:05.380+07:00</updated><title type='text'>Bus "Sumber Alam"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/6481/4051/1600/003bus_image.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/6481/4051/320/003bus_image.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Tanpa sadar saya menarik nafas panjang,ketika gadis penjual tiket bus jurusan Jakarta – Yogyakarta itu menyebutkan sejumlah angka.Sudah di duga dari tahun ke tahun harga selembar tiket bus menjelang lebaran akan merangkak naik.Meski demikian masih saja saya terkaget-kaget.Ketika sebagian masyarakat memilih mudik menggunakan sepeda motor,angkutan umum khususnya bus masih saja menerapkan kebijakan tiket mahal yang besarnya dua kali lipat dari hari biasa.Padahal pemerintah mengatur bahwa kenaikan ongkos angkutan umum tidak boleh melebihi kisaran yang telah ditentukan.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Di jalur selatan jurusan Jakarta – Yogyakarta ada sebuah perusahaan angkutan umum yang menjadi favorit masyarakat.Perusahaan tersebut adalah PO “Sumber Alam”.Dilihat dari fisik busnya,maka bus-bus yang dimiliki perusahaan angkutaan ini tidak tergolong istimewa.Keistimewaan bus ini adalah,ketika pada hari lebaran  dimana angkutan bus lain cenderung menaikkan harga tiket 2 kali lipat dari harga hari biasa,maka bus Sumber Alam lebih senang menaikkan harga tiketnya sesuai rumusan yang di buat pemerintah.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Entah bagaimana rumusan yang dibuat oleh PO Sumber Alam,yang jelas PO Sumber Alam mampu melakukaan itu,dan tentunya PO Sumber Alam tidak merugi hanya karena menaikkan harga sesuai anjuran pemerintah.Sementara perusahaan angkutan umum yang lain cenderung membabi buta ,PO Sumber Alam lebih berani untuk tidak menaikkan harga semaunya.Dan yang mengherankan kebijakan dari pimpinan PO Sumber Alam ini ditaati para awak bus.Tidak pernah ditemukan awak bus meminta ongkos tambahan di atas bus,seperti yang sering terjadi selama ini.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Kalau PO Sumber Alam bisa menjual tiket angkutan umum sesuai dengan tuslag yang dibuat oleh pemerintah,kenapa PO yang lain tidak bisa melakukaan hal yang sama?Padahal efek dari tingginyaa tiket angkutaan umum jelang lebaran ini mestinya sudah dirasakan oleh para pemilik perusahaan bus.Lebaran kali ini penumpang bus turun tajam dikarenakan para pemudik lebih memilih mudik menggunakan sepeda motor yang ongkosnya lebih murah dibandingkan menggunakan bus.Mungkin pemilik perusahaan bus menunggu saat dimana tiba waktunya masyarakat mulai enggan menggunakan bus untuk mudik lebaran dan pada saat itulah para pemilik bus baru  mau mengikuti tuslag yang dibuat pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116132676537155508?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116132676537155508/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116132676537155508' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116132676537155508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116132676537155508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/10/bus-sumber-alam.html' title='Bus &quot;Sumber Alam&quot;'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36279851.post-116124181501362158</id><published>2006-10-19T14:07:00.000+07:00</published><updated>2006-10-25T22:56:42.740+07:00</updated><title type='text'>Anak anak yang pergi tak pernah kembali..........................</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hari mulai menapak senja.Di jalanan nampak orang bergegas dengan masing-masing kesibukannya.Beberapa dari mereka tampak membawa barang-barang belanjaan yang besar.Ada juga yang membawa tas-tas ,nampak mereka baru saja melakukan sebuah perjalanan.Terlihat wajah-wajah lelah,namun menyiratkan perasaan puas dan lega.Hari ini kesibukan menyapu lengangnya kampung,maklum saja hari ini adalah satu hari menjelang lebaran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mbah Ratminah masih saja berdiri di beranda rumah.Pandangannya lurus ke jalan memasuki rumahnya.Ditatapnya satu persatu orang-orang yang lewat di depan rumahnya.Mbah Ratminah berharap ada salah satu wajah yang sangat dirindukannya,anak-anak tercintanya yang telah bertahun-tahun di rantau orang.Namun,sekali lagi Mbah Ratminah hanya menghela nafas.Tak satupun dari mereka yang lewat adalah orang yang sangat dirindukannya.Sesekali terdengar sapaan anak–anak tetangga yang baru pulang mudik.”Bagaimana kabar Hery,Yanti,Sri dan Nining”,desis Mbah Ratminah.”Mungkin mereka sudah mempunyai anak,kalau begitu aku sudah mempunyai cucu”,tanpa terasa mata Mbah Ratminah berkaca-kaca.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mbah Ratminah tinggal sendiri di rumah itu.Sejak suaminya meninggal puluhan tahun silam,Mbah Ratminah sendirian menghidupi dan membesarkan anak-anaknya.Penghasilannya sebagai seorang Guru SD diupayakan cukup untuk membiayai kehidupannya bersama ke empat anaknya.Disiplin tinggi yang ditanamkan membuat anaknya terlatih hidup mandiri.Beruntung Mbah Ratminah mempunyai anak-anak yang cerdas.Hingga Mbah Ratminah memasuki pensiun,anak-anaknya pun mulus menempuh jenjang pendidikan dan mendapatkan pekerjaan.Mbah Ratminah sangat bangga dengan anak-anaknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mbah Ratminah sangat sadar.Tidak selamanya anak-anak itu akan menjadi miliknya.Tugasnya sebagai Ibu adalah mengandungnya,merawatnya dan membesarkannya.Suatu saat anak-anak itu akan mempuanyai dunia sendiri.Maka ketika anak sulungnya,Heri diterima bekerja di sebuah BUMN di tanah Sumatera,Mbah Ratminah sadar,sudah saatnya Hery akan memasuki dunianya sendiri.Dan itu pertanda Hery akan berada jauh dari Mbah Ratminah.Dengan berat hati Mbah Ratminah melepaskan kepergian Heri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sejak saat itu,satu persatu anak-anak Mbah Ratminah mulai pergi memasuki dunianya sendiri.Satu persatu anak-anak perempuan Mbah Ratminah mulai dipersunting laki-laki.Jodoh dan nasib manusia merupakan misteri Tuhan.Dan misteri itulah yang kini menimpa Mbah Ratminah.Anak-anak perempuan Mbah Ratminah lebih memilih dipersunting laki-laki dari pulau seberang.”Pergilah,kamu harus berbakti kepada suami kamu”,begitu nasihat Mbah Ratminah kepada Yanti.Demikian juga hal yang dikatakan Mbah Ratminah kepada Sri dan Nining.Meski berat,Mbah Ratminah harus melepaskannya pergi.Anak-anak itu bukan miliknya lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Di tahun-tahun pertama,surat-surat anaknya masih sering berdatangan.Menceritakan keadaan mereka di sana,menanyakan kabar Mbah Ratminah di rumah.Di akhir bulan,saat diman anak-anaknya sering berikirm surat,adalah saat-saat yang ditunggu Mbah Ratminah.Membaca surat dari anak-anaknya sama saja dengan mengenangkan terjal perjalanan yang telah mereka tempuh.”Anak-anak yang pintar dan cerdas”,kata Mbah Ratminah sembari menerawang.Rasanya baru kemarin anak-anak itu menjadi besar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Namun sejak tiga tahun belakangan ini,surat-surat itu mulai jarang menyambangi Mbah Ratminah.Entah apa yang terjadi,ketika Heri mulai jarang berkirim surat,begitu juga yang dilakukan oleh Yanti,Sri dan Nining.Terkadang Mbah Ratminah berpikir bahwa sesuatu yang buruk menimpa mereka.Namun Mbah Ratminah menepis pikiran itu.”Anak-anakku adalah anak-anak yang kuat”,bisik Mbah Ratminah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Menjelang lebaran,seperti halnya saat ini adalah saat yang sangat dirindukan Mbah Ratminah.Mbah Ratminah mengangankan dimana pada hari lebaran yang membahagiakan ini,seluruh anak-anaknya berkumpul di rumah bersama.Mbah Ratminah hanya bisa menatap iri,ketika melihat riuh rendah suasana lebaran di tetanggnya.Sedangkan di rumah Mbah Ratminah,sama seperti tahun-tahun yang lalu,Mbah Ratminah selalu merayakan lebaran sendirian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mbah Ratminah masih saja berada di beranda rumah. Berkali-kali matanya berkerjap-kerjap untuk menajamkan pandangan ketika hari sudah memasuki gelap. Dia masih saja berharap ada bayangan orang berkelebat memasuki halapaman depan rumahnya,entah itu Heri,Yanti, Sri atau Nining.Namun sampai hari menjadi gelap,tak satupun ada orang memasuki halaman rumahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Allohuakbar....allohuakbar.........&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Terdengar azan maghrib berkumandang,Mbah Ratminah tersentak,waktu berbuka puasa telah tiba.Mbah Ratminah perlahan menuju meja makan.Perlahan disendoknya semangkok kolak ,sesuap demi sesuap.Suasana sangat hening.Terdengar sayup suara petasan dan takbir dari speaker masjid.Mbah Ratminah melayarkan angannya dan terdampar dalam kesunyian yang amat panjang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36279851-116124181501362158?l=biru-langitku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biru-langitku.blogspot.com/feeds/116124181501362158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=36279851&amp;postID=116124181501362158' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116124181501362158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36279851/posts/default/116124181501362158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biru-langitku.blogspot.com/2006/10/anak-anak-yang-pergi-tak-pernah.html' title='Anak anak yang pergi tak pernah kembali..........................'/><author><name>Esha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17795553098855091588</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://static.flickr.com/108/277375404_00fc7c3d51_o.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
